NET, OS, IT


Peluang kerja di bidang perkomputeran masih sangat lebar, namun kuantitas dan kualitas SDM-nya memang perlu di-upgrade.Yakinlah, Sipenmaru, UMPTN atau istilah sekarang SPMB (Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru) bukanlah segalanya. Maka kalau putra-putri, keponakan atau kerabat jauh Anda gagal menembusnya, besarkan hatinya dan katakan, “masih banyak jalan menuju Roma”.

Apalagi kalau jurusan yang mereka minati adalah jurusan teknologi informasi (TI) atau bidang perkomputeran, sebenarnya kesempatannya tetap terbuka lebar. Berbagai universitas kini menawarkan jenjang pendidikan komputer dan siap mengantar mereka ke jenjang profesinya.

Taufik Rahman, contohnya. Kepala Bagian TI di sebuah perusahaan kargo di Jakarta ini dulunya juga termasuk yang gagal lolos ke universitas negeri impiannya.

“Waktu itu saya pikir jadi lulusan akuntansi dari kampus negeri dan beken pasti peluang kerjanya gampang,” tandasnya. Tadinya ia pun tetap ingin memilih akuntansi sebagai jalur pendidikannya, meski di universitas swasta.

Namun, seorang teman kemudian membelokkan perhatiannya pada komputer. “Kebetulan saya juga hobi, maka saya pun memilih jurusan komputer,” tuturnya lagi.

Walau berawal sebagai technical support, namun lapangan kerja TI saat ia lulus memang mulai terbuka lebar. Ia pun merintis karirnya hingga menjadi kepala bagian TI saat ini. Omong-omong soal gaji bagaimana? “Ya, lumayanlah buat saya yang masih muda begini. Demi sesuap nasi dan sebongkah berlian,” guraunya.

Kurang 320.000 Tenaga
Kini, pasar tenaga kerja TI malah terus melebar. Budi Rahardjo, pakar TI yang sekaligus dosen di ITB, memprediksikan kebutuhan tenaga TI masih akan cukup besar.
Teorinya, target ekspor dari dunia TI Indonesia di tahun 2010 adalah US$ 8 miliar. Jika produktivitas seorang pekerja TI dalam satu tahun mencapai rata-rata US$ 25.000. Maka kira-kira tenaga TI yang dibutuhkan tahun 2010 adalah 8 milyar dibagi 25.000, yaitu 320.000 orang.

Sekarang lihat output yang dihasilkan oleh perguruan tinggi dan training center TI dalam setahunnya. “ITB saja mungkin hanya menghasilkan maksimal 300 pekerja TI per tahunnya. Jadinya dibutuhkan 100 ITB untuk memenuhi target tadi,” papar Budi. Bayangkan!

Ya, itu teorinya. Namun sederhananya, coba Anda perhatikan iklan lowongan kerja yang muncul di surat kabar tiap minggu. Selalu saja ada yang menawarkan posisi untuk bagian TI. Artinya, peluangnya masih lebar tuh.

Apalagi peluang dari luar negeri pun terbuka. “Tidak sedikit tenaga TI Indonesia di perusahaan di luar negeri,” ungkap Budi.

Budi tidak salah, karena hal seperti itulah maka perusahaan seperti Work IT Out lahir. Perusahaan ini cukup aktif untuk menyalurkan TKI bidang TI bekerja ke luar negeri.

Bukan hanya untuk individu, peluang pun terbuka dalam bentuk order outsourcing. Sigma Cipta Caraka, adalah salah satu software house di Bali yang getol meraih order dari perusahaan software besar di luar negeri.

Lebarnya peluang pun tercermin dengan lalu lintas tenaga kerja TI yang terbilang cepat. Seorang rekan yang kini berkarir di sebuah perusahaan di Kalimantan sejak kelulusannya dari sebuah universitas swasta bidang komputer sekitar tahun 1997 lalu, malah hampir tiap tahun berganti kartu nama.

“Cari yang lebih baik. Wajar toh,” tandasnya di suatu kesempatan. Ya, bukan rahasia lagi, kalau banyak perusahaan berani membayar mahal tenaga kerja TI profesional.

Umum Dicari: Technical Support!
Dari pengamatan redaksi, setidaknya ada beberapa bidang posisi TI yang relatif banyak dibutuhkan saat ini. Bidang system, network, desain grafis, dan web desain adalah beberapa di antaranya.

“Yang umum diminta dan selalu diperlukan adalah tenaga Technical Support,” ujar Edi S. Tjahya, managing director JobsDB.com.

“SDM TI yang banyak dibutuhkan sekarang adalah yang bisa belajar dengan cepat, karena perubahan teknologi yang cepat. Selain itu, SDM TI yang menguasai business computing seperti SAP dan Oracle, juga banyak diminta,” tambah Budi.

Untuk bidang komputer grafis pun peluang masih banyak. “Hampir setiap minggu kami selalu mendapat kiriman lowongan dari berbagai perusahaan. Jika industrinya sendiri maju secara pesat, tentu kebutuhan SDM di bidang computer graphic ini sangat luas,” ujar Andi S. Boediman, pemilik dan pengelola Digital Studio, pusat pelatihan web desain dan komputer grafis.

Ijazah, Sertifikasi plus Pengalaman
Itu baru bicara peluang. Masalahnya bagaimana menyiasati peluang tersebut agar menjadi kenyataan. Tak lain jawabnya tentu soal kualitas dari SDM TI itu sendiri.

“Mencari tenaga kerja yang handal dan berpengalaman memang jadi masalah utama,” ujar Budi.

“SDM TI Indonesia juga sulit bersaing karena kemampuannya,” timpal Edi Tjahya.

Buntutnya memang mengarah ke soal lembaga pendidikan. Meski banyak tenaga TI berijazah perguruan tinggi, ternyata banyak perusahaan pun menuntut sertifikasi profesional pada pelamar.

Frans Budiarto, IT manager di PT KIA Indonesia, di Jakarta, berpendapat sertifikasi vendor seperti Cisco, Unix, Linux, atau Microsoft memperbesar peluang mendapatkan pekerjaan.

