<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Areksitiung's Blog &#187; NET, OS, IT</title>
	<atom:link href="http://www.areksitiung.com/category/net-os-it/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.areksitiung.com</link>
	<description>Catat Apa yg Anda Kerjakan, Kerjakan Apa yg Anda Catat;)</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Nov 2009 12:14:17 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.1</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Cara Ampuh Amankan Facebook Anda</title>
		<link>http://www.areksitiung.com/2009/05/03/cara-ampuh-amankan-facebook-anda/</link>
		<comments>http://www.areksitiung.com/2009/05/03/cara-ampuh-amankan-facebook-anda/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 03 May 2009 12:17:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harinto</dc:creator>
				<category><![CDATA[NET, OS, IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harinto.wordpress.com/?p=460</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini marak kita dengar usaha pembobolan  account Facebook di sekitar kita. Bagaimana hal ini  bisa terjadi? Padahal sebagian besar dari kita telah  sangat mempercayai layanan social networking ini dalam  komunikasi sehari-hari. Kemudian, pertanyaan berikutnya  setidaknya adalah bagaimana cara mengamankan account  Facebook kita dari ancaman ini.
Berikut in  merupakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akhir-akhir ini marak kita dengar usaha pembobolan  account Facebook di sekitar kita. Bagaimana hal ini  bisa terjadi? Padahal sebagian besar dari kita telah  sangat mempercayai layanan social networking ini dalam  komunikasi sehari-hari. Kemudian, pertanyaan berikutnya  setidaknya adalah bagaimana cara mengamankan account  Facebook kita dari ancaman ini.</p>
<p>Berikut in  merupakan langkah-langkah antisipasi yang bisa diambil  untuk mengamankan account Facebook  kita.</p>
<ol>
<li>Hindari Login melalui <a href="http://www.facebook.com/">http://www.facebook.com </a>, karena halaman ini tidak dienkripsi. Informasi Login  Anda memang dienkripsi, namun karena form login ini  berada dalam sebuah frame, user tidak dapat melihat  apakah semuanya terenkripsi atau tidak.</li>
<li>Lakukan  proses login Anda dari halaman <a href="https://login.facebook.com/login.php?login_attemp%20t=1">https://login.facebook.com/login.php?login_attempt  =1</a>. Anda dapat memastikan bahwa login yang Anda  lakukan aman dengan mengecek sebelah kanan bawah  browser yang menampilkan ’lock  sign’.</li>
<li>Jangan melanjutkan proses Login  jika terdapat peringatan bahaya (security alert). Anda  dapat segera menghentikan proses yang ’tidak  aman’ tersebut dengan tombol  ’Esc’.</li>
<li>Jangan lupa untuk selalu  melakukan Logout setelah selesai mengakses account  Facebook Anda. Dengan hanya mematikan browser tanpa  proses Logout, berarti Anda telah meninggalkan  ’session’ Anda untuk diakses orang lain.  Oleh karenanya sangat penting untuk Anda selalu  melakukan Logout.</li>
<li>Jangan terbiasa bekerja  dengan hak sebagai system administrator. Akan sangat  berbahaya jika Anda membuka email, gambar maupun  dokumen dengan mempergunakan account administrator,  karena hal ini akan membuka kemungkinan bagi penjahat  cyber untuk mengambilalih <a href="http://www.beritanet.com/">komputer</a> Anda.</li>
<li>Waspada terhadap Malicious Facebook  Widget. Widget atau aplikasi tambahan dapat memberikan  kesempatan bagi pembuatnya untuk menyelipkan coding  program untuk mengakses <a href="http://www.beritanet.com/">informasi</a> penting  dari <a href="http://www.beritanet.com/">komputer</a> target. Hingga saat ini ada dua macam Malicious  Facebook Widget yang dilaporkan menyerang pengguna  Facebook, yaitu Secret Crush dan Error Check  System.</li>
<li>Hati-hati dalam memilih <a href="http://www.beritanet.com/">komputer</a> untuk  dipakai. Jika Anda terbiasa memakai <a href="http://www.beritanet.com/">komputer</a> umum atau  berganti-ganti komputer, seperti di rental atau pun  warung Internet (warnet), maka Anda harus berhati-hati  dalam memilih dan mempergunakan. Hal ini disebabkan  tidak adanya jaminan update security yang maksimal dari  <a href="http://www.beritanet.com/">komputer</a> tersebut. Padahal <a href="http://www.beritanet.com/">komputer</a> yang telah  terinfeksi Koobface Worm, atau keylogger dapat mencuri  data user beserta passwordnya.</li>
<li>Hati-hati dalam  memilih jaringan koneksi Wi-Fi Internet. Hanya proses  login Facebook yang dienkripsi mempergunakan SSL/TLS  (https). Sementara itu cookies Facebook akan dengan  sangat mudah diambil dari udara (melalui sinyal koneksi  Wi-Fi Internet). Wi-Fi diproteksi enkripsi WEP yang  dengan mudah dipatahkan dalam waktu 10 menit. Saat ini  setiap orang dapat saja dengan mudah membuat hotspot  dan memberikan free-access kepada Anda. Tapi yang harus  Anda waspadai adalah tingkat keamanan akses yang  ditawarkan, karena dengan mengakses Facebook di  jaringan koneksi yang tidak terlindungi, sama saja  memberikan data private Anda secara  cuma-cuma.</li>
<li>Pikirkanlah masalah keamanan  sebelum Anda melakukan click pada ’Wall’.  Posting pada Wall merupakan salah satu cara penyebaran  Koobface ataupun malware lainnya, oleh karenanya Anda  harus berhati-hati mengaksesnya.</li>
<li>Yang terakhir  adalah cara bagaimana kita meningkatkan kepedulian akan  bahaya keamanan Facebook ini pada orang-orang sekitar  kita. Karena dengan meningkatnya kewaspadaan  orang-orang di sekitar kita juga akan mendukung  keamanan kita.</li>
</ol>
<p>sumber:padangkini.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.areksitiung.com/2009/05/03/cara-ampuh-amankan-facebook-anda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjadi Seorang Technical Support</title>
		<link>http://www.areksitiung.com/2009/04/07/menjadi-seorang-technical-support/</link>
		<comments>http://www.areksitiung.com/2009/04/07/menjadi-seorang-technical-support/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Apr 2009 02:36:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harinto</dc:creator>
				<category><![CDATA[NET, OS, IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harinto.wordpress.com/?p=411</guid>
		<description><![CDATA[Selain sebagai administrator terkadang aku juga “diperbantukan” untuk menjadi technicall support, ternyata untuk menjadi technicall support ini ngga lah se gampang yang orang kira, selain butuh pengetahuan perangkat komputer, kita juga butuh mental baja, untuk menghadapi orang orang yang terkadang menyulitkan, selain itu kita tidak bisa kerja 1 per satu, selalu saja ada intrupsi nya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><!--[if !mso]&gt;--><span>Selain sebagai administrator terkadang aku juga “diperbantukan” untuk menjadi technicall support, ternyata untuk menjadi technicall support ini ngga lah se gampang yang orang kira, selain butuh pengetahuan perangkat komputer, kita juga butuh mental baja, untuk menghadapi orang orang yang terkadang menyulitkan, selain itu kita tidak bisa kerja 1 per satu, selalu saja ada intrupsi nya, jadi butuh kesabaran yang tinggi untuk menjadi seorang IT Helpdesk atau IT Technical Support. disini aku akan menyimpulkan bagaimana menjadi seorang technical support yang handal, dan terkadang aku juga ngga tahan emosinya, tapi ada beberapa tips yang patut diketahui dan ada juga beberapa situasi yang paling ngga kita sukai dalam bidang profesi seperti ini, mungkin hal ini bisa terjadi karena peraturan mengenai IT Technicall support itu sendiri yang belum jelas… oke, dimulai dari contoh seorang technical support yang baik diantaranya adalah:</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:18pt;"><br />
Contoh baiknya</span></strong></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span>Update, dan Implementasikan</span></strong><span>, maksudnya adalah      kemampuan menggunakan pengetahuan pada situasi baru, IT itu selalu      berkembang, dan kita juga ngga bisa tinggal diam, seorang IT technical      support harus selalu mengembangkan dirinya terhadap hal hal yang baru,      metode metode yang baru, sistem yang baru, walaupun di dalam infrastruktur      IT kita kita belum memiliki sistem tersebut, jawabanya adalah      “Virtualisasi”.</span><span>dengan kemampuan ini disertai dengan kemampuan berfikir yang logis dan praktis akan membentuk kemampuan seorang troubleshooter yang handal sehingga kemampuan dengan mengadaptasi suatu pengetahuan pada situasi yang baru akan sangat penting dan baik untuk seorang support</span></li>
</ul>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span>Disiplin Pribadi</span></strong><span>, segala sesuatu yang harus dikerjakan oleh seorang IT      technical support seharusnya terjadwal dan tertata dengan baik.</span><span> menjadi support yang berdisiplin mempengaruhi beberapa aspek, misalnya dengan membuat daftar jadwal, deadline, meeting, dengan membuat prioritas deadline ini maka support menunjukan rasa hormat terhadap waktu user</span></li>
</ul>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span>Menghormati Semua User</span></strong><span>, Angota tim, dan atasan,      meski tidak dibalas, hal ini merupakan bagian yang cukup sulit, terkadang      kalau kita selesai membantu orang kita pasti berharap, ya , setidaknya      tersenyum dan say “thanks!”, bagaimana kalau dia tetep jutek ?, ingat      bukan itu inti dari semua ini karna, yang paling penting adalah persepsi      user terhadap masalah dan itulah yang harus di jawab oleh seorang support.</span><span> menunjukan rasa hormat merupakan sebuah pernghargaan atas nilai pengetahuan seseorang.kenapa hal ini penting untuk seorang support karena jika user tidak percaya bahwa kita tidak dapat menangani masalah dengan baik maka kita akan mengalami kesulitan komunikasi.</span></li>
</ul>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span>Kemampuan dan Mau Berkomunikasi</span></strong><span>, hal ini juga sangat baik      untuk kita pada saat kita mengidentifikasikan masalah yang ada oleh user,      kita harus memiliki social engineering yang baik dengan jadi pendengar      yang baik dan ramah, user akan lebih senang menceritakan masalahnya</span><span> karna seorang support adalah jembatan antara user dan support dan support juga di kenal di semua kalangan organisasi, maka dari itu support harus dapat menerjemahkan antara bahasa teknis dan bahasa sehari hari sehingga user dengan mudah mencerna penjelasan seorang support, support harus belajar mendengarkan user, melihat realitas masalah, menerjemahkan deskripsi mereka kedalam bahasa teknis dan memperbaiki segaligus menjelaskan solusi masalah yang dialami agar bisa di mengerti user</span></li>
</ul>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span>Kemampuan Berfikir Logis dan Kreatif</span></strong><span>, hal ini sangat penting      untuk diperhatikan bagi seorang technical support karna setiap penjelasan      memiliki jawaban teknis yang logis yang harus dijelaskan ke user dengan      semudah mungkin untuk dipahami ketika user bertanya.</span><span> support harus memiliki teknologi yang konsisten dan pola berfikir yang logis dalam menyelesaikan masalah, sehingga dengan begini walaupun support menemui masalah baru namun kemungkinan besar ia dapat memecahkan masalahnya, atau setidaknya ia mengetahui mekanisme masalah yang dialamainya.</span></li>
</ul>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span>Sikap Rendah Hati</span></strong><span>, ini juga penting, karna jika kita merasa aji mumpung      kita yang paling jago soal IT kita bisa semena mena, kalau kita berfikir      orang lain tidak bisa bekerja tampa kita, hal itu sudah salah besar, karna      itu akan mencerminkan bahwa IT technical support adalah pusat degradasinya      performance kerja, karna yang harus kita lakukan hanyalah agar kita tidak      sombong terhadap user, dan menghargai penjelasan user</span><span> dalam prosesnya support harus siap untuk membaca manual, menerima koreksi dari yang lain menanyakan solusi kepada kolega atau bahkan menekan f1 untuk help, untuk mewujudkan hal itu semua dibutuhkan sikap yang rendah hati.</span></li>
</ul>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span>Belajar dari Pengalaman dan Pelatihan</span></strong><span>, yup, jangan takut sama      hal ini, intinya sih belajar,coba,rusakin <!--[if gte vml 1]&gt;                    &lt;![endif]--><!--[if !vml]--><img src="/DOCUME~1/krmt/LOCALS~1/Temp/msohtml1/01/clip_image001.gif" alt=":D" width="15" height="15" /><!--[endif]--></span><span>support harus selalu mengupdate pengetahuanya di bidang nya, karena karakteristik teknologi tidak pernah berhenti terhadap waktu dan akan terus berkembang, dan jika seorang support ingin tetap produktif maka ia harus selalu mengupdate pengetahuanya</span></li>
