Archive for January, 2009

Mencuci alat reproduksi setelah buang air kecil maupun buang air besar sangat penting biar tidak menjadi lembab bro! Setelah bersih segera keringkan daerah alat reproduksi dengan handuk atau kertas tisu.

Celana dalam seharusnya diganti setelah mandi atau minimal dua kali sehari. Kalau pada sekitar alat reproduksinya lembab (mudah basah/berkeringat) disarankan penggantian celana dalam lebih sering

Pakailah celana dalam yang terbuat dari katun, dan hindari celana dalam bekas pakai atau punya orang lain.

Jaga kelembaban daerah alat reproduksi, jangan sampai terasa basah dalam waktu lama. Segera basuh/cebok dan keringkan daerah alat reproduksi bila terasa sangat lembab atau basah

Jangan menggunakan celana terlalu ketat karena akan mengganggu alat repduksi

MITOS

Masturbasi/onani bisa menyebabkan dengkul kopong sperma tidak diproduksi di dalam dengkul, melainkan ditestis. Pada tubuh remaja laki-laki yang sehat, dalam sehari sperma diproduksi lebih dari 50 juta sel. Setelah mastrubasi/onani bisanya timbul rasa lelah karena mengeluarkan energi seperti melakukan hubungan seksual. Pada saat itu otot memang berada pada kondisi yang amat rileks.

Masturbasi dapat membuat ejakulasi dini. Pendapat ini mitos ?.. Ejakulasi dini disebabkan karena faktor psikologis juga karena gangguan organ reproduksi. Jadi masturbasi/onani buka merupakan penyebab terjadinya enjakulasi dini.

Ini juga mitos?Sering masturbasi bisa membuat mandul

Secara medis masturbasi tidak menganggu kesehatan fisik selama dilakukan secara aman(tidak menimbulkan luka/lecet). Kemandulan biasanya akibat dari IMS atau penyakit lainnya, seperti kanker atau karena sebab fisik lainnya misalnya kualitas sperma yang kurang baik.

Info bikin perkasa: www.sehat.tk

BUZZ!!!
TUHAN : Kamu memanggilKu ?
AKU: Memanggilmu? Tidak.. Ini siapa ya?
TUHAN : Ini TUHAN. Aku mendengar doamu. Jadi Aku ingin berbincang- bincang denganmu.
AKU: Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik. Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk.
TUHAN : Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.
AKU: Nggak tau ya. Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun. Hidup jadi seperti diburu-buru. Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.
TUHAN : Benar sekali. Aktifitas memberimu kesibukan. Tapi produktifitas memberimu hasil. Aktifitas memakan waktu, produktifitas membebaskan waktu.
AKU: Saya mengerti itu. Tapi saya tetap tidak dapat menghidarinya. Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini.
TUHAN : Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu
beberapa petunjuk. Di era internet ini, Aku ingin menggunakan medium
yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi, misalnya.
AKU: OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?
TUHAN : Berhentilah menganalisa hidup. Jalani saja. Analisa-lah yang
membuatnya jadi rumit.
AKU: Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?
TUHAN : Hari ini adalah hari esok yang kamu khawatirkan kemarin. Kamu
merasa khawatir karena kamu menganalisa. Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu. Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.
AKU: Tapi bagaimana mungkin kita tidak khawatir jika ada begitu banyak ketidakpastian.
TUHAN : Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari. Tapi kekhawatiran
adalah sebuah pilihan.
AKU: Tapi, begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.
TUHAN : Rasa Sakit tidak bisa dihindari, tetapi Penderitaan adalah
sebuah pilihan.
AKU: Jika Penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita?
TUHAN : Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan. Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api. Orang baik melewati rintangan, tanpa menderita. Dengan pengalaman itu, hidup mereka menjadi lebih baik bukan sebaliknya.
AKU: Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?
TUHAN : Ya. Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras. Guru
pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.
AKU: Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu? Mengapa
kami tidak dapat hidup bebas dari masalah?
TUHAN : Masalah adalah Rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan
kekuatan mental (Purposeful Roadblocks Offering Beneficial Lessons
(to)Enhance Mental Strength). Kekuatan dari dalam diri bisa keluar dari perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha.
AKU: Sejujurnya ditengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah
TUHAN : Jika kamu melihat keluar, maka kamu tidak akan tahu kemana
kamu melangkah. Lihatlah ke dalam. Melihat keluar, kamu bermimpi.
Melihat ke dalam, kamu terjaga. Mata memberimu penglihatan. Hati memberimu arah.
AKU: Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita. Apa yang dapat saya lakukan?
TUHAN : Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain. Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri. Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan. Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain bekejaran dengan waktu.
AKU: Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?
TUHAN : Selalulah melihat sudah berapa jauh saya berjalan, daripada masih berapa jauh saya harus berjalan. Selalu hitung yang harus kau syukuri,jangan hitung apa yang tidak kau peroleh.
AKU: Apa yang menarik dari manusia?
TUHAN : Jika menderita, mereka bertanya Mengapa harus aku? Jika mereka bahagia, tidak ada yang pernah bertanya Mengapa harus aku?.
AKU: Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya disini?
TUHAN : Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi
apa kamu. Berhentilah mencari mengapa saya di sini. Ciptakan tujuan itu. Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.
AKU: Bagaimana saya bisa mendapat yang terbaik dalam hidup ini?
TUHAN : Hadapilah masa lalu-mu tanpa penyesalan. Peganglah saat ini
dengan keyakinan. Siapkan masa depan tanpa rasa takut.
AKU: Pertanyaan terakhir. Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.
TUHAN : Tidak ada doa yang tidak dijawab. Seringkali jawabannya adalah TIDAK.
AKU: Terima Kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.
TUHAN : Oke. Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut. Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan. Percayalah padaKu. Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.
TUHAN has signed out.

sumber:milit UNP

Make simple but powerfull.
triky of firewall management

1. To make filter brute forces

/ ip firewall filter
add chain=input protocol=tcp dst-port=22 src-address-list=ssh_blacklist action=drop comment=”Drop SSH brute forcers” disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=22 connection-state=new src-address-list=ssh_stage3 action=add-src-to-address-list address-list=ssh_blacklist \
address-list-timeout=1w3d comment=”” disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=22 connection-state=new src-address-list=ssh_stage2 action=add-src-to-address-list address-list=ssh_stage3 \
address-list-timeout=1m comment=”” disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=22 connection-state=new src-address-list=ssh_stage1 action=add-src-to-address-list address-list=ssh_stage2 \
address-list-timeout=1m comment=”” disabled=no
add chain=input protocol=tcp dst-port=22 connection-state=new action=add-src-to-address-list address-list=ssh_stage1 address-list-timeout=1m comment=”” \
disabled=no

