Archive for July 4th, 2009

Pertama kita harus setting dulu LAN di komputer,biasa default modem Aztech ini adalah DHCP dengan IP defaultnya 192.168.1.1,jadi kita tidak harus setting ip komputer secara manual.kita cuma perlu cek apakah DCHP modem sudah jalan dengan cara cek ip yang didapat komputer dengan cara :
1. Klik Start , Klik Run atau cukup dengan tekan tombol windows + R
2. Lalu ketik “cmd” klik OK.


3. Pada layar prompt , ketik ” ipconfig ”


4. Maka kelihatan konfigurasi yang ada.
5. Untuk cek koneksi antara komputer dan modem , maka kita bisa ping ke ip modem dengan cara ketik ” ping 192.168.1.1″ pada layar prompt tadi


6. Kalau ping ke modem sudah Reply maka koneksi antara komputer dan modem ok.

Sekarang kita tinggal setting modem , cara nya :

#. Setting Bridge.

a. Buka Internet Explorer
b. Pada address , ketik ” 192.168.1.1″ tekan Enter

c. Maka anda akan diminta untuk masukkan username dan password.Default Aztech DSL 605 E , username :”admin” dan password : “admin”

d. Taruh kursor mouse pada menu “Advanced” dan “WAN” , Pilih menu “Quickstart”.

e. Hilangkan settingan quickstart , dengan cara klik “delete ” yang berada disisi kanan bawah layar.Karena modem aztech ini settingan yang ada tersebut tidak bisa di edit , maka sebaiknya settingan default ini dihilangkan saja.

f. Setelah itu taruh lagi kursor mouse pada menu “Advanced” dan “WAN” dan klik “New connection”

g. Pada new connection isi parameter sebagai berikut :
-. Connection name : Biarkan saja defaultnya quickstart (tidak perlu diubah).
-. Encapsulation : LLC based.
-. Type : Bridge.
-. VPI : 8 (Perangkat Dslam ZTE).
-. VCI : 81 (Perangkat Dslam ZTE).

h. Klik Submit.
i. Agar settingan yang dibuat dapat tersimpan , modem harus restart dengan cara , klik menu Restart router .
( note : koneksi pakai icon dial speedy)

#. Setting PPOE

a. Buka Internet Explorer
b. Pada address , ketik ” 192.168.1.1″ tekan Enter
c. Maka anda akan diminta untuk masukkan username dan password.Default Aztech DSL 605 E , username :”admin” dan password : “admin” sama seperti logi sebelumnya
d. Taruh kursor mouse pada menu “Advanced” dan “WAN” , Pilih menu “Quickstart”.
e. Hilangkan settingan quickstart , dengan cara klik “delete ” yang berada disisi kanan bawah layar.

f. Setelah itu taruh lagi kursor mouse pada menu “Advanced” dan “WAN” dan klik “New connection”
g. Pada new connection isi parameter sebagai berikut :
-. Connection name : Biarkan saja defaultnya quickstart (tidak perlu diubah).
-. Encapsulation : LLC based.
-. Type : PPOE.
-. User name : Nomor speedy yang anda miliki contoh 111401100xxx@telkom.net.
-. Password : password speedy anda.
-. VPI : 8 (Perangkat Dslam ZTE).
-. VCI : 81 (Perangkat Dslam ZTE).

h. Klik Submit.
i. Agar settingan yang dibuat dapat tersimpan , modem harus restart dengan cara , klik menu Restart router seperti sebelumnya.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat .!!

Setting modem One world adsl 2+ router :

Pertama kita harus setting dulu LAN di komputer,biasa default modem One World adsl 2+ router ini adalah DHCP dengan IP defaultnya 192.168.16.1,jadi kita tidak harus setting ip komputer secara manual.kita cuma perlu cek apakah DCHP modem sudah jalan dengan cara cek ip yang didapat komputer dengan cara :

1. Klik Start , Klik Run atau cukup dengan tekan tombol windows + R
2. Lalu ketik “cmd” klik OK.
3. Pada layar prompt , ketik ” ipconfig ”


4. Maka kelihatan konfigurasi yang ada.
5. Untuk cek koneksi antara komputer dan modem , maka kita bisa ping ke ip modem dengan cara ketik ” ping 192.168.16.1″ pada layar prompt tadi


6. Kalau ping ke modem sudah Reply maka koneksi antara komputer dan modem ok.

Sekarang kita tinggal setting modem , cara nya :

#. Setting Bridge.