</ul>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span>Cara Kerja yang Terperinci</span></strong><span>, yaitu dengan      memperhatikan hal hal kecil yang ada di komputer, dan kita diharuskan      mengetahui seluruh sistem dan cara kerja komputer, jadi pada saat kita      melakukan troubleshoot kita melakukanya dengan step yang baik. dan akan      mendapatkan hasil yang cepat dan analisis yang tepat</span><span> dengan memberi perhatian pada hal kecil yang ada di komputer adalah hal yang penting bagi seorang support sehingga dengan membebaskan masalah user sementara kita dapat memecahkan persoalan yang masih harus dihadapi</span></li>
</ul>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span>Dedikasi dan Komitmen Menyelesaikan Masalah</span></strong><span>, jangan pernah menyerah,      karna kita harus mencari permasalahan sampai ke akar2 nya dan      menyelesaikanya.</span><span> seorang support harus memiliki komitmen untuk melihat masalah sampai ke penyelesaianya dimana seperti yang kita ketahui kepuasan user terletak dari keberhasilan kita menjawab permasalahnya untuk kembali bekerja</span></li>
</ul>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span>Dapat Menentukan Prioritas</span></strong><span>, dengan mempelajari sistem      kerja yang ada di perusahaan kita dapat menentukan prioritas siapa yang      lebih di dahulukan ? kalau aku sih yang lebih di dahulukan adalah “Staff”      daripada “Boss” karna bos tinggal nyuruh staff untuk kerja.</span><span> support harus mengetahui peran masing masing karyawan dalam organisasi sehingga jabatan / fungsi kerja dari karyawan yang meminta bantuan akan menjadi faktor utama dalam memberi prioritas tugas</span></li>
</ul>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span>Berbagi Pengetahuan dengan Anggota Tim, Atasan, dan, User</span></strong><span>,      dengan cara mengajari user dengan bahasa yang lebih mudah</span><span> aspek pengetahuan khusus dari kemampuan komunikasi support adalah mau berbagi pengetahuan, selain itu support juga harus mau mengedukasi user,melatih user, supaya menggunakan aplikasi dan periferal secara efektif dan mengajari mereka bagaimana cara melaporkan masalah komputer secara akurat.</span></li>
</ul>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span>Minat akan Teknologi</span></strong><span>, slalu ter update mengenai bidangnya ya dengan      langganan majalah komputer ( minta bayarin kantor )</span><span> support juga harus memiliki minat yang tinggi atas perjalanan teknologi hal ini akan berpengaruh saat organisasi berada dalam tahap pembaruan, sehingga support akan mempengaruhi sikap user dalam pembaharuan dan penggunaan teknologi terbaru ini</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;"><span><br />
</span></p>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:18pt;">Contoh sikap buruk seorang IT Technical support</span></strong></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span>Melakukan Komunikasi yang tidak sepantasnya</span></strong><span>, (misalnya he he, mau      bantu masalah user tapi muka cemberut ? ) kalau misalnya kita disuruh      memasang cartridge printer, tentu kita akan memasang cartridge itu, namun      jika kita memasang cartridge itu dengan muka yang cemberut, dan resah, dan      berfikir apakah kita menghabiskan kuliah 4 tahun untuk memasang cartridge      ? itu semua salah…</span><span>kenapa tidak jadikan saja kesempatan untuk mengedukasi user </span></li>
</ul>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span>Pamer</span></strong><span>,      dengan menggunakan bahasa yang tidak benar akan terkesan pamer di mata      user, seperti bersihkan cache windows dan hapus objek network, ini mungkin      banyak user yang tidak memahami arti ini, sehingga dimaata kita itu adalah      benar, dan user akan terlihat bodoh dan menilai kita pamer seolah olah      kita adalah superior dalam hal itu.</span><span> lebih baik berikan instruksi klik by klik</span></li>
</ul>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><strong><span>Hilang kesabaran</span></strong><span>, (aku masih payah di areal sini nih), terkadang ada      beberapa user yang buta terhadap komputer dan pengoprasianya, dan membuat      kita kehabisan kesabaran. karna beberapa masalah kecil dari user yang      tidak dapat menggunakan komputernya.</span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span>Kasar</span></strong><span>,      walaupun itu adalah masalah spele, sebaiknya berikan kenyamanan untuk user      dengan baik, sehingga memungkinkan user akan membuka komunikasinya dengan      lebih terbuka kepada kita, mengenai komputer dan masalah yang dialaminya</span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span>Tidak memberi informasi</span></strong><span>, segala hal hal yang baru      dan berubah dalam lingkungan komputer sebaiknya di beritakan informasinya,      walaupun user tidak mengerti</span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span>Kurang dokumentasi</span></strong><span>,tidak memberikan instruksi yang konsisten adalah      langkah buruk bagi seorang it support, sebaiknya kita membuatkan sebuah      prosedur dalam hal tertentu langkah demi langkah, sehingga user dan kita      tidak repot dengan proses dan komunikasinya</span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span>Berbohong</span></strong><span>, nih parah nih mah</span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span>Kebanyakan Memberi informasi</span></strong><span>, Nah ini jg ngga perlu, ga      harus ngalor ngidul juga kan ?</span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span>Tidak memberi pelatihan</span></strong><span>, nah ini jeleknya, kalau      mau bantu, ingat, sambil beri pelatihan, bisa dengan cara user di      instruksikan, atau user melihat apa yang kita kerjakan, itu lebih baik</span></li>
<li class="MsoNormal"><strong><span>Gagal mendengar</span></strong><span>, ini dah kaco kalau gini<br />
</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal"><strong><span style="font-size:18pt;">Keluhan user</span></strong></p>
<p class="MsoNormal"><span>hal hal yang paling sering di keluhkan user adalah beberapa hal berikut ini :</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span>aplikasi hardware ga jalan, yup terkadang ini cukup      menyebalkan kalau kita gagal memasang hardware baru untuk user.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span>jaringan lambat ( lumayan sering ), ini tips yang      sering aku lakukan di kantorku:</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Cek Antivirus Update</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Msconfig dan matikan program yang tidak perlu</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Scan Running Program dan matikan</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Restart ke save mode</span></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:72pt;text-indent:-18pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-size:10pt;font-family:Symbol;"><span>·<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span>Scan Spyware</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span>sering harus merubah password</span></li>
<li class="MsoNormal"><span>layar monitor terkunci</span></li>
<li class="MsoNormal"><span>bukan sebagai administrator komputer sendiri, kadang      kalau user tau, dia jadi ngga bisa install aplikasi keinginan dia, dan itu      menghambat dia</span></li>
<li class="MsoNormal"><span>spam filtering, terkadang ada user yang ngga mau di      filter filter, dan dia gemar sekali buka situs porno</span></li>
<li class="MsoNormal"><span>akses web dibatasi, hmmm, gimana dengan ini ?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span>tidak boleh menggunakan pc untuk urusan pribadi</span></li>
<li class="MsoNormal"><span>IT tidak responsif, bisa jadi karna terlalu banyak      antrian, atau kita yang malas</span></li>
<li class="MsoNormal"><span>IT arogan ( hehe )
<p></span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal"><strong><span>Beberapa contoh keadaan</span></strong><span> yang tidak mengenak kan oleh seorang IT technicall support</span></p>
<ul type="disc">
<li class="MsoNormal"><span>Disuruh memperbaiki dokumen word yang berantakan</span></li>
<li class="MsoNormal"><span>Disuruh membuat dokumen yang ngga lazim</span></li>
<li class="MsoNormal"><span>hey ? kemana toolbar ku ?</span></li>
<li class="MsoNormal"><span>memarahi IT TS, karna spyware kyg minta dikukakan akses      portnya.</span></li>
<li class="MsoNormal"><span>tidak mau menceritakan kenapa komputernya begini hanya      mengatakan “ah ngga tau tiba tiba begini”</span></li>
<li class="MsoNormal"><span>menelfon dan membentak bentak ketika komputernya kena      virus</span></li>
<li class="MsoNormal"><span>menelfon dengan nada keras ketika icon program di      desktop nya ilang</span></li>
<li class="MsoNormal"><span>dll….</span></li>
</ul>
<p class="MsoNormal"><span>Sebagian Material diambil dari majalah PC Media,</span></p>
<p class="MsoNormal"><span>kalau ada yang mau bagi pengalaman ? ceritakan aja….. </span></p>
<p class="MsoNormal">
<p class="MsoNormal"><span>Source : http://www.myraffaell.com/blog/seorang-technical-support/<br />
</span></p>
<p class="MsoNormal">
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.areksitiung.com/2009/04/07/menjadi-seorang-technical-support/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Surat Cinta Seorang Hacker’s</title>
		<link>http://www.areksitiung.com/2009/03/13/surat-cinta-seorang-hacker%e2%80%99s/</link>
		<comments>http://www.areksitiung.com/2009/03/13/surat-cinta-seorang-hacker%e2%80%99s/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Mar 2009 11:13:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harinto</dc:creator>
				<category><![CDATA[NET, OS, IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harinto.wordpress.com/?p=362</guid>
		<description><![CDATA[Seandainya hatimu adalah sebuah system,
maka aku akan scan kamu untuk mengetahui port mana yang terbuka Sehingga tidak ada keraguan saat aku c:\&#62; nc -l -o -v -e ke hatimu,
tapi aku hanya berani ping di belakang anonymouse proxy,
inikah rasanya jatuh cinta
sehingga membuatku seperti pecundang atau aku memang pecundang sejati whatever!
Seandainya hatimu adalah sebuah system,
ingin rasanya aku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Seandainya hatimu adalah sebuah system,<br />
maka aku akan scan kamu untuk mengetahui port mana yang terbuka Sehingga tidak ada keraguan saat aku c:\&gt; nc -l -o -v -e ke hatimu,<br />
tapi aku hanya berani ping di belakang anonymouse proxy,<br />
inikah rasanya jatuh cinta<br />
sehingga membuatku seperti pecundang atau aku memang pecundang sejati whatever!</p>
<p>Seandainya hatimu adalah sebuah system,<br />
ingin rasanya aku manfaatkan vulnerabilitiesmu,<br />
pake PHP injection Terus aku ls -la; find / -perm 777 -type d,<br />
sehingga aku tau kalo di hatimu ada folder yang bisa ditulisi atau adakah free space buat aku?.<br />
apa aku harus pasang backdor “Remote Connect-Back Shell”<br />
jadi aku tinggal nunggu koneksi dari kamu saja, biar aku tidak merana seperti ini.</p>
<p>Seandainya hatimu adalah sebuah system,<br />
saat semua request-ku diterima aku akan nogkrong terus di bugtraq<br />
untuk mengetahui bug terbarumu maka aku akan patch n pacth terus,<br />
aku akan jaga service-mu jangan sampai crash n aku akan menjadi firewallmu aku akan pasang portsentry,<br />
dan menyeting error pagemu ” The page cannot be found Coz Has Been Owned by Someone get out!”<br />
aku janji gak bakalan ada macelinious program<br />
atau service yang hidden,<br />
karena aku sangat sayang dan mencintaimu.</p>
<p>Seandainya hatimu adalah sebuah system,<br />
jangan ada kata “You dont have permission to access it” untuk aku,<br />
kalau ga mau di ping flood Atau DDos Attack jangan ah….! kamu harus menjadi sang bidadari penyelamatku.</p>
<p>Seandainya hatimu adalah sebuah system, …?</p>
<p>Tapi sayang hatimu bukanlah sebuah system,<br />
kamu adalah sang bidadari impianku, yang telah mengacaukan systemku!<br />
Suatu saat nanti aku akan datang n mengatakan kalau di hatiku sudah terinfeksi virus yang Menghanyutkan,<br />
Ga ada anti virus yang dapat menangkalnya selain …kamu.</p>
<p>sumber: pinkynet.web.id</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.areksitiung.com/2009/03/13/surat-cinta-seorang-hacker%e2%80%99s/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tips dan Trik Keamanan internet Wireless</title>
		<link>http://www.areksitiung.com/2009/03/11/tips-dan-trik-keamanan-internet-wireless/</link>
		<comments>http://www.areksitiung.com/2009/03/11/tips-dan-trik-keamanan-internet-wireless/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 01:23:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harinto</dc:creator>
				<category><![CDATA[NET, OS, IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harinto.wordpress.com/?p=355</guid>
		<description><![CDATA[Saat ini banyak orang yang mulai memasang jaringan nirkabel dirumah mereka (wireless home network) yang mana bisa segera digunakan oleh mereka untuk terhubung ke internet. Contohnya si xxxx, karyawan salah satu perusahaan TI telah berlangganan akses internet ADSL melalui Telkom Speedy.