2. To make filter port scaning
/ ip firewall filter

add chain=input protocol=tcp psd=21,3s,3,1 action=add-src-to-address-list address-list=”port scanners” address-list-timeout=2w comment=”Port Scanners to list \
” disabled=no
add chain=input protocol=tcp tcp-flags=fin,!syn,!rst,!psh,!ack,!urg action=add-src-to-address-list address-list=”port scanners” address-list-timeout=2w \
comment=”” disabled=no
add chain=input protocol=tcp tcp-flags=fin,syn action=add-src-to-address-list address-list=”port scanners” address-list-timeout=2w comment=”” disabled=no
add chain=input protocol=tcp tcp-flags=syn,rst action=add-src-to-address-list address-list=”port scanners” address-list-timeout=2w comment=”” disabled=no
add chain=input protocol=tcp tcp-flags=fin,psh,urg,!syn,!rst,!ack action=add-src-to-address-list address-list=”port scanners” address-list-timeout=2w \
comment=”” disabled=no
add chain=input protocol=tcp tcp-flags=fin,syn,rst,psh,ack,urg action=add-src-to-address-list address-list=”port scanners” address-list-timeout=2w comment=”” \
disabled=no
add chain=input protocol=tcp tcp-flags=!fin,!syn,!rst,!psh,!ack,!urg action=add-src-to-address-list address-list=”port scanners” address-list-timeout=2w \
comment=”” disabled=no
add chain=input src-address-list=”port scanners” action=drop comment=”” disabled=no

3.To make filter ftp port

/ ip firewall filter

add chain=input protocol=tcp dst-port=21 src-address-list=ftp_blacklist action=drop comment=”Filter FTP to Box” disabled=no
add chain=output protocol=tcp content=”530 Login incorrect” dst-limit=1/1m,9,dst-address/1m action=accept comment=”” disabled=no
add chain=output protocol=tcp content=”530 Login incorrect” action=add-dst-to-address-list address-list=ftp_blacklist address-list-timeout=3h comment=”” \
disabled=no

4. To make separate packet flag

/ ip firewall filter

add chain=forward protocol=tcp action=jump jump-target=tcp comment=”Separate Protocol into Chains” disabled=no
add chain=forward protocol=udp action=jump jump-target=udp comment=”” disabled=no
add chain=forward protocol=icmp action=jump jump-target=icmp comment=”” disabled=no

5. To make blocking udp satan traffic

/ ip firewall filter
add chain=udp protocol=udp dst-port=69 action=drop comment=”Blocking UDP Packet” disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=111 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=135 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=137-139 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=2049 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=udp protocol=udp dst-port=3133 action=drop comment=”” disabled=no

6. To make blocking tcp satan traffic

/ ip firewall filter

add chain=tcp protocol=tcp dst-port=69 action=drop comment=”Bloking TCP Packet” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=111 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=119 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=135 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=137-139 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=445 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=2049 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=12345-12346 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=20034 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=3133 action=drop comment=”” disabled=no
add chain=tcp protocol=tcp dst-port=67-68 action=drop comment=”” disabled=no

7. To make blocking bukis mail traffic

/ ip firewall filter

add chain=forward protocol=tcp dst-port=25 action=drop comment=”Allow SMTP” disabled=no

8. To make filter dos traffic

/ ip firewall filter

add chain=icmp protocol=icmp icmp-options=0:0-255 limit=5,5 action=accept comment=”Limited Ping Flood” disabled=no
add chain=icmp protocol=icmp icmp-options=3:3 limit=5,5 action=accept comment=”” disabled=no
add chain=icmp protocol=icmp icmp-options=3:4 limit=5,5 action=accept comment=”” disabled=no
add chain=icmp protocol=icmp icmp-options=8:0-255 limit=5,5 action=accept comment=”” disabled=no
add chain=icmp protocol=icmp icmp-options=11:0-255 limit=5,5 action=accept comment=”” disabled=no
add chain=icmp protocol=icmp action=drop comment=”” disabled=no

9. To make filter p2p traffic

/ ip firewall filter

add chain=forward p2p=all-p2p action=accept comment=”trafik P2P ” disabled=no

10. To make filter access network mapping traffic

/ ip firewall filter
add chain=input dst-address-type=broadcast,multicast action=accept comment=”Allow Broadcast Traffic” disabled=no
add chain=input src-address=192.168.0.0/28 action=accept comment=”Allow access to router from known network” disabled=no
add chain=input src-address=192.168.1.0/24 action=accept comment=”” disabled=no
add chain=input src-address=192.168.2.0/30 action=accept comment=”” disabled=no
add chain=input src-address=125.162.0.0/16 action=accept comment=”” disabled=no

11. To make filter junk traffic and real traffic connection

/ ip firewall filter

add chain=input connection-state=established action=accept comment=”Connection State” disabled=no
add chain=input connection-state=related action=accept comment=”” disabled=no
add chain=input connection-state=invalid action=drop comment=”” disabled=no

sumber : http://harrychanputra.wordpress.com/

WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza)

lahir dari keperdulian seorang musisi Los Angeles, Michael Heart atas keprihatinannya yang menimpa para korban perang di GAZA.