“Idealnya, seseorang memiliki keduanya, ijazah dan sertifikasi,” ujar Bambang Wahyudi, Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Gunadarma, di Jakarta, menguatkan.

Lantas yang jadi pertanyaan, apa lulusan perguruan tinggi TI di Indonesia kurang diterima industri? Sebentar, jangan buru-buru sangsi.

Untuk menyiasati hal itu, Universitas Bina Nusantara, di Jakarta, misalnya, berinisiatif menyediakan program sertifikasi internasional bekerja sama dengan Microsoft, Lotus, Cisco, dan sebagainya. Sementara Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Gunadarma, masih puas dengan sertifikasi lokal.

“Tiap mahasiswa diwajibkan mengikuti satu kursus dan satu workshop dengan materi yang sesuai perkembangan IT,” ungkap Asep Juarna, Pembantu Dekan III, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Gunadarma. Kabarnya Gunadarma pun tengah menjajaki peluang untuk sertifikasi internasional.

Namun, ada saja yang merasa kurang. Juliana, mahasiswi Sistem Informasi di salah satu perguruan tinggi itu menyayangkan kurikulum sekolahnya yang lebih mengutamakan teori.

“Pengajarannya tidak spesifik. Pendidikannya seakan hanya untuk dapat gelar saja. Kita hanya tahu teori,” kata mahasiswi semester empat ini. Pihak kampus mestinya sering-sering mengevaluasi diri dari masukan seperti ini.

Yang jelas, berbekal ijazah dan sertifikasi saja tidak cukup. Pengalaman kerja pun jadi modal yang tak kalah utamanya.

“Sangat kurang mahasiswa yang berkesempatan terjun ke ‘lapangan’ yang sebenarnya. Jadinya kebanyakan hanya memiliki knowledge IT, namun pengalaman kosong,” tandas Rama Yurindra, pendiri Rynetdesign.com – sebuah konsultan untuk desain web.

Pendidikan memang soal pelik dan titik idealnya selalu jadi topik yang “relatif”. “Jangan mengambing-hitamkan tempat kuliah, jika pas kita kerja nanti kita kurang siap pakai.

ihat ke diri kita sendiri saja. Saran saya buat para mahasiswa, waktu liburan kosong tuh sebaiknya dimanfaatkan untuk kursus atau training tambahan,” tandas Rama yang ternyata masih mahasiswa itu.

Ya, kuncinya memang pada diri sendiri. Di mana ada kemauan di situ ada jalan. FENNY, YUL | PRAM

PERLUKAH SEKOLAH TI?

Tanpa sekolah pun bisa! Ya, bertebarannya buku-buku pengetahuan TI membuka kesempatan para otodidak bidang komputer.

Banyak contoh sukses sebagai tempat bercermin. “Semuanya tergantung hobi,” kata Steven Haryanto, lulusan Teknik Kimia ITB yang sempat menjadi web developer satunet.com, dan kini adalah kepala editor majalah MWMag.

Steven sendiri sebenarnya memang berminat pada Teknik Informatika, tapi karena sistem penjatahan dari ITB, ia lalu memilih Teknik Kimia. Namanya juga minat, lulus kuliah ia kembali lagi menekuni bidang TI.

Hobi pulalah yang mendorong Benyamin Maengkom, system analyst Gramedia Majalah Online, untuk terjun ke dunia TI. Lulusan Teknik Kimia UI ini telanjur jatuh cinta pada bahasa pemograman Pascal.

“Saya memperlajari Pascal sampai nglotok,” aku pria penggila game yang juga sempat membuat beberapa program game ini.

Yang tidak kalah melenceng adalah kisah karir Wahyudi Guntur, Team Developer (MIS), PT Alfa Retailindo, di Jakarta. Lulus dari jurusan Teknik Sipil Universitas Atma Jaya Yogyakarta, Wahyudi kini mengembangkan database berbasis Oracle.

Ia mulai kenal Oracle saat mengikuti training Application Developer Lotus Notes. Wahyu berkomentar, “Kalau suruh ngitung beton pasti sama rumus dan langkahnya, tapi coba kalau develop suatu web, pasti berlainan. Hal itu yang menantang”.

Para tenaga TI itu memang beberapa kasus saja. Kalau Anda sekarang ingin serius berkarir di bidang ini, pendidikan formal tentu tetap penting.

Sumber : Komputer Aktif

Terompet selalu mendapat tempat pada pergantian tahun. Sebuah simbol yang tak lekang digilas waktu. Jauh di pelosok Wonogiri, simbol-simbol itu dibuat.

Desa Ngaglik terletak di Kecamatan Bulukerto, 55 kilometer dari Kota Wonogiri (Jateng). Di sana, setiap jelang tahun baru, para warga sibuk memotong, menggulung, menyelipkan empet (bagian yang menimbulkan bunyi bila ditiup), lalu mengelem karton bekas serta kertas warna-warni. Jadilah terompet. Gotong-royong mereka bekerja di teras rumah.

Ya, bagi sekitar 4300 warga Ngaglik, terompet bukan hanya sebuah simbol pergantian tahun. Tetapi sebuah tradisi, mata pencarian tambahan -di samping bertani- yang konon sudah digeluti turun-temurun lebih dari 30 tahun.

Ngaglik memang perintis pembuat terompet Tahun Baru. Diran (55), seorang warga, mengisahkan, adalah mendiang Santrio dan Waloh, warga Ngaglik pertama membuat terompet yang biasa dibunyikan orang “kota” pada acara tutup tahun. Kala itu bentuknya masih kerucut sederhana dan hanya dijual di sekitar desa setempat.

“Lalu banyak warga tertarik membuat. Berproduksi di rumah masing-masing,” ucapnya. Ia sendiri membuat terompet sejak tahun 1978.

Seiring waktu, terompet Ngaglik menyebar ke seluruh pelosok Nusantara. Untuk daerah tujuan penjualan yang jauh di luar pulau, bahkan sudah diproduksi tiga bulan sebelum akhir tahun dan berangkat sebelum Desember.