Agung membeli modem ADSL yang dilengkapi dengan fasilitas wireless atau Wi-Fi. dia membeli model itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini banyak orang yang mulai memasang jaringan nirkabel dirumah mereka (wireless home network) yang mana bisa segera digunakan oleh mereka untuk terhubung ke internet. Contohnya si xxxx, karyawan salah satu perusahaan TI telah berlangganan akses internet ADSL melalui Telkom Speedy.</p>
<p>Agung membeli modem ADSL yang dilengkapi dengan fasilitas wireless atau Wi-Fi. dia membeli model itu karena dia memiliki dua buah komputer dirumahnya, sebuah laptop dan desktop PC. Semuanya telah dilengkapi dengan Wi-Fi card dan dia menginginkan semuanya terhubung ke internet melalui access point yang dia buat sendiri. Selain itu Agung juga memiliki sebuah PDA nya ketika dia di rumah. Tepatlah jika ia membangun access point di rumahnya sendiri.</p>
<p>Tetapi masalah selalu saja muncul. Sudah amankah jaringan nirkabel atau access point yang dia buat?. Jangan-jangan disebelah rumah ada hacker yang mengintip data Anda atau juga malah ikut menikmati akses internet dengan gratis. Untuk itu melalui tulisan kali akan disajikan beberapa tips yang berhubungan dengan jaringan nirkabel di rumah Anda.</p>
<p>Ganti Password Administrator default (bila perlu ganti pula usernamenya)</p>
<p>Jantung dari jaringan Wi-Fi dirumah Anda adalah access point atau router. Untuk melakukan set up dari peralatan access point ini, maka vendor dari access point device akan memberikan suatu interface ini maka Anda harus mengisikan username dan password. Sementara itu, pada beberapa kasus, peralatan access point tersebut di set oleh vendor dengan suatu username dan password tertentu yang mudah ditebak oleh pengguna. Untuk itu Anda harus mengganti password default dari access point Anda Bahkan bila perlu Anda juga ubah username yang ada.</p>
<p>Aktifkan enkripsi</p>
<p>Semua peralatan Wi-Fi pasti mendukung beberapa bentuk dari keamanan data. Intinya enkripsi akan mengacak data jaringan nirkabel sehingga tidak mudah dibaca oleh pihak lain. Peralatan Wi-Fi saat ini sudah menyediakan pilihan teknologi security yang bisa Anda gunakan sesuai dengan kebutuhan. Pastikan semua peralatan dalam jaringan nirkabel Anda juga menggunakan setting security yang sama seperti yang digunakan pada access point.</p>
<p>Ganti SSID default</p>
<p>Access point atau router menggunakan suatu nama jaringan yang disebut dengan SSID. Vendor biasanya memberi nama produk access point mereka dengan suatu default SSID. Sebagai contoh, SSID yang dirilis oleh Linksys biasanya adalah “linksys”, kenyataannya memang apabila seseorang mengetahui sebuah SSID maka ia belum tentu bisa membobol jaringan tersebut, tetapi paling tidak ini adalah suatu awal baginya. Di mata seorang hacker, apabila melihat suatu SSID yang masih default, maka itu indikasi bahwa access point tersebut tidak dikonfigurasi dengan baik dan ada kemungkinan untuk dibobol. Ganti SSID default Anda segera setelah Anda menset-up access point.</p>
<p>Aktifkan MAC Address filtering</p>
<p>Setiap peralatan Wi-Fi pastilah memiliki suatu identifikasi yang unik yang dinamakan “physical address” atau MAC address. Access point atau router akan mencatat setiap MAC address dari peranti yang terhubung kepadanya. Anda bisa set bahwa hanya peranti dengan MAC address tertentu saja yang boleh mengakses ke dalam jaringan nirkabel Anda. Misalnya PDA Anda memiliki MAC address tertentu, kemudian Anda masukkan MAC address PDA Anda ke dalam filter MAC address pada access point Anda. Jadi yang bisa terhubung ke jaringan sementara ini hanyalah dari PDA Anda. Tapi Anda juga tetap hati-hati, karena hacker bisa saja membuat MAC address tipuan untuk mengakali filtering ini.</p>
<p>Matikan broadcast dari SSID</p>
<p>Dalam jaringan Wi-Fi, maka access point atau router biasanya akan membroadcast SSID secara reguler. Fitur ini memang sengaja didesain bagi hotspot area yang mana klien Wi-Fi pada area tersebut bisa saja datang dan pergi dengan cepat. Dalam kondisi di rumah Anda yang mana SSID nya sudah Anda ketahui sendiri, maka fitur ini tidak perlu diaktifkan karena bisa mengundang tetangga sebelah untuk mengetahui SSID Anda atau juga mencegah orang lain menumpang jaringan internet Anda dengan gratis. Anda bisa nonaktifkan fasilitas broadcast SSID ini demi keamanan jaringan Anda.</p>
<p>Berikan alamat IP statis kepada peranti Wi-Fi</p>
<p>Saat ini cenderung orang memanfaatkan DHCP untuk memberikan alamat IP secara otomatis kepada klien yang ingin terhubung ke jaringan nirkabel. Ini memang cara yang cepat dan mudah bagi jaringan Anda, tetapi ingat bahwa ini juga cara mudah bagi hacker untuk mendapatkan alamat IP yang valid pada jaringan nirkabel Anda. Anda bisa mematikan fitur DHCP pada access point dan set suatu rentang alamat IP yang sudah fix dan set pula peranti Wi-Fi Anda yang ingin terkoneksi ke access point dengan rentang alamat-alamat IP yang fix tadi.</p>
<p>Pikirkan lokasi access point atau router yang aman</p>
<p>Sinyal Wi-Fi secara normal bisa menjangkau sampai keluar rumah Anda. Sinyal yang bocor sampai keluar rumah berisiko tinggi untuk timbulnya eksploitasi terhadap jaringan nirkabel Anda. Anda harus meletakkan peralatanaccess point Anda pada daerah sekitar ruang tengah dari rumah rumah Anda. Jangan sekali-kali meletakkan access point atau router di dekat jendela, karena akan semakin meningkatkan jangkauan sinyal Wi-Fi Anda ke luar rumah.<br />
Matikan saja jaringan nirkabel jika sedang tidak digunakan. Aturan keamanan yang paling ampuh adalah dengan mematikan peralatan jaringan atau access point ketika sedang tidak digunakan. Misalnya saja, jangan sekali-kali meninggalkan rumah dengan Wi-Fi yang menyala, walaupun itu untuk keerluan download data. Access point yang menyala tanpa ada yang memantau sangat berisiko tinggi terhadap eksploitasi.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
sumber : speedytutorial.blog.plasa.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.areksitiung.com/2009/03/11/tips-dan-trik-keamanan-internet-wireless/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara Share Internet dengan 2 LAN Card</title>
		<link>http://www.areksitiung.com/2009/03/11/cara-share-internet-dengan-2-lan-card/</link>
		<comments>http://www.areksitiung.com/2009/03/11/cara-share-internet-dengan-2-lan-card/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Mar 2009 01:18:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harinto</dc:creator>
				<category><![CDATA[NET, OS, IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harinto.wordpress.com/?p=352</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah cara share koneksi internet kabel dengan 2 LAN pada windows XP.
ada 4 langkah
1. Jaringan default dari kabel ISP
2. Setting windows agar bisa share koneksi
3. Setting IP pada tiap LAN card
4. Hubungkan LAN kedua dan silahkan browsing
Jaringan default dari kabel ISP
ISP via tv kabel-&#62;cable modem-&#62;LAN card komputer pertama, pastikan internetnya sudah hidup dan sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah cara share koneksi internet kabel dengan 2 LAN pada windows XP.</p>
<p>ada 4 langkah<br />
1. Jaringan default dari kabel ISP<br />
2. Setting windows agar bisa share koneksi<br />
3. Setting IP pada tiap LAN card<br />
4. Hubungkan LAN kedua dan silahkan browsing</p>
<p>Jaringan default dari kabel ISP<br />
ISP via tv kabel-&gt;cable modem-&gt;LAN card komputer pertama, pastikan internetnya sudah hidup dan sudah bisa browsing.</p>
<p>Settign windows agar bisa share koneksi<br />
start-&gt;Programs-&gt;accessories-&gt;Communications-&gt;Network Setup Wizard<br />
Next sampai muncul windows berikutnya</p>
<p>network-setu-wizard-pic2.jpg<br />
pilih sesuai petunjuk pada gambar<br />
network-setu-wizard-pic2.jpg</p>
<p>defaultnya adalah LAN Card yang konek ke internet. tinggal next saja sampai selesai. kalau minta di save ke disket di tolak jawab NO dan finish.</p>
<p>pastikan Internet Connection Sharing pada LAN properties pada komputer pertama yang terhubung ke cable modem terpilih.<br />
cek “Allow other network users to connect through this computer’s Internet connection”<br />
internet connection sharing</p>
<p>Setting IP pada tiap LAN card<br />
Setting LAN card yang ke Internet(komputer 1)- default dari teknisinya.<br />
- Obtain an IP address automaticaly<br />
- Obtain DNS Server Address Automatically</p>
<p>Setting LAN card yang menuju Komputer Lain (komputer 1):<br />
IP Address : 192.168.0.5<br />
Subnet Mask : 255.255.255.0<br />
Default Gateway : Kosongin aja<br />
DNS : Kosongin aja</p>
<p>Setting LAN Card pada komputer Lain(komputer 2,3,4,5,dsb):<br />
IP Address : 192.168.0.10<br />
Subnet Mask : 255.255.255.0<br />
Default Gateway : 192.168.0.5<br />
Prefered DNS Server : Samakan dengan DNS pada LAN yang konek ke Internet<br />
Alternate DNS Server : Samakan dengan DNS pada LAN yang konek ke Internet</p>
<p>Hubungkan LAN kedua dan silahkan browsing<br />
sambungkan LAN card anatara komputer 1 dan komputer 2 dengan menggunakan kabel cross. Silahkan browsing.</p>
<p>tambahan :<br />
bagi yang tidak tahu cara setting IP<br />
Start-&gt;Setting-&gt;Control Panels-&gt;Network Connections<br />
Klik kanan-&gt;Properties(pada Local Area Connection)<br />
pada Tab-&gt;general<br />
cari This connection use the following items-&gt;Internet Protocol(TCP/IP)<br />
klik properties-&gt;pada tab general pilih obtain an IP address automatically<br />
ini setting yang DHCP, untuk yang statik pilih Use this following IP address.</p>
<p>bagi yang tidak tau cara liat DNS<br />
Star-&gt;Setting-&gt;Control Panels-&gt;Network Connections<br />
klik kiri 2x pada LAN card yang konek ke internet<br />
pada Tab-&gt;Support<br />
ada tombol detail, disana ada yang namanya DNS server, itulah DNS dynamic yang diberikan oleh ISP anda.</p>
<p>note :<br />
1. gunakan kabel cross untuk menghubungkan lan card pc1 dan lan card pc2.<br />
2. gunakan kabel straight untuk menghubungkan cable modem dan lan card pc1.</p>
<p>ringkasan :<br />
1.pastikan koneksi internet dari ISP sudah jalan.<br />
2. share koneksi pada LAN card pertama.(lihat pada windows agar bisa share koneksi)<br />
3.setting IP, subnet mask, gateway dan dns pada tiap LAn card.<br />
4.selamat internet anda sudah di share<br />
5.jangan lupa gunakan kabel cross untuk menghubungkan lan card pc1 dan lan card pc2.<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8211;<br />
sumber: speedytutorial.blog.plasa.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.areksitiung.com/2009/03/11/cara-share-internet-dengan-2-lan-card/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Menjadi Network Engineer +</title>