a. Buka Internet Explorer
b. Pada address , ketik ” 192.168.16.1″ tekan Enter
c. Maka anda akan diminta untuk masukkan username dan password.Default One world adsl 2+ router , username :”admin” dan password : “admin”

d. Pada menu Quick start , klik Run wizard .


e. Klik Next.


f. Lalu keluar menu penggantian login dan password .Isikan sesuai yang anda inginkan atau tetap default saja ( username : admin dan password : admin ) ,klik Next.


g. Atur pengaturan Time zone atau lewatkan biarkan saja ,lalu klik Next.


h. Lalu pilih ” Bridge mode ” klik Next.


i. masukkan VPI : 8 dan VCI : 81 ,klik next.


j. Klik Next.


k. Setelah penyimpanan complete , klik Close


l. Agar settingan yang dibuat dapat tersimpan , modem harus restart dengan cara , Klik “maintanance” klik “Sysrestart” ,centang “Current setting” dan klik “restart”


Tunggu beberapa saat sampai modem hidup kembali.Sekarang modem telah selesai disetting.

#. Setting PPOE

a. Buka Internet Explorer
b. Pada address , ketik ” 192.168.16.1″ tekan Enter
c. Maka anda akan diminta untuk masukkan username dan password.Default One world , username :”admin” dan password : “admin”
d. Pada menu Quick start , klik Run wizard .
e. Klik Next.
f. Lalu keluar menu penggantian login dan password .Isikan sesuai yang anda inginkan atau tetap default saja ( username : admin dan password : admin ) ,klik Next.
g. Atur pengaturan Time zone atau lewatkan biarkan saja ,lalu klik Next.
h. Lalu pilih ” PPOE/PPOA ” klik Next.

i . Masukkan Username dan password speedy anda ,serta VPI : 8 dan VCI : 81

j. Klik Next.
k. Setelah penyimpanan complete , klik Close
l. Agar settingan yang dibuat dapat tersimpan , modem harus restart dengan cara , Klik “maintanance” klik “Sysrestart” ,centang “Current setting” dan klik “restart”


Selamat mencoba !!!!

Untuk settingan modem Tecom AR 1021 ini hampir sama dengan modem kebanyakan.Ip default dari modem adalah 192.168.1.1dan DHCP di modem enable.Biasanya LAN tidak usah disetting ip nya karena komputer sudah dapat ip dinamic dari modem.Kalau koneksi ke modem sudah ok,maka kita bisa masuk kesettingan modem.untuk settingan modem dapat dilakukan lewat browser,seperti mozilla firefox,internet explorer,oper dll.

Setting bridge :
1. Buka Internet Explorer.Pada address browser ketikkan “192.168.1.1″(ip modem),maka akan keluar permintaan username dan password modem.Untuk modem Tecom AR 1021 ini username adalah “admin” dan password juga “admin”.

2. Setelah itu akan tampil menu Tecom.Klik “Advanced Setup”,klik “WAN”.maka akan tampil settingan default di modem.Sebaiknya settingan yang ada diremove saja atau dapat juga di edit.Sekarang contreng pada kolom remove untuk memilih settingan yang akan di remove,lalu klik “remove” .

3. Sekarang settingan yang ada telah diremove.Lalu untuk buat settingan yang baru,klik “Add”.

4. Masukkan VPI : 8 ,dan VCI : 81 ( VPI dan VCI untuk perangkat Dslam ZTE ) , service category : UBR lalu klik “Next”.

5. Connection type : “Bridging” dan Encapsulation : ” LLC/SNAP-BRIDGING, lalu klik “Next”.

6. Klik “Next” saja.

7. Klik ” Save”

8. Lalu klik “Save/reboot”. maka modem akan restart dan modem telah dapat digunakan dengan menggunakan icon dial speedy yang telah dibuat.

Setting PPOE :
Untuk settingan PPOE caranya hampir sama dengan settingan bridge,lankah nya sebagai berikut:
1. Buka Internet Explorer.Pada address browser ketikkan “192.168.1.1″(ip modem),maka akan keluar permintaan username dan password modem.Untuk modem Tecom AR 1021 ini username adalah “admin” dan password juga “admin”.
2. Setelah itu akan tampil menu Tecom.Klik “Advanced Setup”,klik “WAN”.maka akan tampil settingan default di modem.Sebaiknya settingan yang ada diremove saja atau dapat juga di edit.Sekarang contreng pada kolom remove untuk memilih settingan yang akan di remove,lalu klik “remove” .
3. Sekarang settingan yang ada telah diremove.Lalu untuk buat settingan yang baru,klik “Add”.
4. Masukkan VPI : 8 ,dan VCI : 81 ( VPI dan VCI untuk perangkat Dslam ZTE ) , service category : UBR lalu klik “Next”.
5. Connection type : “PPP over ethernet(PPOE)” dan Encapsulation : ” LLC/SNAP-BRIDGING, lalu klik “Next”.