Model terompet pun mengikuti roda zaman. Bentuk klasik kerucut berkembang menjadi model ular kobra, saxophone, ikan, ayam, gitar, naga, hingga buaya. Terompet-terompet itu digarap sedemikian rapi oleh tangan warga, mulai dari usia anak-anak hingga orang tua. Meski hanya berbahan dasar karton bekas, kertas warna-warni, dan lem, untuk menghasilkan terompet yang bagus diperlukan keterampilan dan ketelatenan.

Untuk menjaga kondisi terompet agar tidak rusak, para penjual membawa dagangannya terpisah-pisah setiap bagiannya. “Biasanya, bagian cerobong dan bagian pangkal terompet dipisah. Tiba di tempat tujuan, dirangkai lagi. Sengaja dipreteli supaya tidak menghabiskan tempat di dalam angkutan,” papar Diran yang berjualan di Demak (Jateng), dibantu sang istri, Warmi, dan anaknya, Yanto.

Tahun ini, kata lelaki beranak dua itu, ia menjual 400 buah terompet. Harganya Rp 10 ribu per buah. “Kalau ada yang tidak laku, dipreteli, lalu disimpan lagi. Buat tahun depan.”

Halangan menjual terompet, bagi Diran, cuma satu, yaitu hujan. “Semoga saja malam Tahun Baru nanti cuaca bagus. Tidak hujan. Supaya bisa bawa pulang uang lumayan,” timpal Warmi.

Maryono (45), juga warga Ngaglik, pun menggantungkan nasib pada terompet. Bedanya, Maryono termasuk pembuat terompet dalam skala besar. Ia dan sang istri, Karsi, mempekerjakan 12 karyawan untuk membuat terompet yang dipasarkan di Kudus (Jateng). Demi menghemat pengeluaran, Maryono sengaja mengkontrak satu rumah sebagai tempat berteduh dia dan karyawannya.

Di akhir tahun ini, Maryono menyiapkan sekitar 5.000 terompet model terbaru serta 2000 model klasik. Hasilnya? “Lumayan. Selain untuk kebutuhan hidup sehari-hari, juga bisa membuat bangunan rumah di kampung,” kisahnya bangga.

Ya, bermula di Desa Ngaglik, terompet kini dibawa ke kota-kota, memeriahkan pergantian tahun.

Selamat Tahun Baru 2009!
sumber:kompas.com

Tahun Baru, Semangat Baru
Ya, ini postingan pertama saya di tahun 2009 ini. Selamat Tahun baru 2009 bagi para pembaca semuanya, semoga tahun 2009 ini lebih baik dari tahun yang baru saja kita tinggalkan. O, iya bagaimana acara tahun baru anda semalam? apakah hari hujan? saya sendiri menghabiskan waktu untuk nonton tipi sampai larut malam. Ya, ini postingan pertama saya di tahun 2008 ini. Selamat Tahun baru 2008 bagi para pembaca semuanya, semoga tahun 2008 ini lebih baik dari tahun yang baru saja kita tinggalkan. O, iya bagaimana acara tahun baru anda semalam? apakah hujan? saya sendiri menghabiskan waktu nonton tipi. Rencaranya mau keluar ngopi bareng ama temen2,(Donald,Yoyok&Harry). Berhubung kasian mau ninggalin anak dan istri dirumah sendirian. Sorry ya teman2,gak jadi ngopi barengnya.

PADANG–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan berkunjung ke Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, Sabtu dan Minggu (13/12). Kunjungan itu dalam rangka meresmikan proyek irigasi Batang Hari dan memperingati penobatan M. Natsir sebagai pahlawan nasional.

“Untuk persiapan kedatangan presiden SBY ke Sumbar sudah mencapai tahap final, dengan berkoordinasi dengan Paspampres, susunan agenda RI 1 di Sumbar tersebut sudah kita sepakati, saat ini hanya tinggal pembenahan-pembenahan spot, seperti jalan menuju Dhamasraya yang masih dalam proses perbaikan,” kata Gubernur Sumbar Gamawan Fauzi, usai menghadiri Musyawarah Provinsi Koni Sumbar di Padang, Kamis (11/12).

Berdasar agenda, SBY bersama rombongan akan datang Sabtu pagi dan langsung menuju Dharmasraya. Selain meresmikan proyek irigasi Batang hari senilai Rp1,4 triliun, SBY juga menghadiri panen raya, penanaman bibit padi hybrida, sekaligus peyerahan bantuan alat-alat pertanian senilai Rp12 miliar.

Malamnya SBY direncanakan akan menghadiri syukuran penobatan M. Natsir sebagai pahlawan nasional sekaligus peringatan dua tahun PDRI di Ruang Serbaguna PT Semen Padang.

Warnet….

kata-kata ini cukup populer dikalangan pelajar dan mahasiswa, ditempat inilah mereka bisa mendapatkan segudang informasi yang ibaratnya sebagai perpustakaan dunia yang menjadi gerbang penghubung dengan belahan dunia lainnya.saat ini bisnis warnet sedang menjamur, hampir di setiap sudut keramaian kota dan seputaran kampus2 sudah ada warnet.dengan berbagai fitur yang disajikan di warnet, mulai dengan merangkap sebagai cafe, hotspot, game online dan berbagai kemudahan2 lainnya.

menurut saya saat ini bisnis warnet masih menjajikan hal ini dapat dilihat dengan mulainya penetrasi internet sudah sampai ke tahap sekolah menengah setingkat sma/smk dan smp, hampir rata2 anak sekolah sudah mengerti dan pernah ke warnet. mereka rata2 kena demam internet malah sehabis sekolah tidak pulang kerumah , malah tinggal diwarnet.

untuk membuat warnet sebenarnya susah2 gampang, namun ada beberapa hal yang harus di perhatikan sbb:

1.lokasi anda (usahakan cari tempat yg strategis dekat dgn keramain khususnya kampus2 dan sekolah)

2.koneksi anda ( carilah provider yang bisa mensupport layanan 24 jam online, hal ini untuk memberikan pelayanan yg maksimal ke user anda)

3. gunakan sistem operasi original/ free open source ( semua kembali ke dana anda )

4.rancang lah desain interior ruangan anda senyaman mungkin (usahakan user anda bisa betah di warnet anda misal nya di lengkapi dengan full musik atau cafe) , namun itu semua kembali ke kemampuan dana anda.