(Composed by Michael Heart)

berikut liriknya :

A blinding flash of white light
sebuah kilatan cahaya yang membabi buta

Lit up the sky over Gaza tonight
menerangi angkasa Gaza malam ini

People running for cover
orang-orang berlarian tidak menentu untuk berlindung

Not knowing whether they’re dead or alive
tanpa tau lagi apakah mereka hidup atau mati

They came with their tanks and their planes
para tentara datang dengan tank2 dan pesawat tempur mereka

With ravaging fiery flames
datang dengan kerusakan dan kobaran api2 yang meluap2

And nothing remains
dan tidak ada yang tersisa

Just a voice rising up in the smoky haze
hanya suara ( ledakan & senjata ) yang menggema di tengah kabut asap perang

We will not go down
kami tidak akan menyerah / kami tidak akan turun

In the night, without a fight
dalam kegelapan malam, tanpa sebuah pertarungan

You can burn up our mosques and our homes and our schools
Kamu dapat menghancurkan tempat2 ibadah, rumah dan sekolah kami

But our spirit will never die
tapi spirit kami tidak akan pernah mati

We will not go down
kami tidak akan menyerah

In Gaza tonight
di Gaza malam ini

Women and children alike
Perempuan dan anak-anak

Murdered and massacred night after night
dibunuh secara membabi buta dari malam ke malam

While the so-called leaders of countries afar
sementara para pemimpin terhormat dunia

Debated on who’s wrong or right
berdebat siapa yang benar dan siapa yang salah

But their powerless words were in vain
tapi kata-kata mereka tidak dapat mengubah keadaan

And the bombs fell down like acid rain
dan bom tetap berjatuhan seperti hujan deras

But through the tears and the blood and the pain
tetapi melalui tangisan dan darah kesakitan

You can still hear that voice through the smoky haze
kamu masih dapat mendengar suara di tengah kabut asap

We will not go down
kami tidak akan menyerah

In the night, without a fight
malam ini, tanpa sebuah perlawanan

You can burn up our mosques and our homes and our schools
Kamu dapat menghancurkan tempat2 ibadah, rumah dan sekolah kami

But our spirit will never die
tetapi spirit kami tidak akan pernah mati

We will not go down
kami tidak akan menyerah

In Gaza tonight
di Gaza malam ini

– end –

sumber:http://www.yauhui.net

1. Jangan pernah berjalan tanpa dokumen di tangan
Orang yg bawa-bawa dokumen kelihatannya seperti
seorang pekerja keras yang mau meeting. Sementara
orang yg nggak bawa apa-apa kayaknya pengangguran.
Kalau yang bawa koran pasti mau ke WC. Nah yang
bawa kerjaan sama laptop saat pulang, pasti mau
gaya-gaya doang, sampe rumah cuman ditaruh di meja,
besoknya dibawa lagi ke kantor.

2. Pake komputer biar keliatan sibuk
Tiap saat anda di depan PC, keliatannya anda kerja
di mata boss, padahal anda sedang baca dan
kirim email atau lagi YM-an dengan temen
deket. Saat anda ketahuan boss lagi nge-email, pengakuan yg
paling baik ya lagi lihat situasi pasar atau lagi
belajar program baru untuk bikin cash flow.

3. Meja berantakan
Boss bisa aja mejanya bersih, sedangkan kita
jangan harap, kalo meja kita bersih pasti dianggap
kita tidak kerja cukup getol. Taruh aja setumpuk dokumen di meja,
pasti anda dianggap pekerja keras.

4. Mesin Penjawab Telpon
Nggak usah jawab telpon kalo anda punya mesin
penjawab. Orang tidak akan telpon ke anda untuk
memberi sesuatu, orang telpon supaya anda
mengerjakan sesuatu. Periksa aja mesin penjawab.
Kalo seseorang nelpon mengenai suatu kerjaan, jawab aja saat
jam makan siang, yang jelas dia nggak bakalan
ada dan anda keliatan seperti pekerja keras.

5. Kelihatan serius dan sangar
Yang terpenting, anda harus keliatan serius dan
sangar biar boss mengganggap anda selalu sibuk. Jangan suka ketawa2 gitu

6. Tinggalkan kantor lambat
Selalu meninggalkan kantor lambat, khususnya saat
si boss masih ada. Anda bisa baca majalah atau
buka internet, sehingga kelihatan bahwa anda
kurang waktu untuk baca atau kerjakan sesuatu.
Saat pulang, pastikan boss anda lihat. Kirim email
penting pada jam-jam yang larut seperti 21.35 atau
19.05, bahkan kalo perlu pada hari libur, biar keliatan loyal banget ama kerjaan.

7. Tarik napas kreatif
Tariklah napas keras-keras saat banyak orang di
sekeliling anda, sehingga kelihatan bahwa anda
sedang di bawah tekanan karena banyaknya kerjaan.

8. Strategi numpuk buku
Rasanya kurang cukup kalo hanya numpuk dokumen di
meja, tambahin aja dengan buku-buku manual yang
tebel yang berserakan di lantai.

9. Tambahlah perbendaharaan kata-kata
Baca beberapa majalah komputer dan cari tau
istilah dan produk baru.
Gunakan istilah yang IT banget saat ngobrol dengan
boss. Ingat: boss tidak perlu tau apa yang anda
bicarakan, tapi yang terpenting anda tampil
mengesankan di hadapannya.

10. Yang terpenting
Jangan forward ini kepada boss anda tanpa
sengaja!! Ancur deh image yang anda bangun dengan
susah payah.

PERATURAN BOSS:

Nomor 1: Boss selalu benar;
Nomor 2: Apabila boss melakukan kesalahan. Baca aturan Nomor 1.

Bila boss bersikukuh dengan pendapatnya, itu artinya beliau konsisten;
Bila staf bersikukuh pada pendapatnya, itu artinya dia keras kepala, kepala batu!

Bila boss berubah-ubah pendapatnya, itu berarti beliau fleksibel;
Bila staf berubah-ubah pendapatnya, itu berarti dia plin-plan! Tidak punya pendirian!

Bila boss bekerja lambat, itu artinya beliau teliti;
Bila staf bekerja lambat, itu artinya dia tidak “perform”!

Bila boss bekerja cepat, itu artinya beliau “smart”
Bila staf bekerja cepat, itu artinya dia terlalu terburu-buru!

Bila boss lambat dlm mengambil keputusan, itu artinya beliau berhati-hati;
Bila staf lambat dlm mengambil keputusan, itu artinya dia “telmi” !

Bila boss cepat mengambil keputusan, itu artinya beliau berani mengambil risiko;
Bila staf cepat mengambil keputusan, itu artinya dia gegabah! Ceroboh!

Bila boss meng-by-pass prosedur, itu artinya beliau proaktif-inovatif- kreatif;
Bila staf meng-by-pass prosedur, itu artinya dia melanggar aturan!

Bila boss curiga terhadap mitra bisnis, itu artinya beliau waspada.
Bila staf curiga terhadap mitra bisnis, itu artinya dia negative-thinking! Paranoid!

Bila boss mengatakan” “Sulit,” itu artinya beliau predektif-antisipat if;
Bila staf mengatakan: “Sulit,” artinya dia pesimistik!

