Archive for March 13th, 2009

Teori Singkat
Portsentry merupakan salah satu program aplikasi firewall, yang bisa melakukan pemblokiran
terhadap user yang mencoba melakukan scanning port sistem atau mencoba melakukan aktivitas yang
“tidak terpuji”, antara lain melakukan penyusupan melalui alamat port yang ada. Dengan adanya
portsentry, semua alamat IP yang melakukan aktivitas yang dianggap “mencurigakan”, baik yang
melalui port TCP maupun UDP akan segera diblokir. Sehingga semua user yang menggunakan alamat IP
yang sama seperti warnet, perkantoran, dan anggota ISP, tidak akan bisa mengakses server kita
lagi.

Langkah-langkah install portsentry

router# whereis portsentry
portsentry: /usr/ports/security/portsentry
router# cd /usr/ports/security/portsentry
router# make install clean
===> Vulnerability check disabled, database not found
>> portsentry-1.1.tar.gz doesn’t seem to exist in /usr/ports/distfiles/.
>> Attempting to fetch from http://packetstormsecurity.nl/UNIX/IDS/.
portsentry-1.1.tar.gz 100% of 44 kB 13 kBps
===> Extracting for portsentry-1.1
>> Checksum OK for portsentry-1.1.tar.gz.
===> Patching for portsentry-1.1
===> Applying FreeBSD patches for portsentry-1.1
===> Configuring for portsentry-1.1
===> Building for portsentry-1.1
SYSTYPE=freebsd
Making
cc -O -pipe -DPREFIX=\”/usr/local\” -DBSD44 -o ./portsentry ./portsentry.c ./portsentry_io.c

./portsentry_util.c
===> Installing for portsentry-1.1
===> Generating temporary packing list
===> Checking if security/portsentry already installed
install -o root -g wheel -m 444

/usr/ports/security/portsentry/work/portsentry-1.1/portsentry.conf
/usr/local/etc/portsentry.conf.default
install -o root -g wheel -m 444
/usr/ports/security/portsentry/work/portsentry-1.1/portsentry.ignore /usr/local/etc
install -s -o root -g wheel -m 555
/usr/ports/security/portsentry/work/portsentry-1.1/portsentry /usr/local/bin
/bin/mkdir -p /usr/local/share/doc/portsentry
install -o root -g wheel -m 444
/usr/ports/security/portsentry/work/portsentry-1.1/README.install
/usr/ports/security/portsentry/work/portsentry-1.1/README.methods
/usr/ports/security/portsentry/work/portsentry-1.1/README.stealth
/usr/local/share/doc/portsentry
Edit ${PREFIX}/etc/portsentry.conf and change
your settings if you haven’t already. (route, etc)
***************************************************
* IGNORE stealth mode. It is for Linux only. *
* The author hopes to have a platform independent *
* version at some time. So don’t even bother *
* trying it now. *
***************************************************
===> Registering installation for portsentry-1.1
===> SECURITY REPORT:
This port has installed the following files which may act as network
servers and may therefore pose a remote security risk to the system.
/usr/local/bin/portsentry

If there are vulnerabilities in these programs there may be a security
risk to the system. FreeBSD makes no guarantee about the security of
ports included in the Ports Collection. Please type ‘make deinstall’
to deinstall the port if this is a concern.
===> Cleaning for portsentry-1.1

router# cd /usr/local/etc/
router# cp portsentry.conf.default portsentry.conf
router# touch portsentry.blocked
router# touch portsentry.history
router# touch portsentry.ignore

edit portsentry.ignore,tambahkan ip address yang ingin di allow

# If you don’t supply a netmask it is assumed to be 32 bits.
#
#
192.168.1.0/24
125.162.89.32/32
127.0.0.1/32
0.0.0.0

edit portsentry.conf, tambahkan setingan

# FreeBSD
KILL_ROUTE=”route add -net $TARGET$ -netmask 255.255.255.255 127.0.0.1 -blackhole”

Jalankan Portsentry
router# /usr/local/bin/portsentry -tcp
router# /usr/local/bin/portsentry -udp

cek di background

router# tail -f /var/log/messages
Mar 13 18:43:40 router portsentry[1577]: adminalert: Going into listen mode on UDP port: 34555
Mar 13 18:43:40 router portsentry[1577]: adminalert: Going into listen mode on UDP port: 31335
Mar 13 18:43:40 router portsentry[1577]: adminalert: PortSentry is now active and listening.