6. Maka akan ada permintaan konfirmasi username dan password.Username disini adalah no speedy yang anda miliki dan password speedy yang berlaku.misalkan username adalah 111401100xxx@telkom dan passwordnya xxxxxx.Untuk PPOE service name bisa diisikan ” speedy ” atau “telkom” karena ini tidak terlalu berpengaruh untuk koneksi.Lalu klik “Next” saja.


7. Lalu klik “Next”

8. Klik “Save”.

9. Klik “Save/Reboot” agar settingan tersimpan dengan baik.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat !

Dengan semakin tinggi pengguna Akses Internet berkecepatan tinggi (Speedy) di Area Sumbar, maka semakin SIAGA pula untuk menghadapi Permasalahan-permasalahan yang ada pada “Customer” Pelanggan.

Adapun Sistematis dan Gambaran dari Penanganan Troubleshooting baik di CPE Pelanggan ataupun pada kualitas Jaringan, akan saya Rangkum di dalam Blog ini.

Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penanganan gangguan Speedy, antara lain :

1. Pastikan kualitas jaringan disisi Telkom dalam keadaan baik

2. Pastikan IKR (Instalasi Kabel Rumah) dalam keadan baik, dan pastikan Perangkat terpasang sesuai pada tempatnya (Roset, Modem, Spliter, Kabel UTP, RJ-45, Pc dalam keadaan bebas dari Virus Worm/Trojan. Dll)

3. Pastikan Modem di Setting dengan benar, Untuk mengetahui Cara Setting Berbagai Merk Modem, dapat dilihat di http://speedypadang.blogspot.com/2009/03/setting-modem-sanex-sa-5100.html

4. Pastikan Local Area Connection dalam keadaan Enable

5. Pastikan Lampu (ADSL, LINK, DSL, Dll) Pada modem dalam keadaan Menyala Full, “Tidak Blinking

6. Apabila modem di setting dengan system Router, Pastikan modem mendapat IP WAN dari Telkom

7. Setelah semua ketentuan-ketentuan tersebut diatas dilaksanakan, maka silahkan bisa Browsing Dengan Web browser (Internet Explorer, Mozilla Firefox, Opera, Netscape, Dll)

8. Selamat Mencoba Guys…..”Arigatau Gozaimassu”

Sumber : SpeedyPemalang.blogspot.com

#Setting Modem Bridge

Untuk modem Sanex SA 5100 ip default modem ini adalh 192.168.1.1,setelah koneksi antara modem dan komputer ok , maka kita bisa memulai untuk settingan modem ini,caranya adalah sebagai berikut :
a. Buka Internet Explorer
b. Pada address , ketik ” 192.168.16.1″ tekan Enter
c. Maka anda akan diminta untuk masukkan username dan password.Default modem Sanex SA 5100 , username :”admin” dan password : “admin”

d. Pada menu WAN.Lihat tabel dibawah nya,centang pada kolom “select”maka akan tampil settingan yang ada pada modem ini(settingan default).

e. Sekarang rubah settingan yang ada dengan parameter sebagai berikut :

VPI : 8
VCI : 81
Encapsulation : LLC
Channel mode : 1483 Bridged
Aplication mode: internet


lalu klik “modify”,karena kita disini hanya mengedit settingan yang telah ada sebelumnya.

f. Sekarang settingan telah berubah jadi settingan bridge sesuai dengan parameter yan diisikan tadi.Agar settingan dapat tersimpan dengan baik maka modem harus reboot.cara nya klik ” commit/reboot ” yang berada di atas tabel .g. Pilih “Commit to current setting”lalu klik “Reboot”
h. Maka akan tampil konfirmasi untuk commit settingan yang ada ,klik ” OK “
i. Tunggu beberapa saat sampai modem selesai restart , dan modem telah dapat digunakan dengan mengguanakan ICON dial speedy yang telah di buat.