Bila boss mengatakan: “Mudah,” itu artinya beliau optimis;
Bila staf mengatakan: “Mudah,” itu artinya dia meremehkan masalah!

Bila bos sering keluar kantor, itu artinya beliau rajin ke customer, rajin dan sibuk;
Bila staf sering keluar kantor, itu artinya dia sering keluyuran!

Bila bos sering entertain, itu artinya beliau rajin meng-lobby customer;
Bila staf sering entertain, itu artinya dia menghamburkan anggaran!

Bila bos tidak pernah entertain, itu artinya beliau hemat;
Bila staf tidak pernah entertain, itu artinya dia tidak becus me-lobby customer!

Bila bos menservice atasan, itu artinya dia meng-lobby;
Bila staf menservice atasan, itu artinya dia menjilat!

Bila bos sering tidak masuk, itu artinya beliau kecapean karena kerja keras;
Bila staf sering tidak masuk, itu artinya dia seorang pemalas!

Bila bos minta fasilitas mewah, itu artinya beliau menjaga citra perusahaan;
Bila staf minta fasilitas mewah, itu artinya dia terlalu banyak menuntut, tidak tau diuntung!

yang terakhir ……..

Bila bos memforward tulisan ini, itu artinya beliau pandai membuat lelucon: humoris jempolan.

Bila staf memforward tulisan ini, itu artinya dia sedang frustasi, kurang kerjaan, penggangguran, iri terhadap karier orang lain, negative thinking, tidak tahan banting, provokatif ,dan BSH alias Barisan Sakit Hati!

sumber:milist unp

Load Balancing 2 Line Speedy ini menggunakan paket office unlimitted.Kedua Modem di set sebagai Bridge.

Teori Singkat
Banyak pertanyaan dari teman-teman, terutama para operator warnet, admin jaringan sekolah/kampus dan korporasi tentang load balancing

dua atau lebih koneksi internet. Cara praktikal sebenarnya banyak dijumpai jika kita cari di internet, namun banyak yang merasa kesulitan pada saat diintegrasikan. Penyebab utamanya adalah karena kurang mengerti konsep jaringan, baik di layer 2 atau di layer 3 protokol TCP/IP. Dan umumnya dual koneksi, atau multihome lebih banyak diimplementasikan dalam protokol BGP. Protokol routing kelas ISP ke atas, bukan protokol yang dioprek-oprek di warnet atau jaringan kecil.

Berikut beberapa konsep dasar yang sering memusingkan:

1. Unicast
Protokol dalam trafik internet yang terbanyak adalah TCP, sebuah komunikasi antar host di internet (praktiknya adalah client-server, misal

browser anda adalah client maka google adalah server). Trafik ini bersifat dua arah, client melakukan inisiasi koneksi dan server akan

membalas inisiasi koneksi tersebut, dan terjadilah TCP session (SYN dan ACK).

2. Destination-address
Dalam jaringan IP kita mengenal router, sebuah persimpangan antara network address dengan network address yang lainnya. Makin menjauh
dari pengguna persimpangan itu sangat banyak, router-lah yang mengatur semua trafik tersebut. Jika dianalogikan dengan persimpangan di jalan, maka rambu penunjuk jalan adalah routing table. Penunjuk jalan atau routing table mengabaikan “anda datang dari mana”, cukup dengan “anda mau ke mana” dan anda akan diarahkan ke jalan tepat. Karena konsep inilah saat kita memasang table routing cukup dengan dua parameter, yaitu network address dan gateway saja.

3. Source-address
Source-address adalah alamat IP kita saat melakukan koneksi, saat paket menuju ke internet paket akan melewati router-router ISP, upstream provider, backbone internet dst hingga sampai ke tujuan (SYN). Selanjutnya server akan membalas koneksi (ACK) sebaliknya hingga kembali ke komputer kita. Saat server membalas koneksi namun ada gangguan saat menuju network kita (atau ISPnya) maka komputer kita sama sekali tidak akan mendeteksi adanya koneksi. Seolah-olah putus total, walaupun kemungkinan besar putusnya koneksi hanya satu arah.

4. Default gateway
Saat sebuah router mempunyai beberapa interface (seperti persimpangan, ada simpang tiga, simpang empat dan simpang lima) maka tabel routing otomatis akan bertambah, namun default router atau default gateway hanya bisa satu. Fungsinya adalah mengarahkan paket ke network address yang tidak ada dalam tabel routing (network address 0.0.0.0/0).

5. Dua koneksi
Permasalahan umumnya muncul di sini, saat sebuah router mempunyai dua koneksi ke internet (sama atau berbeda ISP-nya). Default gateway

di router tetap hanya bisa satu, ditambah pun yang bekerja tetap hanya satu. Jadi misal router NAT anda terhubung ke ISP A melalui interface A dan gateway A dan ke ISP B melalui interface B dan gateway B, dan default gateway ke ISP A, maka trafik downlink hanya akan datang dari ISP A saja. Begitu juga sebaliknya jika dipasang default gateway ke ISP B.

Bagaimana menyelesaikan permasalahan tersebut?
Konsep utamanya adalah source-address routing. Source-address routing ibaratnya anda dicegat di persimpangan oleh polisi dan polisi
menanyakan “anda dari mana?” dan anda akan ditunjukkan ke jalur yang tepat.

Pada router NAT (atau router pada umumnya), source-address secara default tidak dibaca, tidak dipertimbangkan. Jadi pada kasus di atas
karena default gateway ke ISP A maka NAT akan meneruskan paket sebagai paket yang pergi dari IP address interface A (yang otomatis akan mendapat downlink dari ISP A ke interface A dan diteruskan ke jaringan dalam).

Dalam jaringan yang lebih besar (bukan NAT), source-address yang melewati network lain disebut sebagai transit (di-handle dengan protokol BGP oleh ISP). Contoh praktis misalnya anda membeli bandwidth yang turun dari satelit melalui DVB, namun koneksi uplink menggunakan jalur terestrial (dial-up, leased-line atau fixed-wireless). Dalam kasus ini paket inisiasi koneksi harus menjadi source-address network downlink DVB,agar bandwidth downlink dari internet mengarah DVB receiver, bukan ke jalur terestrial.