router# tail -f /var/log/messages
Mar 12 22:15:26 router kernel: /cache3: optimization changed from SPACE to TIME
Mar 12 22:51:32 router portsentry[367]: attackalert: Connect from host: 92.62.43.77/92.62.43.77
to TCP port: 1080
Mar 12 22:51:32 router portsentry[367]: attackalert: Host 92.62.43.77 has been blocked via
wrappers with string: “ALL: 92.62.43.77″
Mar 12 22:51:32 router portsentry[367]: attackalert: Host 92.62.43.77 has been blocked via
dropped route using command: “route add -net 92.62.43.77 -netmask 255.255.255.255 127.0.0.1
-blackhole”
Mar 13 14:20:01 router portsentry[367]: attackalert: Connect from host:
118-160-210-61.dynamic.hinet.net/118.160.210.61 to TCP port: 1080
Mar 13 14:20:01 router portsentry[367]: attackalert: Host 118.160.210.61 has been blocked via
wrappers with string: “ALL: 118.160.210.61″
Mar 13 14:20:01 router portsentry[367]: attackalert: Host 118.160.210.61 has been blocked via
dropped route using command: “route add -net 118.160.210.61 -netmask 255.255.255.255 127.0.0.1
-blackhole”

contoh ip yang sudah kena blok oleh portsentry

router# cat /etc/hosts.deny
ALL: 194.14.236.50
ALL: 208.99.203.190
ALL: 149.9.1.16
ALL: 194.14.236.50
ALL: 118.136.65.80

Beranikanlah untuk memperbarui diri,
karena tidak mungkin sebuah pribadi yang lama
berhak bagi sesuatu yang baru.

Mulai hari ini, marilah kita bersungguh-sungguh untuk mengganti setiap dan semua cara kita yang tidak sesuai lagi bagi kebesaran yang kita inginkan bagi diri kita sendiri.

Bila banyak dari yang Anda inginkan belum mengambil bentuk nyatanya yang menjadikan kehidupan Anda lebih utuh, dan bila banyak dari keinginan Anda hanya menjadi penyemangat bagi Anda untuk merajut lebih banyak keinginan baru, maka Anda harus tulus menerima bahwa ada yang harus diperbarui.

Sadarilah bahwa,
Tidak semua keinginan untuk menjadi,
disertai dengan upaya membangun kepantasan untuk menjadi.

Maka pertanyaannya kepada Anda,

Apakah yang sedang Anda kerjakan hari ini adalah upaya bernilai yang akan menjadikan Anda pantas menerima yang Anda minta?

Ataukah Anda sedang bekerja untuk menunggu waktu pulang?

Jangan heran, karena ada di antara kita yang ketidak-sabarannya bukanlah terhadap lambatnya reaksi pasar atau kekurang-sigapan organisasinya, tetapi terutama terhadap lambatnya kedatangan akhir minggu ini.

Sebagian dari kita sedang tidak sabar untuk membangun hasil-hasil super dalam pekerjaan kita, dan sebagian lagi sedang tidak sabar untuk menghidari pekerjaan.

Mereka berbeda, tetapi mereka memiliki kesamaan yang akut; yaitu keduanya menginginkan keberhasilan melalui pekerjaan mereka. Yang satu menginginkan keberhasilan melalui yang dikerjakannya, dan yang satu ini menginginkan keberhasilan dari pekerjaan yang kalau bisa dihindarinya.

Ada beberapa dada yang menjadi sesak karena membaca ini.