		<link>http://www.areksitiung.com/2009/02/11/menjadi-network-engineer/</link>
		<comments>http://www.areksitiung.com/2009/02/11/menjadi-network-engineer/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Feb 2009 05:19:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harinto</dc:creator>
				<category><![CDATA[NET, OS, IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harinto.wordpress.com/?p=343</guid>
		<description><![CDATA[Apakah anda termasuk seorang network engineer yg merasa tidak ada peningkatan dalam karir? Atau anda suka merasa heran mengapa teman anda yg juga network engineer bisa meraih posisi tinggi atau pindah kerja ke tempat lain, bahkan ke negara lain, yg jauh lebih baik dari sekarang? Atau anda hanya penasaran dan ingin tahu bagaimana caranya memulai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah anda termasuk seorang network engineer yg merasa tidak ada peningkatan dalam karir? Atau anda suka merasa heran mengapa teman anda yg juga network engineer bisa meraih posisi tinggi atau pindah kerja ke tempat lain, bahkan ke negara lain, yg jauh lebih baik dari sekarang? Atau anda hanya penasaran dan ingin tahu bagaimana caranya memulai karir sebagai network engineer dan kemudian ingin menjadi lebih maju?</p>
<p>Pernahkah terpikirkan bahwa ada orang-orang yg bekerja sebagai network engineer biasa, sedangkan ada yg menjadi network engineer + (plus) bahkan ++ (plus plus)? Hal inilah yg menjadi pembeda antara satu engineer dgn engineer lainnya. Dan saya akan coba tuliskan apa-apa saja point plus tersebut di sini, berdasarkan pengalaman pribadi dan pengamatan selama berkarir di bidang networking. Walaupun fokus utamanya adalah network engineer namun beberapa prinsip bisa diaplikasikan buat engineer di bidang lainnya.</p>
<p>Ada 10 hal yg saya pikir harus dimiliki oleh setiap engineer. Dari 10 hal tersebut 2 yg terpenting dan menjadi dasar adalah pola pikir (mindset) dan sikap (attitude). Memiliki sebagian besar dari daftar ini akan membuat seseorang menjadi network engineer +. Memiliki semua hal di daftar, ditambah hal-hal lain yg sengaja tidak saya tuliskan di sini (misal: ketaatan beragama atau kemampuan mengorbankan hal pribadi demi mencapai tujuan) akan membuat seseorang menjadi engineer ++.</p>
<p>1 It Begins with Mindset</p>
<p>      Global:</p>
<p>Engineer plus selalu berpikir di level global. Kompetisi yg sebenarnya bukan berada di kantor kita yg sekarang, tapi ada di saat ketika orang-orang dari luar negri datang dan mengambil alih pekerjaan kita di negara sendiri. Pola pikir ini penting sehingga kita tidak menganggap rekan kerja kita sebagai kompetitor dan tidak radu-ragu untuk sharing ilmu maupun informasi.</p>
<p>      Positive:</p>
<p>Pola pikir positif membuat engineer plus dapat selalu mengambil manfaat dari setiap kejadian, apakah itu hal yg baik maupun yg buruk. Berpikir positif membuat kita tidak menjadi minder ataupun curiga yg tidak beralasan, selain itu juga membuat tidak sering mengeluh dan membuang waktu untuk mendiskusikan hal-hal yg tidak perlu.</p>
<p>      Observer &amp; Analytical:</p>
<p>Kemampuan berpikir yg dapat mengamati dan menganalisa adalah sangat penting untuk dimiliki. Engineer plus bisa memperhatikan banyak hal, baik yg terjadi berkaitan dgn dirinya maupun orang lain. Hasil pengamatan tsb kemudian dianalisa untuk dijadikan masukan dalam mengambil keputusan.</p>
<p>      Multiple Vantage Points:</p>
<p>Seringkali kita berhadapan dgn situasi dimana kita harus mengubah sudut pandang kita. Ini harus bisa dilakukan sehingga pada suatu konflik kita bisa mengerti hal-hal apa saja yg mempengaruhi argumen maupun alasan dari lawan bicara, misalnya. Kita juga perlu untuk mampu mengubah sudut pandang kita dari sisi detil menjadi dari sisi yg global atau biasa disebut helicopter view. Ini membuat kita bisa berpikir di luar konteks suatu masalah untuk mencari solusi baru atau think outside the box</p>
<p>      Reviewer:</p>
<p>Selain menjadi pengamat, menganalisa dan melihat suatu hal dari berbagai sudut pandang, adalah penting untuk selalu melakukan review dari segala hal yg kita amati maupun dari keputusan-keputusan yg kita ambil. Ini membuat kita mampu mengambil keputusan yg lebih baik di masa depan, dan juga membuat kita bisa mengerti lebih jelas tentang suatu permasalahan yg ada.</p>
<p>      Skeptical:</p>
<p>Pola berpikir skeptis sering diperlukan karena banyak hal di bidang engineering yg harus dibuktikan sendiri. Selalu bertanya: mengapa (why)? Bagaimana jika (how if)? Apakah ada cara lain (Is there any other way) ? Dan berbagai pertanyaan-pertanyaan curiosity lainnya.</p>
<p>      Priority Based:</p>
<p>Di tengah kesibukan yg mengharuskan untuk melakukan berbagai hal dalam waktu bersamaan, pola pikir yg mampu memberikan prioritas kepada hal yg lebih penting untuk dikerjakan terlebih dahulu menjadi sangat vital. Mengapa tidak saya tulis kemampuan berpikir ‘multi-tasking’ saja? Karena kita sebenarnya tidak pernah bisa benar-benar berpikir ttg hal yg berbeda dalam saat yg sama, sehingga selalu harus memilih hal apa yg harus dipikirkan terlebih dahulu.</p>
<p>      Strategic Dreamer:</p>
<p>Dunia ini berubah karena orang-orang yg berani bermimpi dan melakukan hal yg diperlukan untuk mewujudkan mimpinya. Setiap orang harus punya mimpi, harus punya sesuatu yg ingin diwujudkan, dan kemudian melakukan perencanaan untuk bisa benar-benar mencapainya. Pola pikir pemimpi sangat diperlukan untuk menghasilkan inovasi-inovasi baru.</p>
<p>      In the Moment:</p>
<p>Mempunyai perencanaan untuk masa datang itu penting. Tapi juga harus diingat bahwa menjalani masa yg sekarang itu juga penting. Jangan pernah berpikir bahwa project yg akan datang akan lebih baik dari yg sekarang, sehingga project yg sekarang hanya dikerjakan secukupnya. Apa yg kita miliki di tangan adalah hal terbaik yg kita punya, jadi selalulah punya perencanaan tapi jalani hidup di masa sekarang.</p>
<p>      Blink-based Decision Maker:</p>
<p>Engineer plus harus mampu untuk mengambil keputusan secara cepat dan mungkin dalam kondisi yg mendesak (misalnya ketika harus melakukan troubleshooting). Dalam buku Blink disebutkan pikiran kita sebenarnya mampu untuk menganalisa hanya beberapa informasi yg penting dari suatu permasalahan yang kemudian menjadi input dalam mengambil keputusan secara cepat.</p>
<p>2 Attitude is Everything</p>
<p>      Work Smart:</p>
<p>Orang mulai mengganti istilah work hard menjadi work smart untuk mereferensikan kemampuan kita dalam mendelegasikan pekerjaan (sehingga tidak perlu dikerjakan sendirian dan menghabiskan banyak waktu dan energi) juga menggunakan resource yg sudah ada, sehingga tidak perlu reinvent the wheel atau melakukan semuanya dari awal. Work hard itu tetap penting, tapi jika melakukannya dgn cara yg lebih tepat hasil yg didapat akan jauh lebih maksimal.</p>
<p>      Continuous Learner:</p>
<p>Bidang networking maupun IT secara umum menuntut setiap engineer untuk terus-menerus belajar dan memperbaiki diri. Hal ini membuat setiap orang yg ingin menjadi engineer plus harus mau keluar dari comfort zone, yaitu suatu kondisi dimana sudah terasa nyaman dan merasa tidak perlu mempelajari hal baru. Berhenti belajar berarti membiarkan orang-orang lain untuk mengambil alih apapun yg kita punyai di tangan.</p>
<p>      Self-motivated and Motivating:</p>
<p>Kemampuan memotivasi diri sendiri sangat penting terutama karena bekerja di bidang networking menuntut kita untuk terus belajar dan berkembang. Setiap orang pasti pernah merasa jenuh dan frustasi, sehingga sangat penting untuk mampu keluar dari kondisi itu dgn cepat. Selain itu akan jauh lebih baik jika kita mampu memotivasi orang lain. Ini berarti kita memiliki pola pikir dan sikap yg positif yg kita sebarkan ke orang-orang di sekitar.</p>
<p>      Adaptable, Elastic, Flexible:</p>
<p>Bekerja di bidang yg terus berubah dan berkembang membuat kita juga harus mampu beradaptasi dgn cepat. Kemampuan seorang engineer untuk tidak kaku dan mampu mengatasi perubahan yg tiba-tiba juga sangat penting misal ketika melakukan implementasi di project dan berhadapan dgn customer.</p>
<p>      Team Player:</p>
<p>Tidak semua orang mampu menjadi pemimpin team, oleh karena itu leadership tidak saya masukan di daftar. Namun kemampuan bekerja dalam sebuah team itu adalah suatu keharusan. Ini tidak hanya membuat kita harus berkomunikasi dgn team member lainnya, tapi juga harus bisa percaya dan membagi-bagi tugas, menerima secara positif dan mengerjakan bagian kita, serta saling mendukung rekan yg lain.</p>
<p>      Independent:</p>
<p>Meskipun kita harus mampu bekerja di dalam team, sangat penting juga bagi engineer plus untuk bisa bekerja secara mandiri dgn pengawasan yg minim. Ini berarti kita dituntut untuk bisa mengambil keputusan dalam berbagai kondisi tanpa meminta pengarahan.</p>
<p>      Responsibility and Integrity:</p>
<p>Engineer plus harus berani untuk step up, maju ke depan dan mengambil tanggung jawab. Selain itu sebagai seorang engineer harus memiliki integritas dalam memberikan solusi secara jujur. Dan sebenarnya salah satu kualitas engineer itu diukur dgn reputasinya dalam hal berani mempertanggung jawabkan semua keputusan yg diambil dan juga integritas yg dimiliki.</p>
<p>      Focus and Consistent:</p>
<p>Keinginan untuk mencapai tujuan (achiever) itu penting, tapi yg jauh lebih penting adalah proses untuk mencapai tujuan tsb yg harus dilakukan dgn memfokuskan diri dan konsisten. Jika kita mampu fokus dan terus-menerus secara konsisten melakukan hal-hal untuk mencapai tujuan, maka berdasarkan pengalaman tujuan itu pada akhirnya akan didapat.</p>
<p>      Able to Handle Situation Under Pressure:</p>
<p>Ini suatu sikap yg sangat penting karena sebagai engineer sering berada pada posisi yg penuh tekanan dan waktu yg sedikit untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Yg paling penting untuk diingat adalah dalam situasi sesulit apapun kita harus bisa tenang dan berpikir tentang keputusan apa yg harus diambil. Terdengar sulit pada awalnya namun bisa dilatih dgn pola pikir yg tepat dan pengalaman di lapangan.</p>
<p>      Never Give Up:</p>
<p>Orang sering bilang winners never quit, quitters never win. Ini adalah pernyataan yg sangat tepat. Selalulah merasa skeptis dan tidak mau menyerah sampai kita benar-benar mencapai tujuan. Berhenti di tengah-tengah suatu proses tidak akan memberikan hasil apa-apa, namun jika kita mampu memotivasi diri untuk terus maju maka biasanya hasil baiklah yg didapat.</p>
<p>3 Possess T Skill Set</p>