Di lingkungan Linux, pengaturan source-address bisa dilakukan oleh iproute2. Iproute2 akan bekerja sebelum diteruskan ke table routing. Misal kita mengatur dua segmen LAN internal agar satu segmen menjadi source-address A dan satu segmen lainnya menjadi source-address B, agar kedua koneksi ke ISP terutilisasi bersamaan.

Penerapan utilisasi dua koneksi tersebut bisa mengambil tiga konsep, yaitu round-robin, loadbalance atau failover.

6. Round-robin
Misalkan anda mempunyai tiga koneksi internet di satu router NAT, koneksi pertama di sebut Batman, koneksi kedua disebut Baskin dan
koneksi ketiga disebut Williams, maka konsep round-robin adalah sang Robin akan selalu berpindah-pindah secara berurutan mengambil
source-address (bukan random). Misal ada satu TCP session dari komputer di jaringan internal, maka koneksi TCP tersebut tetap di
source-address pertama hingga sesi TCP selesai (menjadi Batman & Robin). Saat TCP session Batman & Robin tersebut belum selesai, ada ada request koneksi baru dari jaringan, maka sang Robin akan mengambil source-address koneksi berikutnya, menjadi Baskin & Robin. Dan seterusnya sang Robin akan me-round-round setiap koneksi tanpa memperhatikan penuh atau tidaknya salah satu koneksi.

Pasti anda sedang pusing membaca kalimat di atas, atau sedang tertawa terbahak-bahak.

7. Loadbalance
Konsep loadbalance mirip dengan konsep round-robin di atas, hanya saja sang Robin dipaksa melihat utilisasi ketiga koneksi tersebut di atas.
Misalkan koneksi Batman & Robin serta Baskin & Robin sudah penuh, maka koneksi yang dipilih yang lebih kosong, dan koneksi yang diambil menjadi Robin Williams. Request koneksi berikutnya kembali sang Robin harus melihat dulu utilisasi koneksi yang ada, apakah ia harus menjadi Batman & Robin, Baskin & Robin atau Robin Williams, agar semua utilisasi koneksi seimbang, balance.

8. Failover
Konsep fail-over bisa disebut sebagai backup otomatis. Misalkan kapasitas link terbesar adalah link Batman, dan link Baskin lebih kecil. Kedua koneksi tersebut terpasang online, namun koneksi tetap di satu link Batman & Robin, sehingga pada saat link Batman jatuh koneksi akan berpindah otomatis ke link Baskin, menjadi Baskin & Robin hingga link Batman up kembali.

*makan es krim Haagendaz dulu*

Tools NAT yang mempunyai ketiga fitur di atas adalah Packet Firewall (PF) di lingkungan BSD, disebut dengan nat pool. Saya belum
menemukan implementasi yang bagus (dan cukup mudah) di Linux dengan iproute2.

*Uraian panjang di atas hanyalah kata sambutan sodara-sodara…*

Berikut contoh implementasi load balance dua koneksi sesuai judul di atas. Dijalankan di mesin FreeBSD sebagai NAT router dengan dua
koneksi DSL Telkom, interface ethernet vr0 dan rl1.

Script koneksi DSL Speedy, speedy1 untuk koneksi pertama dan speedy2 untuk koneksi kedua. Sesuaikan interface, username dan
passwordnya. Jangan lupa, gunakan indent tab.

# /etc/ppp/ppp.conf
#################################################################
# PPP Sample Configuration File
# Originally written by Toshiharu OHNO
# Simplified 5/14/1999 by wself@cdrom.com
#
# See /usr/share/examples/ppp/ for some examples
#
# $FreeBSD: src/etc/ppp/ppp.conf,v 1.10 2004/11/19 17:12:56 obrien Exp $
#################################################################

default:
speedy1:
set device PPPoE:vr0
set speed sync
set mru 1492
set mtu 1492
set ctsrts off
enable lqr
set log phase tun
add default HISADDR
enable dns
set authname 11140xxx@telkom.net
set authkey xxx

speedy2:
set device PPPoE:rl1
set speed sync
set mru 1492
set mtu 1492
set ctsrts off
enable lqr
set log phase tun
add default HISADDR
enable dns
set authname 11140xxx@telkom.net
set authkey xxx

Aktifkan interface vr0 dan rl1

# ifconfig vr0 up
# ifconfig rl1 up

Jalankan PPPoE, Point to Point Protocol over Ethernet.

# /usr/sbin/ppp -quiet -ddial speedy1
# /usr/sbin/ppp -quiet -ddial speedy2

Jika koneksi Speedy berhasil, IP address dari Speedy akan di-binding di interface tunneling tun0 dan tun1

# ifconfig
tun0: flags=8051 mtu 1492
inet 125.165.112.232 –> 125.165.112.1 netmask 0xffffffff
Opened by PID 917
tun1: flags=8051 mtu 1492
inet 125.162.80.141 –> 125.162.80.1 netmask 0xffffffff
Opened by PID 937

Dan default gateway akan aktif

# netstat -nr |more
Routing tables

Internet:
Destination Gateway Flags Refs Use Netif Expire
default 125.162.80.1 UGS 0 17334 tun1
125.162.80.1 125.162.80.141 UH 1 0 tun1
125.165.112.1 125.165.112.232 UH 0 0 tun0

Serta konfigurasi resolver DNS pun akan terisi

#cat /etc/resolv.conf

nameserver 203.130.193.74
nameserver 202.134.0.155

Aktifkan Packet Firewall pf

# /etc/rc.conf
# — sysinstall generated deltas — # Thu Nov 6 19:38:59 2008
# Created: Thu Nov 6 19:38:59 2008
# Enable network daemons for user convenience.
# Please make all changes to this file, not to /etc/defaults/rc.conf.
# This file now contains just the overrides from /etc/defaults/rc.conf.

fsck_y_enable=”YES”
gateway_enable=”YES”
sshd_enable=”YES”

ppp_enable=”YES”

pf_enable=”YES”
pf_rules=”/etc/pf.conf”
pf_flags=”"
pflog_enable=”YES”
pflog_logfile=”/var/log/pflog”
pflog_flags=”"

ifconfig_rl0=”inet 192.168.2.14 netmask 255.255.255.224″
ifconfig_vr0=”up”
ifconfig_rl1=”up”
defaultrouter=”"
hostname=”router.nabila.net”

Script Packet Firewall NAT dan balancing dengan round-robin (ganti round-robin dengan loadbalance jika lebih sesuai dengan kebutuhan anda).