Tetapi berbahagialah, karena itu tanda bahwa Anda mengenali keharusan untuk memperbaruhi diri.

Pribadi yang baru berhak bagi yang baru.
Segera setelah mengerti,
berlakulah seperti yang Anda mengerti.
Karena,
bila yang Anda lakukan tidak berhubungan dengan pengertian baik,
untuk apakah yang Anda lakukan itu?

Saya berharap bahwa sapa sederhana saya ini dapat hadir bersama Anda dalam kesibukan Anda hari ini.

Ingatlah bahwa kesibukan Anda tidak boleh hanya berkenaan dengan pengumpulan uang, tetapi juga termasuk kesibukan untuk menjadikan diri Anda sebagai pencerah bagi kehidupan mereka yang penting dalam kehidupan Anda.

Sudahkah Anda menelepon istri atau suami Anda di tempat kerjanya atau di rumah?

Teleponlah, dan katakan bahwa Anda menelepon hanya untuk mengatakan terima kasih atas kesediaannya untuk menua bersama Anda. Beritahulah dia bahwa Anda menyayanginya. Katakanlah bahwa Anda kangen, dan ingin segera memeluknya. Mintalah maaf bila Anda belum bisa membuatnya merasa sebagai yang paling penting dalam hidup Anda.

Anda dilahirkan dengan hati yang lembut, gunakanlah.
+++
what a wonderfull world ! what an abundant life !! what an exciting journey !!!(Mario Teguh)

Sumber:beranigagal.blogspot.com

Sesuatu yang tidak mungkin, sesungguhnya bukan fakta. Tapi hanya ada dalam pikiran. Pikiran kita sendiri yang memenjara diri kita, yang membatasi kemampuan diri.

Ketika berpikir kita tidak bisa, maka dengan sendirinya kita akan mencari pembenaran dari pola pikir yang kita tanam tadi. Tindakan yang kemudian diambil akan merupakan hasil dari ketidakmungkinan yang kita ciptakan sendiri.

Bila saja kita mampu mengikis rasa ketidakmungkinan dalam pikiran, maka potensi kita dengan sendirinya akan mengalir bagai air bah.

Ketidakmungkinan hanyalah masalah waktu. Yang tidak mungkin di masa lalu, menjadi harapan dan cita-cita dimasa kini. Dan harusnya menjadi kenyataan di masa depan.

Tidak ada ketidakmungkinan, kecuali kita ijinkan pikiran kita sendiri yang membatasi.

Sewaktu kita mengatakan, “ah tidak mungkin bagi saya untuk mencapai hal itu”, ketika itupula kita mematikan api impian dan harapan.

Ada empat kekuatan yang bisa dicoba untuk menekan ketidak-mungkinan yang menggerogoti impian kita:

Imaginasi
Imaginasi adalah kekuatan kreatif untuk menggambarkan keadaan ideal yang kita inginkan.

Bayangkan seandainya hal yang menurut pikiran tadi tidak mungkin, menjadi hal yang sangat mungkin dan sudah terjadi. Rasakan perasaan bahagia yang ditimbulkan.

Hasrat kita akan timbul dan mendorong bagi pencapaian impian kita menjadi hal yang mungkin terjadi.

Kecintaan
Dengan kecintaan akan memunculkan kualitas terbaik dari kita. Cintai pekerjaan Anda saat ini. Cintai kondisi keluarga Anda saat ini. Cintai semua anugerah yang telah Tuhan berikan bagi kita.

Tidak ada yang tidak mungkin bila kekuatan cinta bicara

Tindakan
Lakukan satu upaya yang akan menentukan langkah Anda selanjutnya. Anda tidak akan berubah bila tidak ada tindakan yang dilakukan.

Mulai dari yang paling mungkin dapat Anda lakukan, sekecil apapun.

Setiap tindakan kecil yang kita ambil akan menghapus jejak ketidakmungkinan menjadi sesuatu yang mungkin.

Kesabaran
Kesabaran akan menghantarkan kita kearah lebih baik. Sebesar apapun hasil yang didapat, hormati diri Anda sendiri.