5.jangan lupa accessories tambahan lainnya, misalnya tawarkan game online,rental,translate dll.

6.carilah operator yg bisa di percaya , dan tau akan kebutuhan user misalnya friendster,chatting,ym, email, sehingga user yg belum faham bisa di pandu dgn mudah, usahakan juga mengerti hardware komputer, dibutuhkan jika hardware komputer anda perlu di maintenance

7.jangan lupa perbaiki manajemen nya, karena kebanyakan warnet tutup karena manajemen nya tdk bagus.

selamat mencoba
sumber:google.com

Ok, untuk saat ini kita akan coba membuat web-proxy transparen dengan mikrotik. Seperti halnya membuat web-proxy dengan menggunakan linux, setelah kita membuat web-proxy kita akan memaksa mengarahkan port yang mau keluar harus melalui proxy.

Ok, kita akan mulai saja bagaimana langkah-langkahnya :

1. Seperti biasa, kita persiapkan alat perang kita biasanya, u know what I mean (kopi ama rokok) :D
2. Untuk konfigurasi dasar seperti setting IP Address, kita lanjutkan dari artikel sebelumnya. Jadi kita hanya tinggal menambahkan fungsi web proxy saja.
3. Setelah kita masuk ke console dari mikrotik, kita mulai dengan membuat web-proxy itu sendiri.

[admin@MikroTik] > ip web-proxy
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set enabled=yes
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set src-address=0.0.0.0
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set port=8080
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set hostname=proxy.infonesia.info //ganti dengan nama proxy anda
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set transparent-proxy=yes
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set parent-proxy=0.0.0.0:0
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set cache-administrator=web@infonesia.info //ganti dengan alamt email anda
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set max-object-size=4096KiB
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set cache-drive=system
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set max-cache-size=unlimited
[admin@MikroTik] ip web-proxy> set max-ram-cache-size=unlimited

4. Setelah langkah-langkah diatas selesai, kita akan coba forward paksa akses keluar menuju ke proxy dahulu dengan langkah-langkah sebagai berikut

[admin@MikroTik] ip web-proxy> /ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=80 action=redirect to-ports=8080
[admin@MikroTik] ip web-proxy> /ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=3128 action=redirect to-ports=8080
[admin@MikroTik] ip web-proxy> /ip firewall nat add chain=dstnat protocol=tcp dst-port=8080 action=redirect to-ports=8080

Ok, pembuatan proxy kita sudah selesai. Untuk mengecek apakah setup proxy kita sudah benar, kita akan coba blokir akses untuk suatu situs. Untuk kali ini kita akan memakai contoh friendster.com untuk diblokir. Cara untuk memblokir situs sebagai berikut :

[admin@MikroTik] ip web-proxy> access add url=friendster.com method=any action=deny

Kemudian kita coba di komputer klien, dengan browser coba untuk mengakses situs friendster.com. Jika waktu membuka situs tersebut keluar seperti gambar di bawah ini, maka konfigurasi proxy anda berhasil. Jika masih bisa membuka halaman utama situs tersebut, maka konfigurasi anda masih salah. Coba trace kesalahan anda.

Basic Command
1. Login : admin
Password: admin
Login to the ZXDSL CLI console, default username is admin and the password is admin.
2. DSL#Show card
Show all of the card and their status on the ZXDSL 9210
3. DSL# erase
Delete all of the configuration that contain on the ZXDSL 9210. Please be careful to used this command, because it’s will erased all of the configuration on your system.
4. DSL#reboot
Reboot the ZXDSL 9210 and restart all of the board. Please be careful to used this command, because it’s will restart all of the board and the system will be down for a few second.

Change the ZXDSL 9210 Inband MAC address and identifier board
5. DSL#enable
Password : zxedsl
DSL$ debug module 12345
DSL$ debug module 888999 p1 00:d0:d0:00:00:01 (3 no terakhir => max 92:FF:FF)
DSL$ disable
DSL#reboot
This command used only if you are necessary to change the inband MAC address, if you first time build the ZXDSL 9210 network with more than one DSLAM please make sure there are no conflict MAC address on the each Network element(NE) on the same network. After you’re change this MAC address it’s will be take the effect after you’re reboot the system. After you change the MAC address and reboot the system, make sure the inband MAC address is already changed by type :
DSL# show ip subnet
6. DSL#config card slot 1 cardtype ASNVC2
7. DSL#config card slot 3 cardtype ATIGN —spliter

Enable the PVLAN mode and initialize the uplink port
8. DSL#Configuration
[DSL(config)#pvlan-mode enable -> enable the pvlan mode]
DSL(config)#pvlan-mode uplink-port 1/1 ->initialize the uplink port for Gigabit Ethernet (biasanya ada di up-link 9/1 control modul yah..)
DSL(config)#pvlan-mode uplink-port-group 13/2 ->initialize the uplink port for Fe or Eth
DSL(config)#Exit
DSL#Copy running-config startup-config -> Save and commit all of the config

DSL#reboot -> after you’re enable the pvlan mode, it’s will be take the effect after you’re reboot the system

Add the Inband IP Address to the ZXDSL 9210
9. DSL#Configuration
DSL(config)#IP subnet 150.168.0.2 255.255.254.0 name dslam1
DSL(config)#exit
And then to make sure the IP address already adding to the ZXDSL 9210 type:
DSL#Show ip subnet