Baris yang di-indent masih termasuk baris di atasnya. Entah kenapa tag malah menghilangkan karakter backslash.

#cat /etc/pf.conf
lan_net = “192.168.2.0/27″
int_if = “rl0″
ext_if1 = “tun0″
ext_if2 = “tun1″
ext_gw1 = “125.162.112.1″
ext_gw2 = “125.165.80.1″

# scrub all
scrub in all
# nat outgoing connections on each internet interface
nat on $ext_if1 from $lan_net to any -> ($ext_if1)
nat on $ext_if2 from $lan_net to any -> ($ext_if2)
# pass all outgoing packets on internal interface
pass out on $int_if from any to $lan_net
# pass in quick any packets destined for the gateway itself
pass in quick on $int_if from $lan_net to $int_if
# load balance outgoing tcp traffic from internal network.
pass in on $int_if route-to \
{ ($ext_if1 $ext_gw1), ($ext_if2 $ext_gw2) } round-robin \
proto tcp from $lan_net to any flags S/SA modulate state
# load balance outgoing udp and icmp traffic from internal network
pass in on $int_if route-to \
{ ($ext_if1 $ext_gw1), ($ext_if2 $ext_gw2) } round-robin \
proto { udp, icmp } from $lan_net to any keep state
# general “pass out” rules for external interfaces
pass out on $ext_if1 proto tcp from any to any flags S/SA modulate state
pass out on $ext_if1 proto { udp, icmp } from any to any keep state
pass out on $ext_if2 proto tcp from any to any flags S/SA modulate state
pass out on $ext_if2 proto { udp, icmp } from any to any keep state

Aktifkan script yang diperlukan di /etc/rc.local agar setiap reboot langsung bekerja.

ifconfig_rl0=”inet 192.168.2.14 netmask 255.255.255.224″
ifconfig_vr0=”up”
ifconfig_rl1=”up”

/usr/sbin/ppp -quiet -ddial speedy1
/usr/sbin/ppp -quiet -ddial speedy2

PF akan langsung bekerja membaca /etc/pf.conf.
Jika harus me-restart koneksi DSL Speedy, pastikan pppoe dimatikan dulu

# pkill ppp

Jika tidak, maka ppp akan membuat tunneling baru menjadi tun2, tun3 dan seterusnya.

Untuk memantau fungsi nat pool round-robin di atas bekerja atau tidak, bisa menggunakan tools pftop yang bisa diambil di

http://www.eee.metu.edu.tr/~canacar/pftop/

Jika anda mengoptimasikan koneksi jaringan juga dengan menggunakan proxy, misalnya Squid, maka proxy Squid jangan dipasang juga di

mesin router NAT tersebut, sebab saat Squid mengakses halaman web ke internet; oleh PF dianggap bukan sebagai koneksi NAT, jadi tidak

akan di-balance, dan akan stay mengambil interface utama dan default gateway pertama. Simpanlah mesin proxy/squid di belakang router NAT,

agar koneksi proxy ke internet menjadi trafik NAT yang akan di-balance oleh script PF di atas.

Thanks to Starchie dan Hengky atas tutorial basic PF di OpenBSD.

sumber : http://yulian.firdaus.or.id/2007/09/07/load-balance-speedy/

Mouse optic, mungkin sudah banyak pengguna computer yang sudah menggunakan benda kecil ini. Namun, tahukah Anda bahwa mouse optic dapat memberikan efek samping kepada penggunanya?

Ketika menggunakan mouse optic, pengguna tentunya lebih merasa nyaman ketimbang menggunakan shortcut dari keyboard langsung. Namun, kenyamanan dari mouse optic juga membawa efek samping yang bisa membahayakan pengguna. Kira-kira semenjak tiga tahun setelah dirilisnya mouse optic pertama oleh Microsoft, telah ditemukan bahwa terdapat ribuan kasus kelainan pada jaringan tangan akibat radiasi yang dipancarkan mouse optic. Mouse optic bekerja dengan memancarkan gelombang elektromagnetik frekuensi tinggi ke permukaan di bawahnya. Frekuensi yang digunakan lebih tinggi daripada handphone.

Mungkin sudah banyak pengguna yang mengetahui, bahwa telapak tangan dan kaki merupakan pusat ujung-ujung syaraf tubuh. Oleh karena itu, radiasi dari mouse bisa dirasakan di telapak tangan dan dapat mempengaruhi kesehatan pengguna. Menurut pengamatan dari badan kesehatan dunia, WHO, radiasi dari mouse setara 5 kali radiasi handphone, dan akan lebih berbahaya jika mouse optic dipegang terus-menerus oleh pengguna computer.

Untuk product mouse optic berkualitas rendah, pengaruh radiasi elektromagnetik akan lebih terasa. Hal ini dikarenakan untuk product yang bagus telah menggunakan pelindung (shield) di mouse optic guna melindungi pergelangan tangan. Oleh karena adanya bahaya yang cukup mengkhawatirkan ini, perusahaan besar seperti WHO, GreenPeace, dan CNN sudah menghentikan penggunaan optical mouse untuk seluruh kegiatan di kantornya. Sementara untuk Microsoft dan IBM telah saling bekerja sama untuk pembuatan pointer device yang lebih aman, dengan dana sekitar $2 miliar.

Untuk itu, pengguna dapat mulai membiasakan menggunakan mouse hanya saat diperlukan, dan mungkin dapat lebih berlatih menggunakan shortcut keyboard, seperti “Ctrl-V” untuk paste, dan sebagainya.

sumber:beritanet.com

Panduan ini adalah untuk menyiapkan sambungan Internet ADSL menggunakan sebuah modem PPPoE ethernet dalam Ubuntu 6.06 LTS (Dapper Drake).

Pengenalan
Pada umumnya untuk menghubung ke Internet orang sering menggunakan fasilitas router. Namun kadang kala menghubung langsung ke modem ADSL (sering disebut sebagai ‘DSL’) menggunakan PPPoE.

Bila Anda ingin menghubung Internet langsung ke modem ADSL menggunakan PPPoE, modem harus sudah terseting dalam mode Bridge.

Dan tentu saja… Anda harus telah berlangganan / terdaftar pada Penyelenggara Jasa Internet (ISP), dan sambungan Internet Anda terpasang dan berfungsi dengan baik. Lampu “DSL” (atau “ADSL”) pada modem anda biasanya menunjukkan bahwa jalur tersebut telah disinkronkan.