Beri penghargaan pada kekuatan sabar yang Anda kelola. Sayangi diri Anda, sesungguhnya Tuhan beserta orang-orang yang sabar. Sabar setelah melakukan suatu ikhtiar.

Jangan pernah hapus impian. Karena orang yang tidak punya mimpi, tidak mungkin mempunyai rencana. Sedang rencana yang masuk akal adalah proses untuk membangun kekuatan.(by Mario Teguh)

Sumber:beranigagal.blogspot.com

Hidup dengan mengesampingkan paradigma spi­ri­tua­litas ketuhanan adalah hidup dengan tidak meng­hidupkan kehidupan dalam dirinya sendiri. Hi­dup seperti ini tidak memiliki makna bagi masa de­pan­nya. Mereka telah kehilangan sentuhan makna spi­ri­tual dalam hidupnya. Dalam kehidupan ini, kita memiliki modal in­te­lektual, modal emosional termasuk sosial, fisik, dan modal spiritual.

Kalau kita hidup hanya selalu meningkatkan mo­dal intelektual dan modal emosional saja maka ra­sio­nalitas dan logikalah yang kita ke depankan da­lam hidup, akhirnya kita tidak benar-benar hidup da­lam kehidupan kita. Memang, kita bisa saja berhasil me­miliki kedudukan yang tinggi, mampu me-mana­ge bawahan dengan baik tetapi suatu ketika hati akan merasakan kehampaan karena kebutuhan ru­ha­ni tidak tercukupi dengan baik. Oleh karena itu mo­dal utama yang harus kita hidupkan adalah mo­dal spiritual (SQ) agar kehidupan kita menjadi se­im­b­ang. Beberapa langkah yang bisa kita lakukan un­tuk meningkatkan kecerdasan spiritual kita ada­lah sebagai berikut:

1. Menyadari Posisi DiriBiasakanlah untuk berdialog dengan diri sendiri: apa yang seharusnya saya lakukan atau per­juang­kan dalam kehidupan ini? Untuk apa dan mengapa ki­ta hidup di dunia ini? Siapa Tuhan kita dan apa tu­juan tertinggi kehidupan kita di dunia ini? Dengan me­nyadari bahwa kita adalah hamba Tuhan maka se­harusnyalah kita mengarahkan hati kita berniat bah­wa bekerja adalah ibadah, berbisnis adalah iba­dah, belajar adalah ibadah, dan semua yang kita la­ku­kan hanya untuk beribadah kepada Tuhan Yang Ma­ha Esa. Artinya bentuk pengabdian kita kepada Tu­han diwujudkan dalam menjauhi apa yang di­la­rang oleh Tuhan melalui kitab suci-Nya, mem­per­gu­na­kan sebaik-baiknya apa yang telah kita terima un­tuk memenuhi tugas dan tanggungjawab kita, ber­syukur atas karunia-Nya, dan melakukan apa saja yang sebaiknya dilakukan seorang manusia baik di ling­kungan kerja, lingkungan masyarakat, keluarga, mau­pun hubungan antar manusia. Kesadaran inilah yang akan membawa pada peningkatan kehidupan spi­r­itual kita.