<p>Engineer plus tidak hanya harus memiliki skill set yg dalam di bidang tertentu, tapi juga mengerti skill dari hal yg lain hingga level tertentu. Sebagai contoh: seorang network engineer yg berfokus di MPLS dan core network dari Service Provider, juga sebaiknya mengetahui berbagai hal di luar itu seperti network security, wireless, LAN switching dan lain-lain. Contoh yg lebih global mungkin adalah seseorang yg mendalami network engineering sebaiknya juga mengerti sampai level tertentu hal-hal seperti Operating System, Application Security, mekanisme aplikasi Web dgn Database, relasi client – server dan sebagainya. Biasanya ini disebut sbg T skill set karena mempunya 1 skill yg mendalam tapi juga memiliki pengetahuan tentang hal lain meskipun tidak terlalu mendalam.</p>
<p>4 Broad Experience</p>
<p>Pengalaman buat seorang engineer adalah hal yg sangat penting. Seringkali pengalaman dapat mengubah pola pikir seseorang dan juga membentuk attitude. Sebaiknya setiap engineer itu merasakan pengalaman yg berbeda-beda. Ketika kita bekerja di suatu perusahaan dan merasa nyaman dgn pekerjaan yg kita lakukan, biasa disebut comfort zone, maka kemungkinan besar itu adalah saat yg tepat untuk pindah dan mencoba hal yg baru. Di bidang network engineering ini berarti kita sebaiknya mencoba berbagai pekerjaan dimulai dari engineer yg melakukan implementasi project, engineer yg melakukan troubleshooting, network designer, lead engineer yg harus mengalokasikan resource dan melakukan rencana implementasi, engineer yg melakukan integrasi antara produk dari satu vendor dgn vendor yg lain, dan seterusnya. Jika ada kesempatan untuk memperoleh pekerjaan yg lebih menantang, ambilah. Jika ada tawaran untuk ke luar negri untuk melakukan sesuatu yg baru, terima saja. Kemampuan menentukan prioritas sangat penting untuk bisa mengambil keputusan berat seperti pindah pekerjaan yg lebih menantang meskipun penghasilan yg lebih rendah, karena secara strategi pekerjaan yg baru itu bisa membantu dalam proses mencapai tujuan dan mimpi kita.</p>
<p>5 Certification is Not Everything but Necessary</p>
<p>Ini sudah sering saya bahas. Pengalaman itu sangat penting, namun sertifikasi bisa membantu dalam hal mempelajari sesuatu maupun ketika kita harus memasarkan diri kita ke luar negri. Siapa yg tahu sekolah tempat kita berasal? Atau mungkin perusahaan kita yg sekarang sama sekali tidak dikenal orang. Pada saat itu peran sertifikasi menjadi penting. Banyak orang yg bilang ini tidak bermanfaat tapi pengalaman saya pribadi membuktikan hal yg berbeda. Dan untuk bidang network engineering jika seseorang ingin memiliki T skill set mungkin bisa digambarkan dgn proses sertifikasi sbg berikut: memiliki CCIE di track Routing &amp; Switching, bisa bekerja di Service Provider karena memiliki skill CCIP, mengerti VOIP sampai di tingkat CCVP, bisa mendesain network dgn memiliki CCDP, tahu security sampai di level CCSP ataupun Ethical Hacker, CISSP sampai SANS Institute, punya sertifikasi wireless dari organisasi non vendor seperti Planet3, mengerti operating system minimal Windows dan Linux, ambil sertifikasinya jika perlu dan seterusnya.</p>
<p>6 Communication Skill</p>
<p>Memiliki ide-ide baru yg orisinil itu penting, tapi mampu menyampaikan ide itu jauh lebih penting. Kemampuan berkomunikasi dimulai dari kemampuan untuk berdiskusi, mendengarkan dan menyampaikan pendapat. Setelah itu engineer plus harus mampu melakukan presentasi, baik itu presentasi teknikal maupun menterjemahkan bahasa teknis ke orang awam yg merupakan decision maker seperti manager maupun direktur. Kemampuan mendokumentasikan hal-hal yg sudah dikerjakan dalam project, atau membuat dokumen untuk proposal dan menjawab tender juga penting sekali. Satu hal yg saya pernah sebutkan: English is inevitable. Sebagai engineer yg harus mampu bersaing secara global bahasa inggris itu tidak bisa dihindarkan. Mulailah dgn belajar membaca buku-buku literatur yg berbahasa Inggris, kemudian coba bekomunikasi tulisan seperti email maupun chatting. Setelah itu kita harus mampu mendengarkan percakapan tanpa text. Dan tahap terakhir adalah berbicara. Sepertinya susah tapi bisa dilakukan. Dan bahasa itu harus dipergunakan, tidak bisa kita hanya mengambil kursus tanpa pernah melatih untuk menggunakannya secara terus-menerus.</p>
<p>7 In the Right Community, For the Right Community</p>
<p>Selalulah berada di lingkungan yg tepat. Bergaul dgn orang-orang yg positif sehingga kita bisa menjadi orang yg positif juga. Bergabung dgn orang-orang yg bermimpi dan berkeinginan untuk maju sehingga kita pun menjadi semangat untuk maju. Jangan membuang-buang waktu untuk berada dgn orang yg pesimis. Hindari konflik di pekerjaan dan juga gosip. Kadang di pekerjaan itu berlaku prinsip every man for himself. Bukan berarti kalo kita mendengar kabar bahwa ada yg naik gaji kita juga jadi menuntut hal yg sama. Bukan juga berarti kalo kita bekerja keras sehingga akhirnya mendapat bonus dari perusahaan semua orang harus mendapat hal yg sama. Dgn bergabung di komunitas yg tepat, kita bisa saling berbagi pengalaman dan informasi. Satu hal yg harus diingat, kemampuan berkomunikasi dan saling menghormati dalam suatu komunitas itu penting. Misalnya kita bergabung dgn suatu milis, kita harus tahu cara bertanya dan juga menghargai orang lain dgn menerima kenyataan bahwa tidak setiap saat pertanyaan kita akan dijawab. Jawablah pertanyaan orang dan bagilah informasi jika kita ingin mendapatkan hal yg serupa.</p>
<p>8 Know How to Market Yourself</p>
<p>Banyak orang yg mampu membuat barang yg bagus tapi tidak mampu memasarkannya. Sama dgn engineer, banyak yg bisa membangun skill, pola pikir dan sikap, sertifikasi yg dan pengalaman yg banyak, tapi tidak mengerti bagaimana bisa memasarkan dirinya. Profil yg bagus itu penting namun harus bisa dilihat orang. Kita menjual dan harus mendapat pembeli yg tepat. Luaskan wawasan dan tambah lingkaran kontak kita, dimulai dgn memanfaatkan jaringan social networking yg ada di Internet seperti Linkedin. Kita juga bisa memposting CV kita secara online di website yg menawarkan service buat pencari kerja seperti monster, jobsdb dan lain-lain biarpun cara paling ampuh untuk mendapat pekerjaan sebenarnya adalah melalui referensi. Selain itu bergabunglah dgn komunitas melalui milis-milis dan jadilah member yg aktif. Jika ada pertemuan-pertemuan seperti seminar atau workshop baik dgn vendor maupun pihak lainnya, usahakan untuk ikut sehingga bisa bertemu banyak orang lain yg seprofesi. Pada saatnya nanti mungkin kita harus bisa menulis dan berbicara di depan publik. Menulis baik itu buku maupun di blog bisa menjadi cara yg ampuh untuk mengenalkan diri kita ke lingkaran yg lebih luas. Internet sudah banyak menawarkan alat untuk memasarkan diri, gunakan dan manfaatkan sebaik-baiknya.</p>
<p>9 Follow Your Heart</p>
<p>Engineer plus melakukan apa yg dia sukai. Selalu merasa excited dgn apa yg kita lakukan adalah kunci keberhasilan, sehingga sangat penting untuk melakukan apa yg kita percayai dan sukai. Bekerja di bidang yg menuntut untuk terus belajar dan berkembang sangat sulit untuk dilakukan jika tidak benar-benar suka. Mulailah dari niat yg benar. Ajukan pertanyaan ke diri sendiri: apakah ini yg benar-benar kita sukai dan ingin kita lakukan untuk beberapa tahun ke depan? Jangan pernah ikut-ikutan hanya karena mendengar cerita orang maupun karena permintaan pasar yg sedang tinggi. Hindari untuk mendengarkan hal-hal yg masih ‘katanya’. Temukan apa yg diinginkan, biarkan hati kita memberi isyarat tentang itu, dan jalankan tanpa ragu.</p>
<p>10 Best Advice: Work Hard is Not Enough</p>
<p>Saya beberapa waktu yg lalu mendapat sebuah advice bahwa kerja keras saja tidak cukup. Ini bukan berarti kerja keras itu tidak penting, namun jangan pernah beranggapan bahwa kita seharusnya dapat bonus karena sudah bekerja keras. Di lingkungan yg sangat kompetitif ini umumnya semua orang bekerja keras. Dan kita semua sudah dibayar oleh perusahaan untuk itu. Jadi daripada mengeluh dan berpikir bahwa perusahaan tidak fair karena tidak memberi imbal balik atas jerih payah kita, sebaiknya berpikir hal lain apa yg bisa kita lakukan untuk membuat diri kita lebih. Do something extra. Lakukan hal diluar hal yg seharusnya kita lakukan meskipun tidak diminta oleh perusahaan. Sumbangkan dan bagilah ilmu untuk rekan-rekan maupun komunitas yg lebih besar. Tawarkan diri untuk melatih teman-teman yg baru bergabung dgn perusahaan, misalnya. Coba perbaiki proses yg sudah ada dan usulkan hal tersebut. Lakukan hal-hal diluar tugas kita untuk menjadikan sesuatu yg lebih baik, demi kepentingan perusahaan, komunitas dan diri kita sendiri.</p>
<p>One Million Dollar Question</p>
<p>Sekarang tiba saatnya untuk mengajukan one million dollar question, pertanyaan yg paling penting: setelah memiliki dan melakukan semua hal yg di atas, kapan kita akan memperoleh hasilnya, baik itu berupa tawaran untuk pindah ke tempat yg lebih baik atau gaji yg lebih tinggi? Tidak ada jaminan untuk itu. Ya, sekali lagi saya tekankan tidak ada jaminan ketika anda menjadi engineer plus anda langsung mendapatkan gaji tinggi dan karir yg bagus sesuai idaman. Tapi pengalaman membuktikan hal ini. Hal ini disebabkan karena jumlah orang yg mau menjadi engineer plus itu sedikit (yap, kata kuncinya: mau. Karena untuk memiliki dan melakukan semua yg ada di daftar itu adalah pilihan). Dan pasar selalu membutuhkan orang-orang tersebut. Sehingga harusnya mereka yg memilih untuk menjadi engineer plus maupun engineer plus plus tidak perlu kuatir akan jawaban dari pertanyaan ini. Yang paling penting adalah: selalu memperbaiki diri dan setiap saat berusaha menjadi lebih baik dari sebelumnya. Hasilnya akan datang sendiri tanpa perlu ditunggu. Insya Allah.</p>
<p>Source : http://himawan.blogsome.com/2008/02/29/menjadi-network-engineer/<br />
*Tulisan ini aku sadur untuk mengingatkan diriku sendiri agar dapat menjadi lebih baik dan jauh lebih baik dari waktu ke watku dalam meraih cita-cita</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.areksitiung.com/2009/02/11/menjadi-network-engineer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>14 Hacker Terbaik Dunia</title>
		<link>http://www.areksitiung.com/2009/02/01/14-hacker-terbaik-dunia/</link>
		<comments>http://www.areksitiung.com/2009/02/01/14-hacker-terbaik-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Feb 2009 11:14:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harinto</dc:creator>
				<category><![CDATA[NET, OS, IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harinto.wordpress.com/?p=336</guid>
		<description><![CDATA[Hacker adalah orang yang mempelajari, menganalisa, dan selanjutnya bila menginginkan, bisa membuat, memodifikasi, atau bahkan mengeksploitasi sistem yang terdapat di sebuah perangkat seperti perangkat lunak komputer dan perangkat keras komputer seperti program komputer, administrasi dan hal-hal lainnya , terutama keamanan.