Anda juga membutuhkan “username” dan “password” dari ISP. Anda juga harus memiliki kartu ethernet yang tersambung ke modem PPPoE anda dengan kabel yang sesuai.

Konfigurasi PPPoE dengan baris perintah

Untuk menyiapkan modem, kita akan membutuhkan sebuah terminal. Untuk membuka sebuah terminal, gunakan papan menu : Applications > Accessories > Terminal.

Anda memerlukan paket PPPoE terinstal agar perintah di depan dapat bekerja. Paket ini telah terinstal secara default, namun dapat saja hilang jika konfigurasi telah diubah. Jika perintah di depan tidak bekerja, Anda perlu menginstal paket ini (lihat bagian instalasi paket PPPoE).

Di terminal ketik:

sudo pppoeconf

Sebuah menu program berbasis teks akan membantu Anda melalui langkah-langkah berikutnya, yakni:

1. Pastikan bahwa kartu Ethernet anda terdeteksi.
2. Masukkan username anda (dari ‘Penyelenggara Jasa Internet’ ISP).
3. Masukkan password anda (dari ISP juga).
4. Jika sebelumnya Anda mempunyai konfigurasi Sambungan PPPoE, Anda akan diberi tahu bahwa konfigurasi telah diubah.
5.
Pilihan-pilihan populer (Popular options): Anda ditanya tentang pilihan-pilihan ‘noauth’ dan ‘defaultroute’ dan untuk membuang pilihan ‘nodetach’ – pilih “Yes”.
6.
Menggunakan peer DNS (Use peer DNS ) – pilih “Yes”.
7.
Masalah MSS terbatas (Limited MSS problem) – pilih “Yes”.
8.
Ketika Anda ditanya apakah Anda ingin menyambung saat start up, pilih “Yes” jika itu yang Anda inginkan.
9. Terakhir Anda ditanya apakah Anda ingin segera membuat sambungan.

Sekali Anda telah menyelesaikan langkah-langkah di atas, sambungan anda seharusnya sedang bekerja.

Mengatur sambungan secara manual

Untuk memulai sambungan ADSL anda seperlunya, di terminal ketik:

pon dsl-provider

Untuk menghentikan sambungan ADSL, di terminal ketik:

poff dsl-provider

Masalah-masalah

Jika sambungan anda tidak berkerja, coba nyalakan ADSL yang telah terkonfigurasi sebelumnya secara manual (lihat bagian sebelumnya). Untuk melihat log, di terminal ketik:

plog

Instalasi paket PPPoE

Untuk memeriksa apakah paket PPPoE telah terinstal, di terminal ketik:

dpkg -s pppoeconf

Jika telah terinstal maka Anda seharusnya melihat keluaran seperti yang ditunjukkan dua baris berikut:

Package: pppoeconf
Status: install ok installed

Jika belum terinstal, masukkan CD Ubuntu anda dan di terminal ketik:

sudo apt-get install pppoeconf

Jika paket tidak ditemukan, Anda mungkin harus menambahkan CD Ubuntu anda pada daftar repositori perangkat lunak. Untuk menambahkannya, pastikan bahwa CD anda berada dalam CD drive dan di terminal ketik:

sudo apt-cdrom add

Jika semuanya itu gagal, Anda dapat mengunduh paket pppoeconf dari http://packages.ubuntu.com/. Tentu saja Anda harus memiliki sambungan Internet (Anda bisa menggunakan jasa Warung Internet), lalu Anda bisa memindahkannya melalui media seperti CDR atau USB stick. Klik ganda pada berkas paket untuk menginstalnya.

Isu-isu boot

Jika Anda mendapati bahwa Anda harus menjalankan pppoeconf setiap Anda boot, Anda dapat mencoba dua hal:

*
Sunting /etc/network/interfaces seperti yang dijelaskan di sini, pastikan baris-baris ‘pppoe maintained’ berada sebelum ‘auto dsl-provider’:

# added by pppoeconf
auto eth0
iface eth0 inet manual
pre-up /sbin/ifconfig eth0 up # line maintained by pppoeconf

auto dsl-provider
iface dsl-provider inet ppp
provider dsl-provider

* Masih gagal, sunting /etc/rc.local, dan sebelum baris terakhir (“exit 0″), tambah:

ifconfig eth0 up
pon dsl-provider

Log-log error

Jika Anda memiliki masalah-masalah dengan sambungan anda, Anda boleh mencari informasi berharga di dalam log-log pesan sistem. Anda dapat mengakses log-log sistem dengan sebuah terminal maupun sebuah antarmuka grafis.

*
Untuk menggunakan penampil log grafis, di menu bar : System > Administration > System Log. Anda akan mendapati pesan-pesan sistem di /var/log/messages.
* Untuk menggunakan terminal, ketik:
sudo dmesg

sumber: http://wiki.ubuntu-id.org

Jika Anda merasa gaptek soal komputer, jangan kuatir. Bukan Anda saja
yangmerasa demikian. Jim Cartlon, seorang jurnalis Wall Street Journal,
baru-baru ini mengumpulkan keluhan dari para konsumen komputer Amerika.
Dan ternyata keluhan mereka jauh lebih “idiot” daripada yang kita kira.
Berikut petikan keluhan2 konsumen itu :

1. Compaq pernah mempertimbangkan untuk mengubah perintah “Press ANY
Key” menjadi “Press ENTER Key” dikarenakan banyaknya telefon yang
menanyakan letak tombol “ANY” di keyboard.

2. AST Technical Support menerima laporan konsumen karena kesulitan
menggunakan mouse. Saat Techinal Support berkunjung, mereka menemukan
mouse tersebut tidak bisa digunakan… karena masih terbungkus rapi di
dalam plastiknya. Penggunanya (seorang wanita) punya phobia (ketakutan)
pada mouse (tikus) sehingga tidak berani mengeluarkannya dari dalam
plastik.

3. Di tahun 1980-an, ketika disket masih berukuran besar, Teknisi Compaq
pernah menerima keluhan seorang konsumen yang disketnya tidak terbaca
oleh drive-disk komputer. Setelah diselidiki, ternyata konsumen itu
sebelumnya memasukkan disket ke dalam mesin tik dan mengetikkan label
yang tertempel di disket itu.