2. Manusia Mempunyai Potensi yang Luar Biasa Manusia diciptakan Tuhan untuk dijadikan pe­mim­pin di muka bumi ini. Tidaklah mungkin Tuhan mem­berikan tugas kepada manusia tanpa bekal apa­pun, lihatlah kita sebagai manusia diberikan 3 po­tensi yang seharusnya kita kembangkan yaitu akal, hati, dan fisik. Dengan potensi akal manusia mam­pu mencari ilmu pengetahuan, penemuan-pe­ne­muan dan menciptakan segala sesuatunya. Akallah yang bisa kita gunakan untuk mencip­ta­kan ilmu yang bermanfaat dan menciptakan se­ga­la sesuatu yang mempunyai kemaslahatan bagi ma­nu­sia lainnya, dan begitu pula sebaliknya. De­ngan potensi hati, manusia dapat melihat mana yang haq dan mana yang bathil, mana yang benar dan mana yang salah, mana yang bersih dan mana yang kotor, maka jika hati manusia bersih tentunya ma­nusia akan memilih yang haq, benar, dan bersih. Be­gitu juga dengan potensi fisik, manusia bisa meng­gunakannya untuk berbuat amal kebaikan dan melakukan apa saja yang bermanfaat bagi diri­nya sendiri, keluarga, masyarakat, agama, nusa dan bang­sa. Apalagi banyak penelitian membuktikan bah­wa di dalam tubuh manusia yang terbentuk dari sel-sel, terdapat DNA yang mampu menyimpan in­for­masi luar biasa banyaknya, tersimpan pula ta­len­ta yang menjadi karunia dalam diri manusia maka tu­gas manusialah untuk mengenali talenta itu, meng­asahnya dengan akal, hati dan fisik sehingga men­jadi sebuah sarana untuk mencapai tujuan hi­dup selanjutnya di dunia dan akhirat.

3. Menghargai Kehidupan “Nilai seseorang bukanlah bagaimana ia mati me­lainkan bagaimana ia hidup, bukan apa yang te­lah ia peroleh melainkan apa yang telah ia berikan, bu­kan pangkatnya melainkan tugas apa yang telah da­pat ia laksanakan dengan sebaik-baiknya.” Ung­kap­an ini begitu jelas bahwa manusia tidak akan ber­­arti apa-apa di mata orang lain dan Tuhan, wa­lau­pun jabatannya sebagai presiden atau pe­ng­usa­ha yang kaya raya tanpa diwarnai dengan ke­hi­dup­an yang bermanfaat bagi orang lain. Benar apa yang di­katakan oleh Albert Einsten, “Hidup yang berharga ada­lah hidup yang dapat memberikan ke­hi­dup­an­nya kepada orang lain.” Mereka yang menghargai ke­hi­dupannya lebih dekat dengan kemudahan dan ke­ber­untungan, sehingga membuat hidupnya men­jadi lebih hidup. Begitu sebaliknya mereka yang ti­dak menghargai hidupnya, selalu memikirkan di­ri­nya sendiri justru akan lebih dekat dengan ke­su­lit­an dalam kehidupannya, sehingga hidupnya men­ja­di hampa. Inilah yang sering disebut sebagai “Law of Attraction” dimana energi yang kita berikan akan kem­bali kepada kita energi serupa sejumlah energi yang sama, bahkan akan mendapatkan energi yang le­bih besar lagi. Bagaimana implementasinya dalam ke­hidupan ini? Apa yang harus dilakukan dalam meng­hargai hidup, sehingga membuat hidup men­ja­di lebih bermakna dan law of attraction semakin da­pat kita rasakan?

- Mulailah untuk fokus memikirkan orang lain. Cob­­alah untuk memikirkan orang lain, ba­gai­ma­na mem­bantu fakir miskin, memikirkan orang yang tak berdaya, dan banyaklah bersedekah karena hal ini akan membawa dampak yang positif pula dalam di­ri kita. – Meningkatkan empati kepada orang lain. Apa yang diperlihatkan pengemis dan tukang se­mir sepatu di atas, telah menggambarkan ba­gai­ma­na mereka berempati ikut merasakan pen­de­ri­ta­an para korban gempa di Tiongkok. Mereka tidak se­ke­dar bersimpati atas peristiwa itu, tetapi lebih me­mahami secara emosional terhadap apa yang di­ra­sa­kan para korban gempa, melihat apa yang dibu­tuh­kan mereka, dan berusaha memberikan suatu so­lusi. Inilah sikap yang harus kita lakukan untuk meng­hargai hidup ini, bahwa kita perlu memiliki ke­re­n­dahan hati, kesediaan hati untuk berbagi ke­baik­an, dan kegembiraan kepada orang lain serta mem­be­ri­kan dorongan disaat orang lain mengalami ke­su­litan.