Add the Vlan and put the port into the Vlan
10. DSL#configuration
DSL(config)#add-vlan 2 -> add vlan 2
DSL(config)#add-vlan 3 -> add vlan 3
DSL(config)#vlan 2 1/1 tag -> put port 1/1 as an uplink to the switch into vlan 2 as a management vlan and tag it
DSL(config)#vlan 3 1/1 tag -> put port 1/1 as an uplink to the switch into vlan 3 as a PPPoe vlan and tag it
And then make sure the vlan are already exist and the port are already exist on the vlan by type:
DSL#Show vlan -> show all the vlan that already exist on the system
DSL#Show vlan 2-> show all the port(tag or untag) that are already exist on the vlan 2
DSL#Show vlan 3 -> show all the port(tag or untag) that are already exist on the vlan 3

Configure the adsl user on the ATIGN board
11. DSL#configure slot adsl 3
DSL(cfg-slot-adsl-3)#trap control enable -> to make if the subscriber in this board is on and then this board will know it
DSL(cfg-slot-adsl-3)#no shutdown
DSL(cfg-slot-adsl-3)#exit
DSL(config)#slot adsl 3
DSL(cfg-slot-adsl-3)#pvid 3 ->because of we configure the ADSL subscriber as an untag port so we need to add the pvid
DSL(cfg-slot-adsl-3)#atm pvc 8:81 ->configure the PVC(VCI/VCI) into the subscriber board
DSL(cfg-slot-adsl-3)#exit
DSL(config)#show atm vc slot 3 ->make sure the PVC are already exist at the subscriber board
DSL(config)#vlan 3 3/1-32 untag -> put the subscriber port into the vlan 3 as a subscriber vlan and untag it

Create the ADSL profile and apply the profile to the ADSL subscriber
12. DSL(config)#adsl-profile adsl512k -> this fist command is to created your profile. And then System will ask you this profile didn’t created before, are you sure want to create this profile? You should answer yes.
DSL(config)# adsl-profile adsl512k -> the second command is to configure your profile. And then system will ask you to input all of your configuration, but the most important you should configure the uplink and downlink rate:
• Downlink rate :
Atuchan conf fast max Tx rate [0-132040] (Def:8128) : 1024
Atuchan conf interleave max Tx rate [0-132040] (Def:8128) : 1024
• Uplink rate:
Aturhan conf fast max Tx rate [32-1536] (Def:1024) : 128
Aturhan conf interleave max Tx rate [32-1536] (Def:1024): 128
And then to make sure your ADSL profile is already created successfully type:
DSL#Show adsl profile -> show all adsl profile
DSL#Show adsl profile adsl512k -> show detail the adsl512k profile
DSL(config)#interface adsl 3/1 ->enter the adsl slot 3 port 1 to configure it
DSL(cfg-if-adsl-3/1)#adsl profile adsl512k ->apply the profile to adsl port
DSL(config)#slot adsl 3 -> enter the adsl slot 3 to configure it
DSL(cfg-slot-adsl-3)#adsl profile adsl512k ->apply the profile to adsl slot

Configure the ZXDSL 9210 SNMP server
13. DSL(config)#snmp-server host 10.10.10.1 private ->initialize the snmp server ip address to the ZXDSL 9210
DSL#show snmp -> show the snmp server ip address that you’re already initialize to the ZXDSl 9210
DSL(config)#ip route 0.0.0.0 0.0.0.0 192.168.0.1 -> add the static route to the ZXDSL 9210. This command is used only if the SNMP server Ip address is not in the same network segment with the ZXDSL 9210 ip address.

Configure Uplink port with the STP(Spanning tree protocol) features (gw blum pernah coba yang ini !!!)
14. kayanya siy niy beda card yang di slot, klo yang ada kan ASNVC2 dan PVNA buat splitter.
15. for example we want to configure the EICG board port 1 on the slot 1 and 2 as an uplink port with the STP features where EICG slot 1 port 1 and EICG slot 2 port 1 will be as a redundant uplink port.
DSL#show spanning-tree -> to show the STP features on the ZXDSL 9210 is already enable or not, if the status of STP is disable you should be enable it by type:
DSL#Config spanning-tree enable -> enable the STP features on the system
DSL#show spanning-tree -> make sure the STP features on the system is already enable. And please check the priority on this STP, the value of priority should be less then the priority value on the switch (Ethernet aggregator).
DSL#config interface Ethernet 1/1-> enter EICG slot 1 port 1 to configure it
DSL(cfg-if-eth-1/1)#spanning-tree enable->enable the STP features on the EICG slot 1 port 1.
DSL(cfg-if-eth-1/1)#show spanning-tree interface 1/1 -> make sure the STP features on the slot 1 port 1on is already enable

DSL#config interface Ethernet 2/1-> enter EICG slot 2 port 1 to configure it
DSL(cfg-if-eth-2/1)#spanning-tree enable->enable the STP features on the EICG slot 2 port 1.
DSL(cfg-if-eth-2/1)#show spanning-tree interface 2/1 -> make sure the STP features on the slot 2 port 1on is already enable

After you are already configure the STP features in both of port, you should be check the status of link in this port.
DSL(cfg-if-eth-1/1)#show spanning-tree interface 1/1 -> look the status of STP, there are 3 kind of status on this STP port :
1. blocking -> means the port is blocking and can’t transfer the packet
2. learning -> means the port still learning the other port, please waiting for a few minutes.
3. forwarding -> means the STP port is already active and ready to transfer the packet.
DSL(cfg-if-eth-1/2)#show spanning-tree interface 1/2 -> look the status of STP, the normal condition if port(1/1) and port (1/2) both of them as an STP port, one of them will be blocking and one of the other will be forwarding.
Sumber : google.com

Seiring dengan perkembangan dan prospek besar di bidang ini, otomatis semakin besar pula permintaan akan tenaga kerja TI yang berkualitas. Demand yang tinggi akan professional di bidang TI juga membuat semakin banyak lulusan di bidang TI berlomba-lomba memasuki dunia kerja. Ditambah dengan gaji yang relatif lebih tinggi dibandingkan dengan pekerjaan dibidang lain membuat semakin banyak job seekers mencari peluang di sektor ini.