Berikut beberapa profile 14 Hacker Terbaik Dunia untuk saat ini :
1. Kevin Mitnick
Kevin adalah hacker pertama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hacker adalah orang yang mempelajari, menganalisa, dan selanjutnya bila menginginkan, bisa membuat, memodifikasi, atau bahkan mengeksploitasi sistem yang terdapat di sebuah perangkat seperti perangkat lunak komputer dan perangkat keras komputer seperti program komputer, administrasi dan hal-hal lainnya , terutama keamanan.<br />
Berikut beberapa profile 14 Hacker Terbaik Dunia untuk saat ini :</p>
<p>1. Kevin Mitnick<br />
Kevin adalah hacker pertama yang wajahnya terpampang dalam<br />
poster “FBI Most Wanted”.<br />
Kevin juga seorang “Master of Deception” dan telah menulis buku yang berjudul “The Art of Deception”.<br />
Buku ini menjelaskan berbagai teknik social engineering untuk mendapatkan akses ke dalam sistem.</p>
<p>2. Linus Torvalds<br />
Seorang hacker sejati, mengembangkan sistem operasi Linux yang merupakan gabungan dari “LINUS MINIX”.<br />
Sistem operasi Linux telah menjadi sistem operasi “standar” hacker.<br />
Bersama Richard Stallman dengan GNU-nya membangun Linux versi awal dan berkolaborasi dengan programmer, developper dan hacker seluruh dunia untuk mengembangkan kernel Linux.</p>
<p>3. John Draper<br />
Penemu nada tunggal 2600 Herz menggunakan peluit plastik yang merupakan hadiah dari kotak sereal.<br />
Merupakan pelopor penggunaan nada 2600 Hz dan dikenal sebagai Phone Phreaker (Phreaker, baca: frieker)<br />
Nada 2600 Hz digunakan sebagai alat untuk melakukan pemanggilan telepon gratis.<br />
Pada pengembangannya, nada 2600 Hz tidak lagi dibuat dengan peluit plastik, melainkan menggunakan alat yang disebut “Blue Box”.</p>
<p>4. Mark Abene<br />
Sebagai salah seorang “Master of Deception” phiber optik, menginspirasikan ribuan remaja untuk mempelajari sistem internal telepon negara. Phiber optik juga dinobatkan sebagai salah seorang dari 100 orang jenius oleh New York Magazine.<br />
Menggunakan komputer Apple , Timex Sinclair dan Commodore 64.<br />
Komputer pertamanya adalah Radio Shack TRS-80 (trash-80).</p>
<p>5. Robert Morris<br />
Seorang anak dari ilmuwan National Computer Security Center yang merupakan bagian dari National Security Agencies (NSA).<br />
Pertama kali menulis Internet Worm yang begitu momental pada tahun 1988.<br />
Meng-infeksi ribuan komputer yang terhubung dalam jaringan.</p>
<p>6. Richard Stallman<br />
Salah seorang “Old School Hacker”, bekerja pada lab Artificial Intelligence MIT.<br />
Merasa terganggu oleh software komersial dan dan hak cipta pribadi.<br />
Akhirnya mendirikan GNU (baca: guhNew) yang merupakan singkatan dari GNU NOT UNIX.<br />
Menggunakan komputer pertama sekali pada tahun 1969 di IBM New York Scintific Center saat berumur 16 tahun.</p>
<p>7. Kevin Poulsen<br />
Melakukan penipuan digital terhadap stasiun radio KIIS-FM, memastikan bahwa ia adalah penelpon ke 102 dan memenangkan porsche 944 S2.</p>
<p>8. Ian Murphy<br />
Ian Muphy bersama 3 orang rekannya, melakukan hacking ke dalam komputer AT&amp;T dan menggubah seting jam internal-nya.<br />
Hal ini mengakibatkan masyarakat pengguna telfon mendapatkan diskon “tengah malam” pada saat sore hari, dan yang telah menunggu hingga tengah malam harus membayar dengan tagihan yang tinggi.</p>
<p>9. Vladimir Levin<br />
Lulusan St. Petersburg Tekhnologichesky University.<br />
Menipu komputer CitiBank dan meraup keuntungan 10 juta dollar.<br />
Ditangkap Interpol di Heathrow Airport pada tahun 1995</p>
<p>10. Steve Wozniak<br />
Membangun komputer Apple dan menggunakan “blue box” untukkepentingan sendiri.</p>
<p>11. Tsutomu Shimomura<br />
Berhasil menangkap jejak Kevin Mitnick.</p>
<p>12. Dennis Ritchie dan Ken Thomson<br />
Dennis Ritchie adalah seorang penulis bahasa C, bersama Ken Thomson menulis sistem operasi UNIX yang elegan.</p>
<p>13. Eric Steven Raymond<br />
Bapak hacker. Seorang hacktivist dan pelopor opensource movement.<br />
Menulis banyak panduan hacking, salah satunya adalah: “How To Become A Hacker” dan “The new hacker’s Dictionary”.<br />
Begitu fenomenal dan dikenal oleh seluruh masyarakat hacking dunia.<br />
Menurut Eric, “dunia mempunyai banyak persoalan menarik danmenanti untuk dipecahkan”.</p>
<p>14. Johan Helsingius<br />
Mengoperasikan anonymous remailer paling populer didunia.</p>
<p>sumber: om google</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.areksitiung.com/2009/02/01/14-hacker-terbaik-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bahaya di Balik Penggunaan Mouse Optic</title>
		<link>http://www.areksitiung.com/2009/01/19/bahaya-di-balik-penggunaan-mouse-optic/</link>
		<comments>http://www.areksitiung.com/2009/01/19/bahaya-di-balik-penggunaan-mouse-optic/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jan 2009 01:21:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harinto</dc:creator>
				<category><![CDATA[NET, OS, IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harinto.wordpress.com/?p=311</guid>
		<description><![CDATA[Mouse optic, mungkin sudah banyak pengguna computer yang sudah menggunakan benda kecil ini. Namun, tahukah Anda bahwa mouse optic dapat memberikan efek samping kepada penggunanya?
Ketika menggunakan mouse optic, pengguna tentunya lebih merasa nyaman ketimbang menggunakan shortcut dari keyboard langsung. Namun, kenyamanan dari mouse optic juga membawa efek samping yang bisa membahayakan pengguna. Kira-kira semenjak tiga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mouse optic, mungkin sudah banyak pengguna computer yang sudah menggunakan benda kecil ini. Namun, tahukah Anda bahwa mouse optic dapat memberikan efek samping kepada penggunanya?</p>
<p>Ketika menggunakan mouse optic, pengguna tentunya lebih merasa nyaman ketimbang menggunakan shortcut dari keyboard langsung. Namun, kenyamanan dari mouse optic juga membawa efek samping yang bisa membahayakan pengguna. Kira-kira semenjak tiga tahun setelah dirilisnya mouse optic pertama oleh Microsoft, telah ditemukan bahwa terdapat ribuan kasus kelainan pada jaringan tangan akibat radiasi yang dipancarkan mouse optic. Mouse optic bekerja dengan memancarkan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi ke permukaan di bawahnya. Frekuensi yang digunakan lebih tinggi daripada handphone.</p>
<p>Mungkin sudah banyak pengguna yang mengetahui, bahwa telapak tangan dan kaki merupakan pusat ujung-ujung syaraf tubuh. Oleh karena itu, radiasi dari mouse bisa dirasakan di telapak tangan dan dapat mempengaruhi kesehatan pengguna. Menurut pengamatan dari badan kesehatan dunia, WHO, radiasi dari mouse setara 5 kali radiasi handphone, dan akan lebih berbahaya jika mouse optic dipegang terus-menerus oleh pengguna computer.</p>
<p>Untuk product mouse optic berkualitas rendah, pengaruh radiasi elektromagnetik akan lebih terasa. Hal ini dikarenakan untuk product yang bagus telah menggunakan pelindung (shield) di mouse optic guna melindungi pergelangan tangan. Oleh karena adanya bahaya yang cukup mengkhawatirkan ini, perusahaan besar seperti WHO, GreenPeace, dan CNN sudah menghentikan penggunaan optical mouse untuk seluruh kegiatan di kantornya. Sementara untuk Microsoft dan IBM telah saling bekerja sama untuk pembuatan pointer device yang lebih aman, dengan dana sekitar $2 miliar.</p>
<p>Untuk itu, pengguna dapat mulai membiasakan menggunakan mouse hanya saat diperlukan, dan mungkin dapat lebih berlatih menggunakan shortcut keyboard, seperti &#8220;Ctrl-V&#8221; untuk paste, dan sebagainya.</p>
<p>sumber:beritanet.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.areksitiung.com/2009/01/19/bahaya-di-balik-penggunaan-mouse-optic/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Idiots On The Computer</title>
		<link>http://www.areksitiung.com/2009/01/09/idiots-on-the-computer/</link>
		<comments>http://www.areksitiung.com/2009/01/09/idiots-on-the-computer/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 09 Jan 2009 18:22:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harinto</dc:creator>
				<category><![CDATA[NET, OS, IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harinto.wordpress.com/?p=303</guid>
		<description><![CDATA[Jika Anda merasa gaptek soal komputer, jangan kuatir. Bukan Anda saja
yangmerasa demikian. Jim Cartlon, seorang jurnalis Wall Street Journal,
baru-baru ini mengumpulkan keluhan dari para konsumen komputer Amerika.
Dan ternyata keluhan mereka jauh lebih &#8220;idiot&#8221; daripada yang kita kira.
Berikut petikan keluhan2 konsumen itu :
1. Compaq pernah mempertimbangkan untuk mengubah perintah &#8220;Press ANY
Key&#8221; menjadi &#8220;Press ENTER Key&#8221; dikarenakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika Anda merasa gaptek soal komputer, jangan kuatir. Bukan Anda saja<br />
yangmerasa demikian. Jim Cartlon, seorang jurnalis Wall Street Journal,<br />
baru-baru ini mengumpulkan keluhan dari para konsumen komputer Amerika.<br />
Dan ternyata keluhan mereka jauh lebih &#8220;idiot&#8221; daripada yang kita kira.<br />
Berikut petikan keluhan2 konsumen itu :</p>
<p>1. Compaq pernah mempertimbangkan untuk mengubah perintah &#8220;Press ANY<br />
Key&#8221; menjadi &#8220;Press ENTER Key&#8221; dikarenakan banyaknya telefon yang<br />
menanyakan letak tombol &#8220;ANY&#8221; di keyboard.</p>
<p>2. AST Technical Support menerima laporan konsumen karena kesulitan<br />
menggunakan mouse. Saat Techinal Support berkunjung, mereka menemukan<br />
mouse tersebut tidak bisa digunakan&#8230; karena masih terbungkus rapi di<br />
dalam plastiknya. Penggunanya (seorang wanita) punya phobia (ketakutan)<br />
pada mouse (tikus) sehingga tidak berani mengeluarkannya dari dalam<br />
plastik.</p>
<p>3. Di tahun 1980-an, ketika disket masih berukuran besar, Teknisi Compaq<br />
pernah menerima keluhan seorang konsumen yang disketnya tidak terbaca<br />
oleh drive-disk komputer. Setelah diselidiki, ternyata konsumen itu<br />
sebelumnya memasukkan disket ke dalam mesin tik dan mengetikkan label<br />
yang tertempel di disket itu.</p>
<p>4. Sebuah keluhan lain dari konsumen AST yang mengatakan disket mereka<br />
terkena virus yang sulit dibersihkan. Petugas AST meminta orang itu<br />
mengirimkan kopi disket yang terinfeksi itu untuk dipelajari. Beberapa<br />
hari kemudian, petugas AST menerima foto kopi disket dari konsumen<br />
tersebut.</p>
<p>5. Seorang konsumen DELL mengeluhkan kalau dia tidak dapat mengirimkan<br />
fax via komputer. Setelah diarahkan selama 40 menit lewat telepon,<br />
petugas DELL menemukan kalau konsumen itu mencoba mengefax via komputer<br />
dengan cara menempelkan kertas yang akan di fax di depan monitor.</p>
<p>6. Seorang konsumen DELL lain mengeluh karena keyboard yang digunakannya<br />
sudah tidak bisa berfungsi sejak dibersihkan. Ketika ditanya caranya<br />
membersihkan keyboard, dia menjelaskan, &#8220;Saya mencuci dan menggosok<br />
semua bagian keyboard dengan sabun, lalu membilasnya dengan air, dan<br />
menjemurnya.&#8221;</p>
<p>7. Seorang konsumen DELL marah besar karena tidak bisa menyalakan<br />
komputer yang baru dibelinya. &#8220;Semua sudah terpasang dengan baik. Tapi<br />
setiap kali saya tekan pedal kaki , tidak terjadi apa-apa.&#8221; Setelah<br />
diselidiki ternyata &#8220;pedal kaki&#8221; yang dimaksud orang itu adalah : mouse.</p>
<p>8. Seorang lagi konsumen DELL marah besar karena komputer barunya tidak<br />
nyala. Dia menjelaskan semua sudah terpasang dengan benar, dan ketika<br />
dia menunggu selama 20 menit, tidak terjadi apa-apa pada komputernya.<br />
Ketika teknisi DELL menanyakan apakah &#8220;power switch&#8221; sudah dinyalakan,<br />
dia balik bertanya, &#8220;Power switch apa?&#8221;</p>
<p>9. Berikut adalah tanya-jawab antara petugas Novell NetWire dengan<br />
seorang konsumen :</p>
<p>Penelepon : Hallo, dengan Tech Support?<br />
Novell : Ya, bisa dibantu?<br />
Penelepon : Tatakan gelas di PC saya patah. Apa mungkin saya bisa<br />
menggantinya?<br />
Novell : Tatakan gelas ? Apakah itu hadiah saat Anda membeli komputer?<br />
Penelepon : Tidak. Tatakan gelas ini sudah ada di komputer saya. Dan<br />
ketika saya meletakkan gelas saya di atasnya, tatakan itu patah. Yang<br />
saya ketahui, di bagian depan tatakan itu ada tulisan &#8220;CD-ROM, 16X&#8221;.</p>
<p>(Saat itu juga, petugas Novell langsung mematikan telepon dan tertawa<br />
terpingkal-pingkal. ..)</p>
<p>Smile &amp; Laugh&#8230;!!!! ^_^</p>
<p>sumber:wullynice.blogspot.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.areksitiung.com/2009/01/09/idiots-on-the-computer/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>12 Model Infrastruktur IT Untuk SOHO</title>
		<link>http://www.areksitiung.com/2009/01/06/12-model-infrastruktur-it-untuk-soho/</link>
		<comments>http://www.areksitiung.com/2009/01/06/12-model-infrastruktur-it-untuk-soho/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Jan 2009 18:25:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>harinto</dc:creator>
				<category><![CDATA[NET, OS, IT]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://harinto.wordpress.com/?p=294</guid>
		<description><![CDATA[Bagai mana cara menjadi technicall support yang handal, dalam sebuah perusahaan yang
berskala menengah ke bawah ?