#. Setting PPOE

a. Buka Internet Explorer
b. Pada address , ketik ” 192.168.16.1″ tekan Enter
c. Maka anda akan diminta untuk masukkan username dan password.Default modem Sanex SA 5100 , username :”admin” dan password : “admin”

d. Pada menu WAN.Lihat tabel dibawah nya,centang pada kolom “select”maka akan tampil settingan yang ada pada modem ini(settingan default).

e. Sekarang rubah settingan yang ada dengan parameter sebagai berikut :
VPI : 8
VCI : 81
Encapsulation : LLC
Channel mode : PPOE
Aplication mode: internet
Login name : No speedy yang anda miliki.contoh “111401100xxx@telkom.net”.
Password : Password speedy anda yang berlaku.
lalu klik “modify”,karena kita disini hanya mengedit settingan yang telah ada sebelumnya.
f. Sekarang settingan telah berubah jadi settingan bridge sesuai dengan parameter yan diisikan tadi.Agar settingan dapat tersimpan dengan baik maka modem harus reboot.cara nya klik ” commit/reboot ” yang berada di atas tabel

g. Pilih “Commit to current setting”lalu klik “Reboot”
h. Maka akan tampil konfirmasi untuk commit settingan yang ada ,klik ” OK ”

i. Tunggu beberapa saat sampai modem selesai restart , dan modem telah dapat digunakan.

Selamat mencoba dan dapat bermanfaat

Skema Jaringan dan IP Address yang akan dibuat:

SPEEDY (Internet) –> Modem ADSL (IP modem=192.168.1.1) –> (IP ether1=192.168.1.2) Mikrotik Routeros (IP ether2=10.0.0.30) –> LAN (IP LAN=10.0.0.1 s/d 10.0.0.29)

IP Address LAN, kita gunakan network 10.0.0.0/27 (transfer data =27 bit untuk maks 30 IP Address/komputer).

Untuk Mikrotik RouterOS, kita perlu dua ethernet card. Satu (ether1 – 192.168.1.2/24) untuk sambungan ke Modem ADSL dan satu lagi (ether2 – 10.0.0.30/27) untuk sambungan ke LAN/switch.

Untuk Modem ADSL, IP kita set 192.168.1.1/24.

Pastikan Anda sebelum mengetikkan apapun, telah berada pada root menu dengan mengetikkan “/”

1. Set IP untuk masing² ethernet card:

ip address add address=192.168.1.2/24 interface=ether1
ip address add address=10.0.0.30/27 interface=ether2
Untuk menampilkan hasil perintah di atas ketikkan perintah berikut:
ip address print

Kemudian lakukan testing dengan mencoba nge-ping ke gateway atau ke komputer yg ada pada LAN. Jika hasilnya sukses, maka konfigurasi IP Anda sudah benar
ping 192.168.1.1
ping 10.0.0.30

2. Menambahkan Routing

ip route add gateway=192.168.1.1 (IP Gateway adalag IP modem)

3. Setting DNS

ip dns set primary-dns=203.130.193.74 allow-remote-requests=yes
ip dns set secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-requests=yes
Karena koneksi menggunakan Speedy dari Telkom, maka DNS yg kita gunakan DNS Telkom. Silahkan sesuaikan dengan DNS Telkom masing tempat Anda berada.

Setelah itu coba Anda lakukan ping ke yahoo.com misalnya:
ping yahoo.com
Jika hasilnya sukses, maka settingan DNS sudah benar

4. Source NAT (Network Address Translation) / Masquerading.

Agar semua komputer yg ada di LAN bisa terhubung ke internet juga, maka Anda perlu menambahkan NAT (Masquerade) pada Mikrotik.
ip firewall nat add chain=srcnat action=masquerade out-interface=ether1

Sekarang coba lakukan ping ke yahoo.com dari komputer yang ada di LAN
ping yahoo.com
Jika hasilnya sukses, maka setting masquerade sudah benar

5. DHCP (DynamicHost Configuration Protocol)

Supaya praktis, kita gunakan saja DHCP Server. Agar setiap ada klien yang ingin konek, dia ga perlu setting IP secara manual. Tinggal obtain aja dari DHCP Server, beres dah. Untungnya Mikrotik ini juga ada fitur DHCP Servernya. Jadi ya ga ada masalah… OK! Langkah2nya sbb:

Buat IP Address Pool
ip pool add name=dhcp-pool ranges=10.0.0.1-10.0.0.29

Menambahkan DHCP Network
ip dhcp-server network add address=10.0.0.0/27 gateway=10.0.0.30 dns-server=203.130.193.74,202.134.0.155

Menambahkan Server DHCP
ip dhcp-server add name=DHCP_LAN disabled=no interface=ether2 address-pool=dhcp-pool

Sekarang coba lakukan testing dari komputer klien, untuk me-request IP Address dari Server DHCP. Jika sukses, maka sekali lagi, settingannya sudah OK.