- Berbagi energi positif. Banyak hal yang dapat dilakukan untuk me­le­pas­kan energi positif ini, diantaranya berbagi mo­ti­va­si, bertukar ide dan gagasan, membantu mencari so­lusi bagi orang lain, dan masih banyak lagi upaya ber­bagi dengan orang lain. Ingat law of attraction yang mengatakan semakin banyak energi positif yang keluar maka semakin banyak pula yang akan kem­bali Anda terima. Juga ada hukum kekekalan ener­gi dimana kebaikan yang dilakukan tidak akan hi­lang di alam semesta ini, tetapi akan berubah ben­tuk yang lain, seperti dalam bentuk kebahagiaan ha­ti, kepuasaan jiwa, ketenangan hidup, keberhasilan, ke­mudahan rezeki, dan masih banyak lagi.4. Berserah Diri kepada Tuhan.

Hidup ini berasal dari Tuhan dan akan kembali ke­pada-Nya. Menghargai hidup yang telah di­be­ri­kan Tuhan kepada manusia merupakan bentuk ber­se­rah diri, meskipun demikian tidak berarti manusia me­nerima apa adanya dan menyerah terhadap ke­ada­an, karena berserah diri juga berarti memikul tang­­gungjawab yang dipercayakan kepada manu­sia. Tanggungjawab sebagai pemimpin baik diri sen­diri, keluarga, masyarakat, agama, dan Negara juga ti­dak henti-hentinya menjadikan Tuhan sebagai asal dan jalan hidup termasuk ketika kita bekerja untuk me­laksanakan perintah Tuhan, beribadah untuk me­raih ridha-Nya, hidup yang kita semua jalani sesuai de­ngan perintah-Nya, dan apapun kita kembalikan ke­pada Tuhan Yang Maha Esa.

Sumber:beranigagal.blogspot.com

Seandainya hatimu adalah sebuah system,
maka aku akan scan kamu untuk mengetahui port mana yang terbuka Sehingga tidak ada keraguan saat aku c:\> nc -l -o -v -e ke hatimu,
tapi aku hanya berani ping di belakang anonymouse proxy,
inikah rasanya jatuh cinta
sehingga membuatku seperti pecundang atau aku memang pecundang sejati whatever!

Seandainya hatimu adalah sebuah system,
ingin rasanya aku manfaatkan vulnerabilitiesmu,
pake PHP injection Terus aku ls -la; find / -perm 777 -type d,
sehingga aku tau kalo di hatimu ada folder yang bisa ditulisi atau adakah free space buat aku?.
apa aku harus pasang backdor “Remote Connect-Back Shell”
jadi aku tinggal nunggu koneksi dari kamu saja, biar aku tidak merana seperti ini.

Seandainya hatimu adalah sebuah system,
saat semua request-ku diterima aku akan nogkrong terus di bugtraq
untuk mengetahui bug terbarumu maka aku akan patch n pacth terus,
aku akan jaga service-mu jangan sampai crash n aku akan menjadi firewallmu aku akan pasang portsentry,
dan menyeting error pagemu ” The page cannot be found Coz Has Been Owned by Someone get out!”
aku janji gak bakalan ada macelinious program
atau service yang hidden,
karena aku sangat sayang dan mencintaimu.

Seandainya hatimu adalah sebuah system,
jangan ada kata “You dont have permission to access it” untuk aku,
kalau ga mau di ping flood Atau DDos Attack jangan ah….! kamu harus menjadi sang bidadari penyelamatku.

Seandainya hatimu adalah sebuah system, …?

Tapi sayang hatimu bukanlah sebuah system,
kamu adalah sang bidadari impianku, yang telah mengacaukan systemku!
Suatu saat nanti aku akan datang n mengatakan kalau di hatiku sudah terinfeksi virus yang Menghanyutkan,
Ga ada anti virus yang dapat menangkalnya selain …kamu.

sumber: pinkynet.web.id