Seperti yang kita tahu, perusahaan skala menengah minim akan budget IT, namun banyak
juga perusahaan besar yang tidak menerapkan Infrastruktur IT nya dengan baik, sebagai
teknikal support mungkin kira slalu merasa bingung, tidak ada masa depan, seperti
tukang servis, dan kalimat lainya yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagai mana cara menjadi technicall support yang handal, dalam sebuah perusahaan yang<br />
berskala menengah ke bawah ?<br />
Seperti yang kita tahu, perusahaan skala menengah minim akan budget IT, namun banyak<br />
juga perusahaan besar yang tidak menerapkan Infrastruktur IT nya dengan baik, sebagai<br />
teknikal support mungkin kira slalu merasa bingung, tidak ada masa depan, seperti</p>
<p>tukang servis, dan kalimat lainya yang membuat kita jadi tidak bersemangat untuk<br />
bekerja dan berkarir melalui jalur tersebut.</p>
<p>Jika sekarang dalam situasinya kita menjadi seorang support onsite, pada sebuah<br />
perusahaan, sanggupkah kita menjawab semua ini:<br />
sanggup kah kita menghandle 100PC lebih ?<br />
sanggpukah kita memaintain keseluruhanya ?<br />
sanggupkah kita memaintain server dan aplikasinya ?<br />
jika kita bekerja sendiri atau maksimal 2 orang ?</p>
<p>kalau saya yang di berikan pernyataan seperti itu, saya akan bilang sanggup, karena saya<br />
mengikuti model infrastruktur IT seperti yang ada di bawah ini, dengan model ini<br />
diharapkan seorang teknikal support akan lepas dari rutinitas nya, dan bisa lebih ber<br />
eksplorasi untuk memajukan sistem IT perusahaan, tampa harus terikat dengan rutinitas,<br />
dan meluangkan banyak waktu.</p>
<p>12 hal yang harus kita perhatikan adalah</p>
<p>1. Sentralisasi Aplikasi</p>
<p>Beberapa hal yang patut kita perhatikan untuk membuat sentralisasi aplikasi ini<br />
maksudnya adalah untuk memudahkan client pc memanfaatkan sumber daya secara<br />
bersama sama misalnya saja<br />
antivirus server</p>
<p>Membuat antivirus menjadi tersentral sangatlah baik untuk menghemat koneksi internet,<br />
sehingga, masing masing client pc tidak perlu mengupdate antivirus / antispywarenya<br />
langsung ke internet, cukup melalui server saja, walaupun begitu kita tidak harus<br />
membeli antivirus server, kita bisa pakai antivirus yang free (spt calmav, avg free, dsb),<br />
hanya saja kita perlu mengetahui skematik cara kerja proses update antivirus, dan kita<br />
bisa membuat batch file yang akan di letakan di schedule task client pc.</p>
<p>pada dasarnya, model kerja proses update antivirus itu mirip mirip, ada yang def nya<br />
terdiri dari 1 file, 1 folder, ada yang beberapa file, ada yang di zip dsb, sehingga intinya<br />
kita hanya perlu mengkopikan definisi tersebut ke client pc, masalahnya kita perlu<br />
mencari tahu file file apa saja yang di update oleh antivirus sewaktu dia sedang<br />
melakukan proses update koneksi ke internet, untuk mencari itu, gunakan software untuk<br />
memonitor file ( ada banyak freeware di google, ketikan saja “file monitor” )<br />
jadi, folder def antivirus itu bisa di share melalui jaringan, dan pc client bisa membuat<br />
map langsung ke folder tersebut, sehingga di pc client jangan lupa untuk memasukan<br />
batch file kedalam schedule task dan atur waktu update client tersebut.</p>
<p>untuk membuat map / tidak, hanya akan mempermudah proses pembuatan batch filenya<br />
saja, sedangkan untuk proses membuat batch file diperlukan kemampuan batch dos<br />
programming (windows) dan shell (dilinux), untuk lebih detail nya bisa merujuk ke<br />
artikel saya sebelumnya tentang batch file.</p>
<p>Print Server<br />
Selain itu, kita bisa membuat shared printer juga di server ini baik itu ke printer langsung<br />
ataupun ke pdf server, kita tinggal install aplikasinya dan share langsung, sehingga ini<br />
akan menghemat biaya untuk membeli print server yang bisa seharja 1jt an<br />
DHCP dan domain controller<br />
atau kalau komputernya memadai kita bisa buat dhcp server dan domain, built in di 1<br />
tempat.</p>
<p>2. Data Center<br />
Untuk menghemat spesifikasi komputer dan menjaga keamanan data, sebaiknya di buat<br />
sebuah data center kecil atau bisa disebut juga dengan NAS ( Network Attach Storage)<br />
bentuk NAS ini ber variasi, ada yang built in, dan ada yang bikin sendiri, kalau mau bikin<br />
sendiri sangatlah mudah, bisa dengan windows ataupun dengan Linux, kalau windows<br />
memberikan kemudahan pengaturan hak akses untuk folder yang langsung terintegrasi<br />
dengan domain controller, begitu juga linux, mungkin kesulitanya terletak pada saat<br />
proses upgrade kita harus meng set mounting drive baru dan membuat samba lagi<br />
kedalam nya.</p>
<p>Untuk membuat NAS ini gunakan saja PC dengan spesifikasi se adanya, dan di sesuaikan<br />
OS nya, kalau pentium 2, bisa pakai LINUX NAS LITE, atau kalau spesifikasinya lebih<br />
memadai dan ada licens windows 2000 bisa pakai Windows saja.</p>
<p>Spec hardware Rekomendasi saya adalah:<br />
Pentium 3 processor 800 &#8211; 1ghz<br />
RAM 256 &#8211; 512mb<br />
SATA / PATA Controller Card (pci)<br />
Harddisk sebanyak2 nya ( sesuaikan dengan kebutuhan anda )<br />
Ethernet card<br />
Windows 2000<br />
Minimum<br />
Pentium 2<br />
Ram 128<br />
SATA / PATA Controller card (pci)<br />
Harddisk<br />
Ethernet card<br />
Linux NAS LITE</p>
<p>untuk grafis nya, pilih yang ada saja, atau kalau mau mencari di toko, bisa memilih grafis<br />
seken yang paling murah, karna kita tidak membnutuhkan grafis yang memadai disini,<br />
onboard lebih bagus.</p>
<p>sedangkan NAS yang built in sudah mulai banyak dipasarkan, dengan harga yang tidak<br />
begitu mahal, menyediakan berbagai interface USB, LAN, dan bahkan ada yang Sudah<br />
support dengan USB LAN dan FIREWIRE, dan ngga tanggung tanggung, ada juga yang<br />
didalamnya sudah ada disk nya, yang bisa di upgrade.</p>
<p>biasanya untuk NAS box yang built in ini untuk mengkonfigurasinya melalui media web<br />
interface, core engine nya juga berbasis linux kok, biasanya di dalamnya sudah ada ftp<br />
server, web server, folder access management, dll, sebelum membeli cek dulu feature<br />
yang di butuhkan untuk ke depanya, supaya tidak menyesal di kemudian hari<br />
Selain itu, jangan letakan mp3 atau file streaming di dalam NAS ini, karena kinerjanya<br />
akan mengalami penurunan disaat banyak yang men streaming file, dan proses<br />
fragmentasi filenya pun akan cepat meningkat, dan kitapun akan kerepotan nantinya.</p>
<p>dengan menggunakan model seperti ini, ini akan menghemat disk yang ada di pc client,<br />
kalau kita merakit pc client kita bisa pilih disk yang 20Gb (kalau masih ada), karena<br />
untuk data mereka tidak perlu simpan di pc nya, sentral kan saja, akan lebih mudah.<br />
sehingga dengan adanya NAS ini kita bisa:</p>
<p>menyimpan data dan hak aksesnya berdasarkan seseorang, group, dll<br />
Kita bisa meletakan aplikasi portabel untuk troubleshooting pc<br />
Menyimpan kumpulan driver / update dan patch os terbaru<br />
dan kesemuanya itu tersentral</p>
<p>3. Backup Center<br />
Untuk backup center ini secara fungsional kita harus memilikinya, kita boleh gunakan<br />
NAS kita (limit budget) untuk itu atau kita membuat 1 NAS lagi yang isinya Backup<br />
data, Backup ini bisa juga di gunakan untuk membackup NAS yang sudah ada<br />
sebelumnya, maklum saja, kalau NAS nya berbasis Linux, dan di map oleh windows,<br />
pada saat terkena virus ini akan membahayakan data yang ada didalam NAS tersebut, jadi<br />
walau bagaimanapun backup ini sangat berperan penting.</p>
<p>selain itu, data internal client pc pun butuh di backup, semisalnya tidak tertolong lagi dan<br />
harus di reformat, misalnya data outlook, profile, favorite, dsb, jadi kebutuhan backup ini<br />
sangatlah penting untuk kelangsungan kerja ruang lingkup sistem.<br />
jadi dapat disimpulkan fungsi utama dari backup ini adalah:</p>
<p>Untuk membackup image<br />
Image adalah replika sebuah partisi yang di kompress kedalam 1 file, Maksudnya adalah,<br />
buatlah sebuah image dari sebuah komputer yang baru di fresh install, masukan semua<br />
default software yang ada beserta konfigurasi nya, sebagai contoh:</p>
<p>install lah pc baru yang kosong dengan aplikasi berikut<br />
drivers<br />
office<br />
antivirus<br />
antispyware<br />
codec<br />
printer<br />
image viewer<br />
pdf viewer<br />
win-amp<br />
firefox browser + plugin<br />
VNC Server<br />
ip Identify tools</p>
<p>konfiguration file (misalnya, batch file untuk update antivirus, untuk backup data, untuk<br />
map network drive, dan lainya)<br />
lalu, gunakan norton ghost, untuk membuat image pada partisi tersebut, untuk proses<br />
pembuatanya bisa gunakan minipe windows live cd, nah nantinya file image itu dapat<br />
disimpan di dalam backup drive, dan pada saat ada pc yang komputernya tidak tertolong<br />
lagi, kita dapat mengembalikan pc dengan waktu yang sangat cepat tampa harus<br />
menginstall ulang, tentunya untuk memudahkan proses restorasi OS yang sudah rusak<br />
namun untuk itu kita harus membuat ftp server pada backup drive untuk memudahkan<br />
proses transfer file image ke komputer yang akan di restore.</p>
<p>Untuk membackup file file konfigurasi<br />
file file penting user yang akan di reinstall ulang pc nya dapat disimpan disini batch,<br />
library, outlook pst, addressbook, favorite, dll</p>
<p>Untuk memabackup NAS Sebelumnya<br />
walau bagaimanapun data center adalah aset data yang harus di lindungi, karena semua<br />
user datanya tersimpan di dalam data center, sehingga backup NAS itu sendiri pun<br />
diperlukan, jika masing masing NAS (Data center dan Backup) terdapat service ftp di<br />
dalamnya kita bisa menggunakan FTP Synchronizer untuk membackup kedua server<br />
tersebut, atau dengan bacth file hanya dalam hitungan klik</p>
<p>4. Remote System<br />
Remote system akan sangat bermanfaat bagi para teknikal support yang memiliki klien pc<br />
yang agak banyak, ini akan menghindari masalah mondar mandir yang mungkin akan<br />
menjadi keluhan pada it tech support, sehingga untuk itu dengan adanya VNC server kita<br />
tinggal meremote pc client yang bermasalah, tampa harus mengunjungi pc tersebut,<br />
sungguh penghematan energi yang baik.</p>
<p>kita tinggal menerima telepon, mendengar keluhan, dan meminta ip addressnya berapa<br />
(jgn lupa meletakan program untuk menampilkan ip address di systray untuk<br />
memudahkan) dan kita tinggal kirim koneksi vnc ke user dan nanti nya user tersebut akan<br />
menerima popup akses untuk permintaan akses koneksi (hal ini patut di lakukan agar user<br />
merasa aman kalau pc nya tidak di remote secara silent), setelah di terima kita siap<br />
memperbaiki masalah.</p>
<p>untuk beberapa hal yang ridak bisa di remote barulah mau tidak mau kita harus datang ke<br />
onsite nya, untuk melihat masalahnya, misalnya tidak mau boot, blank screen, dan<br />
hardware error</p>
<p>5. Report dan Dokumentasi<br />
Setiap kasus yang / problem, baik atau yang sudah di selesaikan maupun yang belum, kita<br />
harus membuat laporanya, dan tindakanya, hal ini sangat penting untuk atasan kita, kalau<br />
kita kerja dengan baik dan ada laporanya.</p>
<p>selain itu, jika ingin lebih baik lagi, terapkan lah sistem ticketing untuk pekerjaan kita,<br />
sehingga hal ini memudahkan kita untuk membuat laporan laporan masalah dan<br />