6. Bandwidth Control
Agar semua komputer klien pada LAN tidak saling berebut bandwidth, maka perlu dilakukan yg namanya bandwidth management atau bandwidth control
Model yg saya gunakan adalah queue trees. Untuk lebih jelas apa itu, silahkan merujuk ke situsnya Mikrotik. (http://mikrotik.co.id)
Kondisinya seperti ini:
Koneksi Speedy sekarang ini katanya speednya sampai 1Mbps/128kbps (Download/Upload). Untuk itu setingan bandwidth management nya bisa kita set sbb berikut:

Tandai semua paket yg asalnya dari LAN
ip firewall mangle add src-address=10.0.0.0/27 action=mark-connection
ip firewall mangle add connection-mark=Clients-con action=mark-packet new-packet-mark=Clients chain=prerouting new-connection-mark=Clients-con chain=prerouting

Menambahkan rule yg akan membatasi kecepatan download dan upload
queue tree add name=Clients-Download parent=ether2 packet-mark=Clients limit-at=0 max-limit=0
queue tree add name=Clients-Upload parent=ether1 packet-mark=Clients limit-at=0 max-limit=0

Nilai download dan upload kita set “0″ (nol) dengan tujuan agar bandwidth yang kita dapatkan tidak terbatasi. Karena pada saat-saat tertentu speed speedy bisa mencapai 1,5Mbps. Jadi kalo kita set maks=1mbps maka speed yang kita dapatkan hanya mentok 1mbps saja. rugikan :-D

Sekarang coba lakukan test download dari beberapa klien, mestinya sekarang tiap2 klien akan berbagi bandwidthnya. Jika jumlah klien yg online tidak sampai 10, maka sisa bandwidth yang nganggur itu akan dibagikan kepada klien yg online.

7. Graphing
Mikrotik ini juga dilengkapi dengan fungsi monitoring traffic layaknya MRTG biasa. Jadi kita bisa melihat berapa banyak paket yg dilewatkan pada PC Mikrotik kita.
tool graphing set store-every=5min

Berikutnya yang akan kita monitor adalah paket² yg lewat semua interface yg ada di PC Mikrotik kita.tool graphing interface add-interface=all store-on-disk=yes

Sekarang coba arahkan browser anda ke IP Router Mikrotik (IP ether2 yang ke LAN)
http://10.0.0.30/graphs/
Nanti akan ada pilihan interface apa aja yg ada di router Anda. Coba klik salah satu, maka Anda akan bisa melihat grafik dari paket2 yg lewat pada interface tersebut.

Sampai disini kita telah selesai melakukan setting mikrotik dasar untuk koneksi speedy.

sumber : http://www.bloggaul.com

Konon kemampun otak itu tergantung pemiliknya. Orang inggris bilang, “used it or you will loose it”. Kalau tidak sering digunakan, dilatih apalagi tidak dipakai sama sekali, kemampun otak akan melemah, bahkan bisa hilang. Berikut beberapa kiat untuk menjaga agar otak tetap “hidup”.

  • Rajinlah membaca. Sempatkan membaca surat kabar, majalah atau buku setiap hari.
  • Pelajarilah hal-hal baru. Misalnya, belajar komputer, bermain alat musik tertentu atau belajar bahasa asing tertentu. Lakukan sesuai minat Anda.
  • Kunjungi tempat atau daerah yang tidak pernah dikunjungi sebelumnya.
  • Jangan segan-segan mengisi teka-teki silang, atau menjawab kuis yang ada di televisi, majalah atau surat kabar.
  • Usahakan memberi tanda kalender, terutama untuk tanggal-tanggal yang Anda anggap penting.
  • Buatlah catatan pengingat, apa pun yang hendak Anda ingat.
  • Membuat daftar (harian, bulanan) yang harus Anda kerjakan.
  • Untuk mengingat nama orang, perhatikan ciri khas orang tersebut, agar informasi yang tersimpan dalam memori tidak terlalu banyak, sehingga gampang muncul kembali saat dibutuhkan.
  • Untuk mengingat nomor telepon dan nomor mobil, buatlah lagu sederhana dari nomor-nomor itu.
  • Simpan selalu barang-barang Anda pada tempat yang sudah ditentukan.
  • Konsumsilah makanan bergizi dan vitamin, terutama vitamin B12.
  • Cobalah selalu berkonsentrasi pada apa yang baru Anda baca, dengar atau lihat.
  • Ucapkan hal-hal yang ingin Anda ingat dengan suara lantang

source : primadonal.wordpress.com