Nah, sebelum terjun ke bidang ini, sebaiknya Anda juga mengenali medan dan mengetahui 5 kategori posisi di bidang TI yang paling dibutuhkan perusahaan hari ini, berdasarkan data yang diperoleh dari JobsDB.com.

1. Application Specialist
Tidak bisa dipungkiri, posisi sebagai programmer, system analyst, web developer, graphic designer menjadi posisi TI terfavorit yang dibutuhkan perusahaan-perusahaan. Umumnya perusahaan membutuhkan orang yang bisa menganalisa dan mendesain system yang dibutuhkan kelancaran operasional perusahaannya. Dalam melaksanakan pekerjaannya, seorang system analyst banyak berkerja sama dengan programmer. Sehingga timbul keterkaitan antara dua posisi ini.

2. Software Design and Engineering
Walaupun tidak memiliki peminat sebesar kategori application specialist, lowongan sebagai software developer, system engineer, web programmer tetap jadi posisi yang banyak dibutuhkan.

3. System and Network Support
Network administrator, network support, IT system maintenance adalah beberapa posisi di bawah kategori ini. Jika Anda merasa sistem dan jaringan adalah bidang yang Anda minati, kembangkan minat dan keahlian Anda di bidang ini.

4. Technical Support
Setiap perusahaan yang memanfaatkan kemudahan yang diberikan teknologi terutama komputer akan membutuhkan ahli di bidang ini. Posisi sebagai IT staff, technical support staff dan pekerjaan-pekerjaan yang lebih banyak berhubungan dengan hardware berada dalam kategori ini.

5. Business Analyst
Sebagai bagian dari perencanaan strategis untuk pengembangan perusahaan, data yang telah diperoleh perusahaan perlu diolah. Hal itu membuat product analyst dan data analyst menjadi posisi-posisi penting yang dibutuhkan di kategori ini.

Selebihnya, kategori pekerjaan bidang TI lainnya yang diminati mencakup IT Project Management, Product Management, Hardware Engineer, SAP/Oracle dan Technical and Functional Consulting. Dapat dilihat bahwa bidang teknologi informatika memiliki turunan pekerjaan yang sangat terspesialisasi, sehingga jenis pekerjaan di bidang ini juga banyak dan beragam.

Remember : Fokus dan spesialisasi adalah kunci utama keberhasilan seorang professional di bidang TI
sumber:jobsdb.com

mau tau cara memperbaiki error pada speedy anda
baca terusnya blog saya,kalau sudah tau jangan baca nanti bosen lo!

Pengguna speedy makin hari semakin meningkat.

Boleh jadi ini karena internet sudah menjadi gaya hidup dan kebutuhan bagi sebagian kalangan masyarakat.
Pelajar pun sekarang semakin akrab dengan dunia cyber.
Dengan banyaknya pilihan paket yang ditawarkan oleh speedy, bukan hal yang aneh jika speedy kini hadir hampir di setiap rumah di perkotaan.
Tapi, banyaknya pengguna speedy tidak dibarengi dengan kemampuan dalam pemakaiannya.
Masih banyak pelanggan yang komplain kerusakan speedy-nya tanpa mengetahui penyebabnya.
Di sini aku akan coba berbagi sedikit pengetahuan ku tentang kerusakan yang biasa terjadi pada speedy, yang umumnya muncul pada sistem dial menggunakan icon speedy.

1. Error 691
- Error ini biasanya muncul, apabila pengguna salah memasukkan user name atau password
speedy pada saat men-dial koneksi.
- Jadi, jika muncul error 691 saat men-dial, sebaiknya periksa kembali user name dan
password yang diisikan apa sudah benar.
- Apabila setelah diperiksa masih muncul error 691, maka sebaiknya buat lagi icon speedy
baru, atau telepon langsung petugas speedy.
2. Error 769
- Error ini biasanya muncul karena status LAN yang “disable”.
- Cara mengatasinya cukup mudah, tinggal masuk ke local area connection, dan “enable” kan
statusnya dengan meng-klik dua kali pada icon LAN tersebut.

3. Error 678

- Error ini muncul karena banyak kemungkinan.
- Pertama LAN disable, untuk mengatasinya, cukup dengan meng-enable-kan LAN, yang
caranya seperti telah dituliskan di atas.
- Kemungkinan kedua, Ethernet card atau ethernet cable-nya. Periksa lampu link di modem,
jika blinking atau mati, maka penyebabnya adalah dua hal tersebut.
- Ketiga, periksa lampu link di modem, jika blinking atau mati, periksa kabel ke splitter. Tes
nada telepon langsung dari line utama. Jika ada nada, berarti line ok. Periksa setingan
modem, jika settingan modem berubah, setting ulang modem tersebut. Jika masih muncul
error 678 hubungi petugas speedy untuk melakukan pengecekan secara keseluruhan.
Selamat Mencoba

1. Pendahuluan
Sejak memasyarakatnya Internet dan dipasarkannya sistem operasi Windows95 oleh Microsoft, menghubungkan beberapa komputer baik komputer pribadi (PC) maupun server dengan sebuah jaringan dari jenis LAN (Local Area Network) sampai WAN (Wide Area Network) menjadi sebuah hal yang biasa. Demikian pula dengan konsep “downsizing” maupun “lightsizing” yang bertujuan menekan anggaran belanja khususnya peralatan komputer, maka sebuah jaringan merupakan satu hal yang sangat diperlukan. Dalam makalah ini akan dibahas sebagian komponen yang diperlukan untuk membuat sebuah jaringan komputer.

2. Sejarah Jaringan
Konsep jaringan komputer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan komputer MODEL I di laboratorium Bell dan group riset Harvard University yang dipimpin profesor H. Aiken. Pada mulanya proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat komputer yang harus dipakai bersama. Untuk mengerjakan beberapa proses tanpa banyak membuang waktu kosong dibuatlah proses beruntun (Batch Processing), sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan dengan kaidah antrian.
Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa terminal. (Lihat Gambar 1.) Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System), maka untuk pertama kali bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host komputer. Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri.