4. Sebuah keluhan lain dari konsumen AST yang mengatakan disket mereka
terkena virus yang sulit dibersihkan. Petugas AST meminta orang itu
mengirimkan kopi disket yang terinfeksi itu untuk dipelajari. Beberapa
hari kemudian, petugas AST menerima foto kopi disket dari konsumen
tersebut.

5. Seorang konsumen DELL mengeluhkan kalau dia tidak dapat mengirimkan
fax via komputer. Setelah diarahkan selama 40 menit lewat telepon,
petugas DELL menemukan kalau konsumen itu mencoba mengefax via komputer
dengan cara menempelkan kertas yang akan di fax di depan monitor.

6. Seorang konsumen DELL lain mengeluh karena keyboard yang digunakannya
sudah tidak bisa berfungsi sejak dibersihkan. Ketika ditanya caranya
membersihkan keyboard, dia menjelaskan, “Saya mencuci dan menggosok
semua bagian keyboard dengan sabun, lalu membilasnya dengan air, dan
menjemurnya.”

7. Seorang konsumen DELL marah besar karena tidak bisa menyalakan
komputer yang baru dibelinya. “Semua sudah terpasang dengan baik. Tapi
setiap kali saya tekan pedal kaki , tidak terjadi apa-apa.” Setelah
diselidiki ternyata “pedal kaki” yang dimaksud orang itu adalah : mouse.

8. Seorang lagi konsumen DELL marah besar karena komputer barunya tidak
nyala. Dia menjelaskan semua sudah terpasang dengan benar, dan ketika
dia menunggu selama 20 menit, tidak terjadi apa-apa pada komputernya.
Ketika teknisi DELL menanyakan apakah “power switch” sudah dinyalakan,
dia balik bertanya, “Power switch apa?”

9. Berikut adalah tanya-jawab antara petugas Novell NetWire dengan
seorang konsumen :

Penelepon : Hallo, dengan Tech Support?
Novell : Ya, bisa dibantu?
Penelepon : Tatakan gelas di PC saya patah. Apa mungkin saya bisa
menggantinya?
Novell : Tatakan gelas ? Apakah itu hadiah saat Anda membeli komputer?
Penelepon : Tidak. Tatakan gelas ini sudah ada di komputer saya. Dan
ketika saya meletakkan gelas saya di atasnya, tatakan itu patah. Yang
saya ketahui, di bagian depan tatakan itu ada tulisan “CD-ROM, 16X”.

(Saat itu juga, petugas Novell langsung mematikan telepon dan tertawa
terpingkal-pingkal. ..)

Smile & Laugh…!!!! ^_^

sumber:wullynice.blogspot.com

Dalam sebuah menejemen bandwidth ada 2 Prinsip yang menjadi dasar.
Pertama adalah bagaimana memaksimalkan penggunaan bandwidth yang dimiliki, misalkan mempunyai bandwidth 128Kbit, maka bagaimana dengan bandwidth 128Kb dapat digunakan secara maksimal dengan penggunaan banyak user maupun beberapa user, siang hari atau malam hari. dalam hal ini biasa digunakan pada sisi client misalkan kampus, warnet, MPG, corporate atau pelanggan rumah.

Kedua adalah bagaimana memberikan jaminan bandwidth yang sesuai dengan yang ditetapkan. misalkan bandwidth 128Kbit maka harus benar-benar 128Kbit boleh lebih tapi tidak boleh kurang, atau yang disebut dengan QoS (Quality of Service). dalam hal ini banyak di terapkan oleh provider.

Dalam menejemen bandwidth seperti kebutuhan di atas, ada beberapa teknik yang bisa di terapkan diantaranya adalah :
ALTQ (Alternate Queueing) dan CBQ (Class Base Queue) dengan cara seperti ini akan sangat cocok bila di terapkan pada sisi client, dimana client mempunya beberapa network/service yang masing-masing network/service mempunyai garansi bandwidth tapi memungkinkan untuk meminjam bandwidth network/service lain bila bandwidth network/service tersebut tidak terpakai atau idle.

ALTQ (Alternate Queueing) dan HFSC (Hierarchical Fair Service Curve) dengan cara seperti sebuah network/service akan di garansi dengan sebuah bandwidth dengan mendifinisikan realtime dan option lainnya seperti upperlimit dan linkshare. HFSC akan sangat cocok di terapkan pada sebuah provider agar menjamin bandwidth yang mengalir ke client benar-benar sesuai dengan besarnya bandwidth pelanggan.
disamping kedua teknik di atas dapat ditambah kan options-options sebagai berikut:

RED (Random Early Detection), RIO (RED In Out), dan PRIQ (Prioritas). Prioritas akan mempunyai nilai 1-7 dimana 1 adalah prioritas terbesar. dengan opsi PRIQ seorang admin dapat dengan mudah mendahulukan sebuah network/service untuk memperoleh bandwidth.
ada beberapa hal yang harus di perhatikan jika menggunakan ALTQ:

1. PF dan ALTQ sudah terintegrasi dengan kernel FreeBSD 5.3 ke atas, untuk shapping masing-masing versi FreeBSD mempunyai sedikit perbedaan script, tapi untuk logging, blocking, forwarding, translating dan passing relatif sama.
2. Interface yang hadap internet dianggap upstream dan interface yang hadap client dianggap downstream (FreeBSD 5.x) pada FreeBSD 6.x dan FreeBSD 7.x ada sedikit perbedaan.
3. Beri options quick.
4. Mesin limiter harus fungsi routing bukan translating.
5. Beri nilai default minimal, 8Kbit
6. Mendifinisikan variable akan lebih memudahkan editing dan perubahan struktur scripts.
7. Urutan file pf adalah variable, options, ALTQ, Translating, Forwarding, Blocking dan Passing. (tidak boleh terbalik)
8. Beri queue limit lebih panjang, default bernilai 50
9. Agar memudahkan editing, penulisan script dibuat grouping atau bertingkat.
10. Gunakan Interface yang mempunyai buffer yang besar seperti Intel (fxp).
11. Atau menambah buffer interface dengan merubah nilai default buffer sebuah interface, (sysctl -w kern.ipc.maxsockbuf=(integer).
12. Cek scripts sebelum loading file (pfctl -nf /etc/pf.conf)
13. jangan lupa “dipantau”.

sumber:wetasem.blogspot.com