kerusakan, namun untuk membuat sistem ini di perlukan web server apache, php dan<br />
mysql, kita bisa menggunakan server kita sebelumnya yang sudah ada untuk aplikasi ini,<br />
karena banyak sekali aplikasi ticketing yang beredar di sourceforge.net yang gratis dan<br />
bisa di gunakan dan di manfaatkan, yang di dalamnya sudah mencakup knowledbase<br />
ticket sistem, user profuile dan lainya, dan aplikasi ini kebanyakan berbasis web.<br />
untuk server nya, secara instan bisa di install lewat windows dengan menggunakan<br />
xaamp atau appserv, begitu juga di linux.</p>
<p>apa kegunaan ticketing ini ? maksud dari ticketing adalah sebuah tiket ( tapi bukan tiket<br />
perjalanan ) yang di dalamnya menjelaskan status mengenai pekerjaan kita, dalam tiket<br />
tersebut terdapat dekripsi masalah yang kita hadapi, status nya bagaimana, pending,<br />
resolve, new, cancel ataupun close, sehingga dengan web base tiketing sistem ini, user<br />
bisa lihat antrian nya, status masalahnya sampai dimana, kapan selsai nya, apa saja yang<br />
akan dikerjakan oleh IT berikutnya, progressnya gimana, sehingga IT tidak akan terkesan<br />
ngga kerja, dan laporan nya pun akan jelas.</p>
<p>jika tidak memungkinkan (atau terlalu rumit untuk dilaksanakan), kita bisa buat ticketing<br />
sendiri, dalam excel misalnya, dan kita bisa letakan di dalam NAS dimana akses nya<br />
untuk user lain hanya bisa Read saja, dan untuk memudahkan user tersebut, letakan saja<br />
shortcut di desktop yang akan mengarah ke NAS untuk melihat status tiket excel kita.</p>
<p>untuk hal hal yang memerlukan persetujuan atasan, misalnya saja penambahan harddisk,<br />
kalau ticket berbasis web sangatlah mudah, kita tinggal mengirimkan status tiket web ke<br />
atasan kita untuk di approve via e-mail, sedangkan jika menggunakan ticketing excel, kita<br />
bisa mengirimkan e-mail dengan memberi links yang langsung mengarah ke ticket yang<br />
harus di approve oleh bos kita, dengan mereply e-mail kita.</p>
<p>sehingga dengan demikian sistem laporan kita akan menjadi bagus dan rapih.<br />
selain tiketing, kita juga harus mendokumentasi,<br />
dokumentasi ini di Indonesia adalah hal yang paling buruk dan banyak orang yang malas<br />
dengan mendokumentasi / men data.</p>
<p>yang harus kita dokumentasi adalah, masalah, jenis jenis masalah, dan cara<br />
menanganinya (kalau sudah di tangani) kita bisa simpan dixcel lagi, atau kalau dengan<br />
menggunakan sistem tiketing sudah ada di dalamnya langsung (jadi kita tidak perlu<br />
mengisi 2x), selain itu kita juga harus mendokumentasi konfigurasi sistem yang ada di<br />
kantor, mulai dari ip address, server, username<br />
tujuanya adalah, jika suatu saat kita tidak ada, ( cuti ) kita tidak akan di ganggu oleh<br />
telpon kantor, selain itu, jika kita men train karyawan baru, anggap lah tidak memadai<br />
skillnya, kita bisa berikan dokumentasi itu padanya untuk di pelajari atau jadi bahan<br />
acuan.</p>
<p>beberapa field standar tiketing excel adalah:<br />
no kasus<br />
IP address<br />
Nama<br />
Problem<br />
Status<br />
Keterangan</p>
<p>sedangkan untuk dokumentasi nya<br />
no dok<br />
Problem<br />
Solve<br />
Keterangan</p>
<p>kita bisa update tiap bulan sebagai laporan hasil kerja kita kepada atasan.<br />
jika lebih kreatif, silahkan di kembangkan di excel dengan lebih baik, jika perlu di ms<br />
access.</p>
<p>6. Software Management<br />
untuk mengatur pc agar seragam kita harus mem pack software software yang kita beli<br />
dengan baik, kita bisa meletakan software software tersebut kedalam data center kita, dan<br />
sebaiknya gunakanlah software yang sudah legal, atau setidaknya usahakan lah untuk<br />
menggunakan software yang free dahulu.</p>
<p>kita harus menentukan software apa apa saja yang akan di butuhkan oleh user standart<br />
misalnya saja<br />
office, 7zip, winamp, avg free, ms framework, ip tools, vnc, firefox, acrobat reader<br />
dsb</p>
<p>sehingga setiap client akan memiliki keseragaman sistem.<br />
dan untuk software yang sudah kita lisensi, simpanlah kedalam bagian report dan<br />
dokumentasi, mengenai register nya, product code nya,dll nya, sehingga data kita akan<br />
menjadi rapih dan teratur.</p>
<p>jika user meminta software tertentu kita bisa install kan lewat VNC<br />
Rekomendasi saya untuk Standar Office software adalah<br />
Windows.<br />
Office<br />
Acrobat reader<br />
antivirus<br />
antispyware<br />
image viewer<br />
codec<br />
VNC server<br />
ip systray tools<br />
YM<br />
Firefox<br />
Set Auto IP (dhcp)<br />
Set Auto Update antivirus dan antispy to server (batch to schedule task)<br />
Set Auto scan interval (batch to schedule task)<br />
Set AutoBackup UserProfile (batch to schedule task)<br />
Set Auto Map Network Drive Printer (batch)<br />
Set Join Domain<br />
Set to print server (batch)<br />
Set to print PDF Server (batch)<br />
that’s it, make as image, and deploy to all pc.</p>
<p>7. Live CD<br />
Terkadang live cd sangat kita butuhkan untuk menangani kasus OS yang bermasalah<br />
misalnya tidak mau boot, sehingga kita harus merestore OS tersebut, atau mengscan<br />
antivirus, atau juga membackup, untuk proses semacam itu kita bisa gunakan linux Live<br />
cd, atau windows live cd.</p>
<p>live cd adalah sebuah cd yang memungkinkan kita untuk merunning OS yang berasal dari<br />
CD, CD tersebut secara fisik akan membuat sebuah ram drive dan menempatkan<br />
sebagian data penting nya kedalam ramdrivenya dan kita bisa merunning OS dari CD<br />
tersebut tampa adanya OS kita, di dalamnya biasanya tedapat banyak utility yang sangat<br />
berguna untuk troubleshooting.</p>
<p>gunakanlah minipe MAS Edition, ataupun Linux Live CD untuk hal ini, akan sangat<br />
membantu kita.</p>
<p>jika komputer client tidak dilengkapi dengan cd rom, kita bisa memindahkan live cd kita<br />
kedalam usb flashdisk 512-1gb dan kita bisa mem boot melalui usb itu (untung untung<br />
motherboardnya bisa boot via usb)</p>
<p>8. Portable Apps Software<br />
ada banyak aplikasi portable yang bisa kita manfaatkan untuk mentroubleshoot masalah,<br />
software portable ini bisa kita simpan di NAS kita, dengan begitu, jika kita harus ke<br />
onsite, dan membutuhkan software khusus kita tidak harus membawa cd program atau<br />
usb yang berisi program, cukup bawa akses portable software tersebut dari jaringan dan<br />
semuanya selesai, beberapa aplikasi portable yang ada seperti contoh</p>
<p>IP-Tools_SFX<br />
Network Scanner<br />
Angry IP scanner<br />
AdapterWatch<br />
xp-AntiSpy<br />
HDDlife portable<br />
Norton Disk Doctor portable<br />
Ultimate MBRGUI<br />
Sysinternals Process Explorer<br />
dst</p>
<p>jika ingin mencari portable software, ketikan saja “portable software” ke google, banyak<br />
sekali aplikasi yang dijadikan software, jika tidak menemukanya, silahkan e-mail ke saya,<br />
saya akan upload kan server saya secara cuma cuma</p>
<p>9. Automation<br />
Untuk menghindari proses yang sama berulang ulang, silahkan buat automatisasinya, hal<br />
ini akan menghindarkan kita dari proses rutinitas yang akan membuat kita bosan dengan<br />
pekerjaan kita yang berulang ulang, misalnya saja<br />
update antivirus,<br />
update anti spy<br />
backup NAS ke Backup Drive<br />
backup data user ke backup drive<br />
memberi folder akses<br />
membuat user baru<br />
setting ip network<br />
auto shutdown pc client<br />
dan hal kecil lainya</p>
<p>semuanya bisa dilakukan secara otomatis melalui batch file windows xp atau shell<br />
scripting di linux, mengenai batch file windows xp, dapat di pelajari di tutorial saya<br />
sebelumnya tentang batch file.</p>
<p>kalau semuanya bisa dilakukan dengan 2x, bayangkan, begitu mudah nya kita mengelola<br />
ruang lingkup sistem komputer kita.</p>
<p>10. Spare Device<br />
Hal ini banyak yang di abaikan banyak perusahaan, tidak mau menyimpan spare device,<br />
kebanyakan perusahaan lebih memilih menunggu device yang rusak dan menunggu<br />
proses order dulu untuk menyelesaikanya, hal ini menyebabkan user kehilangan waktu<br />
kerja dan user akan mengalami kerugian efisiensi kerja, sehingga untuk itu seorang it<br />
technicall support seharusnya menyimpan beberapa spare peralatan untuk mengganti<br />
device yang tiba tiba mengalami kerusakan sehingga akan menghilangkan downtime<br />
kerja user.</p>
<p>beberapa peralatan yang biasanya harus di spare untuk pc client yang rakitan:<br />
Harddisk<br />
RAM<br />
Ethernet card<br />
PowerSupply<br />
dan VGA<br />
dan atur aja untuk jumlahnya masing masing, dan sekali lagi, semuanya terdata dan<br />
terdokumentasi.</p>
<p>11. R&amp;D<br />
Dengan menggunakan Virtual Server<br />
Kira kira itulah yang media yang tepat untuk seorang teknikal support, dengan memiliki<br />
komputer dengan spek yang canggih ( ram, prosesor, dan harddisk yang besar )<br />
memungkinkan kita untuk mengadakan research mengenai kebuthan kebutuhan yang kira<br />
kira nantinya akan di butuhkan untuk masa mendatang, karena walau bagaimanapun,<br />
perusahaan itu sudah seharusnya berkembang, bersamaan dengan berkembanganya<br />
perusahaan berkembang juga infrastruktur IT dari yang sederhana menjadi yang lebih<br />
kompleks lagi.</p>
<p>dengan adanya virtual server, kita bisa melakukan test server, bisa melakukan test<br />
konfigurasi, test software, dan lainya, tampa harus mengganggu infrastruktur yang sudah<br />
kita buat sebelumnya, sehingga pekerjaan kita akan lebih nyaman dan lebih baik, dan<br />
kemampuan kita pun akan selalu ter update karena kita selalu memilki media untuk ber<br />
eksperimen.</p>
<p>walaupun ini hanya eksperimen bukan berarti kita tidak mencantumkanya kedalam<br />
laporan, ini pun harus di buat, sebagai prestasi dari apa yang sudah kita developmen kan<br />
selama ini.</p>
<p>12. Internet gateway<br />
Khusus untuk internet gateway, kita bisa menggunakan router khusus atau server khusus<br />
(bergantung dari koneksi ke luar nya apa), salah satu model internet gateway yang baik<br />
adalah filter lah port yang tidak di gunakan, gunakan saja port port yang sudah di<br />
tentukan, sehingga memudahkan kita untuk mengatur komputer user kita untuk terhindar<br />
dari trojan, spyware, dan program program penyusup lainya, sehingga dengan memfilter<br />
port akan meningkat kan kemanan sistem jaringan di perusahaan kita.<br />
beberapa port yang biasanya di buka adalah</p>
<p>http<br />
https<br />
ssh<br />
YM<br />
pop<br />
smtp<br />
dan port lainya</p>
<p>kita bisa menggunakan linux untuk router, atau kita bisa gunakan windows juga, semua<br />
itu bergantung dari kita, mana yang mudah untuk kita konfigurasi gunakanlah hal itu<br />
Dengan Mengimplementasikan model semacam ini, beban kerja teknikal support akan<br />
lebih ringan, lebih banyak waktu untuk membuat report, lebih banyak waktu untuk<br />
melakukan riset, lebih banyak waktu untuk melakukan hal yang lebih penting dengan<br />
meng automatisasi rutinitas, semoga membantu.</p>
<p>Artikel ini dirangkum dan disederhanakan dari Model kerangka kerja ITIL ( IT Infrastructure Library ) &#8211; (IlmuKomputer)<br />
sumber:yonaldi.wordpress.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.areksitiung.com/2009/01/06/12-model-infrastruktur-it-untuk-soho/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