Memasuki tahun 1970-an, setelah beban pekerjaan bertambah banyak dan harga perangkat komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep proses distribusi (Distributed Processing). Seperti pada Gambar 2., dalam proses ini beberapa host komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara paralel untuk melayani beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dala proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara teknologi komputer dan telekomunikasi, karena selain proses yang harus didistribusikan, semua host komputer wajib melayani terminal-terminalnya dalam satu perintah dari komputer pusat.

3. Model referensi OSI dan Standarisasi
Untuk menyelenggarakan komunikasi berbagai macam vendor komputer diperlukan sebuah aturan baku yang standar dan disetejui berbagai fihak. Seperti halnya dua orang yang berlainan bangsa, maka untuk berkomunikasi memerlukan penerjemah/interpreter atau satu bahasa yang dimengerti kedua belah fihak. Dalam dunia komputer dan telekomunikasi interpreter identik dengan protokol. Untuk itu maka badan dunia yang menangani masalah standarisasi ISO (International Standardization Organization) membuat aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI (Open System Interconnection). Dengan demikian diharapkan semua vendor perangkat telekomunikasi haruslah berpedoman dengan model referensi ini dalam mengembangkan protokolnya.

Model referensi OSI terdiri dari 7 lapisan, mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi. Model referensi ini tidak hanya berguna untuk produk-produk LAN saja, tetapi dalam membangung jaringan Internet sekalipun sangat diperlukan.

Standarisasi masalah jaringan tidak hanya dilakukan oleh ISO saja, tetapi juga diselenggarakan oleh badan dunia lainnya seperti ITU (International Telecommunication Union), ANSI (American National Standard Institute), NCITS (National Committee for Information Technology Standardization), bahkan juga oleh lembaga asosiasi profesi IEEE (Institute of Electrical and Electronics Engineers) dan ATM-Forum di Amerika. Pada prakteknya bahkan vendor-vendor produk LAN bahkan memakai standar yang dihasilkan IEEE. Kita bisa lihat misalnya badan pekerja yang dibentuk oleh IEEE yang banyak membuat standarisasi peralatan telekomunikasi seperti yang tertera berikut ini.

Working Group Bentuk Kegiatan

Working Group Bentuk Kegiatan
IEEE802.1 Standarisasi interface lapisan atas HILI (High Level Interface) dan Data Link termasuk MAC (Medium Access Control) dan LLC (Logical Link Control).
IEEE802.2 Standarisasi lapisan LLC.
IEEE802.3 Standarisasi lapisan MAC untuk CSMA/CD (10Base5, 10Base2, 10BaseT, dll.)
IEEE802.4 Standarisasi lapisan MAC untuk Token Bus.
IEEE802.5 Standarisasi lapisan MAC untuk Token Ring.
IEEE802.6 Standarisasi lapisan MAC untuk MAN-DQDB (Metropolitan Area Network-Distributed Queue Dual Bus.)
IEEE802.7 Grup pendukung BTAG (Broadband Technical Advisory Group) pada LAN.
IEEE802.8 Grup pendukung FOTAG (Fiber Optic Technical Advisory Group.)
IEEE802.9 Standarisasi ISDN (Integrated Services Digital Network) dan IS (Integrated Services ) LAN.
IEEE802.10 Standarisasi masalah pengamanan jaringan (LAN Security.)
IEEE802.11 Standarisasi masalah wireless LAN dan CSMA/CD bersama IEEE802.3.
IEEE802.12 Standarisasi masalah 100VG-AnyLAN
IEEE802.14 Standarisasi masalah protocol CATV

4. Ethernet
Ethernet adalah sistem jaringan yang dibuat dan dipatenkan perusahaan Xerox. Ethernet adalah implementasi metoda CSMA/CD (Carrier Sense Multiple Access with Collision Detection) yang dikembangkan tahun 1960 pada proyek wireless ALOHA di Hawaii University diatas kabel coaxial. Standarisasi sistem ethernet dilakukan sejak tahun 1978 oleh IEEE. (lihat Tabel 2.) Kecepatan transmisi data di ethernet sampai saat ini adalah 10 sampai 100 Mbps. Saat in yang umum ada dipasaran adalah ethernet berkecepatan 10 Mbps yang biasa disebut seri 10Base. Ada bermacam-macam jenis 10Base diantaranya adalah: 10Base5, 10Base2, 10BaseT, dan 10BaseF yang akan diterangkan lebih lanjut kemudian.

Pada metoda CSMA/CD, sebuah host komputer yang akan mengirim data ke jaringan pertama-tama memastikan bahwa jaringan sedang tidak dipakai untuk transfer dari dan oleh host komputer lainnya. Jika pada tahap pengecekan ditemukan transmisi data lain dan terjadi tabrakan (collision), maka host komputer tersebut diharuskan mengulang permohonan (request) pengiriman pada selang waktu berikutnya yang dilakukan secara acak (random). Dengan demikian maka jaringan efektif bisa digunakan secara bergantian.

Untuk menentukan pada posisi mana sebuah host komputer berada, maka tiap-tiap perangkat ethernet diberikan alamat (address) sepanjang 48 bit yang unik (hanya satu di dunia). Informasi alamat disimpan dalam chip yang biasanya nampak pada saat komputer di start dalam urutan angka berbasis 16.

48 bit angka agar mudah dimengerti dikelompokkan masing-masing 8 bit untuk menyetakan bilangan berbasis 16 seperti contoh di atas (00 40 05 61 20 e6), 3 angka didepan adalah kode perusahaan pembuat chip tersebut. Chip diatas dibuat oleh ANI Communications Inc. Contoh vendor terkenal bisa dilihat berikut, dan informasi lebih lengkap lainnya dapat diperoleh di http://standards.ieee.org/regauth/oui/index.html

Daftar vendor terkenal chip ethernet

Nomer kode Nama vendor
00:00:0C Sisco System
00:00:1B Novell
00:00:AA Xerox
00:00:4C NEC
00:00:74 Ricoh
08:08:08 3COM
08:00:07 Apple Computer
08:00:09 Hewlett Packard
08:00:20 Sun Microsystems
08:00:2B DEC
08:00:5A IBM

Dengan berdasarkan address ehternet, maka setiap protokol komunikasi (TCP/IP, IPX, AppleTalk, dll.) berusaha memanfaatkan untuk informasi masing-masing host komputer dijaringan.

10Base5
Sistem 10Base5 menggunakan kabel coaxial berdiameter 0,5 inch (10 mm) sebagai media penghubung berbentuk bus seperti berikut. Biasanya kabelnya berwarna kuning dan pada kedua ujung kebelnya diberi konsentrator sehingga mempunyai resistansi sebesar 50 ohm. Jika menggunakan 10Base5, satu segmen jaringan bisa sepanjang maksimal 500 m, bahkan jika dipasang penghubung (repeater) sebuah jaringan bisa mencapai panjang maksimum 2,5 km.

Dalam berikut, antara NIC (Network Interface Card) yang ada di komputer (DTE, Data Terminal Equipment) dengan media transmisi bus (kabel coaxial)-nya diperlukan sebuah transceiver (MAU, Medium Attachment Unit). Antar MAU dibuat jarak minimal 2,5 m, dan setiap segment hanya mampu menampung sebanyak 100 unit. Konektor yang dipakai adalah konektor 15 pin.

10Base2
Seperti pada jaringan 10Base5, 10Base2 mempunyai struktur jaringan berbentuk bus. Hanya saja kabel yang digunakan lebih kecil, berdiameter 5 mm dengan jenis twisted pair. Tidak diperlukan MAU kerena MAU telah ada didalam NIC-nya sehingga bisa menjadi lebih ekonomis. Karenanya jaringan ini dikenal juga dengan sebutan CheaperNet. Dibandingkan dengan jaringan 10Base5, panjang maksimal sebuah segmennya menjadi lebih pendek, sekitar 185 m, dan bisa disambbung sampai 5 segmen menjadi sekitar 925 m. Sebuah segmen hanya mampu menampung tidak lebih dari 30 unit komputer saja. Pada jaringan ini pun diperlukan konsentrator yang membuat ujung-ujung media transmisi busnya menjadi beresistansi 50 ohm. Untuk jenis konektor dipakai jenis BNC.

10BaseT
Berbeda dengan 2 jenis jaringan diatas, 10BaseT berstruktur bintang (star) seperti berikut. Tidak diperlukan MAU kerena sudah termasuk didalam NIC-nya. Sebagai pengganti konsentrator dan repeater diperlukan hub karena jaringan berbentuk star. Panjang sebuah segmen jaringan maksimal 100 m, dan setiap hub bisa dihubungkan untuk memperpanjang jaringan sampai 4 unit sehingga maksimal komputer tersambung bisa mencapai 1024 unit.

Menggunakan konektor modular jack RJ-45 dan kabel jenis UTP (Unshielded Twisted Pair) seperti kabel telepon di rumah-rumah. Saat ini kabel UTP yang banyak digunakan adalah jenis kategori 5 karena bisa mencapai kecepatan transmisi 100 Mbps. Masing-masing jenis kabel UTP dan kegunaanya bisa dilihat

Kategori Aplikasi
Category 1 Dipakai untuk komunikasi suara (voice), dan digunakan untuk kabel telepon di rumah-rumah.
Category 2 Terdiri dari 4 pasang kabel twisted pair dan bisa digunakan untuk komunikasi data sampai kecepatan 4 Mbps.
Category 3 Bisa digunakan untuk transmisi data dengan kecepatan sampai 10 Mbps dan digunakan untuk Ethernet dan TokenRing.
Category 4 Sama dengan category 3 tetapi dengan kecepatan transmisi sampai 16 Mbps.
Category 5 Bisa digunakan pada kecepatan transmisi sampai 100 Mbps, biasanya digunakan untuk FastEthernet (100Base) atau network ATM.

10BaseF

Bentuk jaringan 10BaseF sama dengan 10BaseT yakni berbentuk star. Karena menggunakan serat optik (fiber optic) untuk media transmisinya, maka panjang jarak antara NIC dan konsentratornya menjadi lebih panjang sampai 20 kali (2000 m). Demikian pula dengan panjang total jaringannya. Pada 10BaseF, untuk transmisi output (TX) dan input (RX) menggunakan kabel/media yang berbeda.

5. Desain Jaringan

Pada saat kita telah mengetahui perangkat pendukung untuk membangun sebuah jaringan, maka langkah selanjutnya adalah mendesain jaringan sesuai yang kita perlukan. Apakah jaringan yang akan kita bangun akan berbentuk garis lurus (bus), bintang (star), lingkaran (ring), ataukah jaring (mesh) yang paling rumit? Juga apakah kecepatan transmisi jaringan kita merupakan jaringan rendah sampai menengah (beberapa M s/d 20Mbps), jaringan berkecepatan tinggi (ratusan Mbps) atau berkecepatan ultra tinggi (lebih dari 1Gbps)? Demikian pula media apa yang akan kita gunakan, apakai berbentuk jaringan kabel (wireline) atau memanfaatkan gelombang radio (wireless)? Yang terakhir, apakah jaringan kita untuk jaringan utama (backbone LAN) ataukah jaringan biasa (floor LAN) yang tentu saja memerlukan prasarana yang berbeda. referensinya sebagai berikut.

Jenis LAN Topologi Bus
Star
Ring Token Ring
Token Bus
Mesh
Kecepatan Menengah (beberapa s/d 20 Mbps)
Tinggi (100 s/d ratusan Mbps)
Ultra (lebih dari 1 Gbps)
Media transmisi Kabel (wireline)
Gelombang radio (wireless)
Tingkatan LAN Utama (backbone LAN)
Biasa (floor LAN)

Sumber: http://daemonz.wordpress.com

« Previous PageNext Page »